
Minato Pov
"Semuanya ini aku yuki, dengarkan aku... kalian harus secepatnya menuju tempat pengungsian, kyubi sedang mengamuk jadi kalian secepatnya mengungsi aku akan menahannya, dan untuk para shinobi bantu warga mengungsi dan tahan kyubi sebisa kalian" kata seseorang yang sangat ku kenal yaitu yuki.
Aku sedang melawan orang misterius yang menggunakan topeng dan kemungkinan besar dia adalah dalang di balik penyerangan ini.
"Jadi dia bisa menahan kyubi" kata orang bertopeng.
"Apa tujuanmu menyerang konoha" kataku.
"Entahlah, mungkin bersenang senang" kata orang bertopeng itu.
"Kau pikir berapa banyak nyawa yang akan menjadi korban dan kau bilang ini bersenang senang" kataku kesal.
"Yuki bertahanlah sebentar lagi, aku akan menyelesaikan ini dengan cepat" pikirku.
***
Hokage ke tiga pov
"Semuanya ini aku yuki, dengarkan aku... kalian harus secepatnya menuju tempat pengungsian, kyubi sedang mengamuk jadi kalian secepatnya mengungsi aku akan menahannya, dan untuk para shinobi bantu warga mengungsi dan tahan kyubi sebisa kalian" kata seorang gadis kecil dalam pikiranku, aku mengenal suara ini dia adalah yuki.
Aku bergegas melompat dari satu atap ke atap lain untuk menuju ke tempat pertarungan.
"Gadis kecil tunggu kakek tua ini" pikirku mempercepat langkahku.
__ADS_1
***
Yuki Pov
Aku mengangkat katananku lalu menulis sesuatu dengan darah di bilah katana.
"Aku memutuskan itu lenyap atau hancur, jika aku memutuskan untuk lenyap maka lenyaplah, jika aku memutuskan itu hancur maka hancurlah" kataku sambil menulis kata kata di katana menggunakan darah.
Aku menulis kata kata yang berarti ketiadaan, maksud dari ketiadaan adalah sesuatu yang dapat melenyapkan segalanya.
Kyubi menembakkan bijudama ke arahku dan aku menendang tanah sekali lagi untuk menyerang kyubi.
"Teknik pedang keabadian : Kasseki" teriakku lalu menebas bijudama.
Bijudama hampir menyentuhku lalu menjadi pernik pernik kecil bercahaya lalu menghilang.
Teknik ini baru saja di pelajari beberapa hari lalu, teknik ini diajarkan oleh system jadi aku bisa cepat mempelajarinya.
"Bagaimana?" kataku menatap kurama.
Kurama semakin mengamuk tak terkendali.
Aku terus melancarkan serangan ke arah kyubi tapi kyubi menahan setiap serangan yang aku lancarkan.
"Baiklah aku harus menyelesaikan ini secepat mungkin" kataku menatap kyubi.
__ADS_1
"Rasengan" teriakku saat rasengan mengenai tubuh kyubi.
"Roaarrrr" teriak kyubi.
Kyubi kesakitan karena seranganku yang aku keluarkan terus menerus dan saat ini rasengan mengenai tubuhnya.
Aku ingin menggunakan Futon : RasenShuriken pada kyubi tapi mengingat saat ini aku berada di tengah tengah desa jadi aku tidak menggunakannya karena dampak yang di berikan jutsu ini sangat mengerikan.
Aku terus menyerangnya dan membuat luka di beberapa tempat, aku menggunakan katana untuk menyerang tubuh kyubi dan untungnya aku berhasil membuat sayatan besar di tubuhnya.
"Rooarrrr" teriak kurama kesakitan.
*Krakkk...
Katanaku hancur berkeping keping dan yang tersisa hanya pegangannya saja.
"Hahhh.... aku nanti akan meminta system membuatkan pedang lagi" kataku menghela nafas lalu membuang katanaku.
Aku mengambil gulungan besar yang aku siapkan sebelumnya dan melukai jariku menggunakan kunai.
Aku menulis segel fuinjutsu yang aku ciptakan menggunakan pengetahuanku di duniaku sebelumnya dan juga dengan bantuan system.
Setelah selesai menulis segel fuinjutsu di gulungan lalu aku membuat segel tangan,
Aku meletakkan tangan kananku ke gulungan dan tepat di tengah tengah tanda segel yang ku buat.
__ADS_1
"Fuujin shi no shirushi" ucapku.