
Setelah itu kami di bawa ke kantor hokage dengan di kawal beberapa ninja yang juga bertugas untuk melindungi hokage ke tiga.
"Aku ingin bertanya sesuatu, apakah tidak apa apa?" Kata hokage kepada kami sambil berjalan ke kantor hokage.
"Tidak apa apa tuan hokage, kami akan menjawabnya semampu kami" kata ibu sedikit terkejut ketika hokage bertanya.
"Baiklah, apakah kalian tidak keberatan jika kalian di bebaskan maka kalian akan menjadi bagian dari konoha?" Kata hokage.
"Soal itu..." Ibu ragu ragu dan menatapku yang saat ini memegang tangan ibu.
"Tidak apa apa tuan hokage" kata ibu tanpa ragu setelah melihatku.
"Baguslah, aku juga akan meminta kalian melakukan pekerjaan ja-" sebelum hokage menyelesaikan perkataannya ibu sudah menjawab terlebih dahulu.
"Tidak apa apa tuan hokage, saya rela melakukan pekerjaan apapun untuk kebebasan putriku" kata ibu menatap hokage dengan serius.
"Baiklah" kata hokage mengangguk.
Kami sampai di kantor hokage dan di kantor hokage ada beberapa shinobi dari klan uchiha dan hyuga.
Aku dan ibu berada di depan mereka dan juga hokage yang duduk di kursinya.
"Hiashi, Fugaku aku akan melepaskan mereka jadi aku meminta izin dari dua klan besar konoha" kata hokage ke tiga pada hiasi hyuga dan fugaku uchiha.
__ADS_1
"Aku tidak masalah dengan hal ini tuan hokage" yang pertama kali menjawab adalah fugaku uchiha.
"Aku juga tidak masalah dengan hal itu, lagipula perang kita dengan amegakure sudah berakhir" kata hiasi hyuga.
"Baiklah jika kalian berdua setuju, jadi tidak ada yang harus di perdebatkan" kata hokage.
Aku yang tidak mungkin bisa masuk dalam pembicaraan mereka hanya bisa diam dan mendengarkan apa yang terjadi.
"Aku menolak akan hal itu" kata seseorang yang masuk secara tiba tiba.
"Apa maksudmu menolak hal ini danzo" tanya hokage yang terlihat berkerut.
"Apakah kau gila, membiarkan seseorang di desa lain berkeliaran di desa konoha" kata danzo yang alasannya sangat masuk akal.
Aku sebelumnya memang membenci danzo karna sifat dan rencana yang licik, terutama pada saat dia membunuh shihui.
"Tuan hokage saya menyarankan untuk memberikan segel kutukan seperti segel yang ada di klan hyuga untuk anggota cabangnya agar mereka tidak bisa berbohong dan menghianati kita" kata hiashi menyarankan kepada hokage.
Ibuku mendengar hal itu sedikit ragu melakukannya dan juga sedikit sedih.
"Kurasa itu satu satunya cara, bagaimana apakah kalian menerimanya?" Kata hokage kepada aku dan ibu.
Ibuku melihat ke arahku.
__ADS_1
"Apakah tidak apa apa sayang?" tanya ibuku dengan lembut.
"Itu terserah pada ibu, yuki yakin apapun yang ibu pilih adalah pilihan terbaik untuk yuki" kataku dengan senyuman kepadanya.
Aku ingin sekali bebas dan aku juga ingin bepergian ke desa untuk melakukan sesuatu yang menyenangkan.
"Baiklah kami menerimanya" kata ibuku pada hokage.
"Baiklah, danzo apakah ada masalah dengan hal itu?" Kata hokage kepada danzo.
Tanpa mengatakan apapun danzo keluar dari ruang hokage.
"Hah... hiashi kau bisa melakukannya setelah aku menyegel chakra mereka" kapa hokage pada hiashi.
"Baik tuan hokage" kata hiashi.
Setelah hokage ke tiga menyegel chakraku dan ibu, hiashi memerintahkan dia anggota hyuga untuk memasang segel kutukan pada kami, tapi itu di pasang di leher bukan di kening, jika di letakkan di kening maka akan menyebabkan kebutaan bagi mata bisa, itulah yang di katakan hiashi.
Beberapa saat akhirnya semua proses selesai dan terlihat segel kutukan yang terlihat sama dengan segel kutukan yang ada pada neji hyuga dan anggota cabang lainnya.
"Kalian sekarang bisa melakukan apa yang ingin kalian lakukan, jadi sekarang kalian sudah boleh pergi" kata hokage terlihat kelelahan.
" Baik tuan hokage, terimakasih banyak" kata ibu berterimakasih.
__ADS_1
"Terimakasih tuan hokage" kataku mengikuti ibu.