System Di Dunia Naruto

System Di Dunia Naruto
episode 6


__ADS_3

Aku dan ibu keluar dari kantor hokage.


"Nak kita harus mencari tempat tinggal" kata ibuku.


Ibu mengatakan hal itu karna hari sudah mulai gelap.


"Baiklah" kataku.


Untungnya hokage memberikan uang untuk kami yang cukup untuk kami tinggal di penginapan dan makan beberapa hari.


Aku berpikir bagaimana caranya agar aku bisa mendapatkan uang, jika aku bekerja pastinya ibu akan melarangku.


Setelah aku memikirkan beberapa saat akhirnya aku terpikirkan sesuatu yaitu aku akan membuat novel seperti jiraiya, dia membuat novel dan karyanya tersebar dan itu berarti di sini terdapat perusahaan yang dapat menerbitkan novel.


"Ibu bisakah kita membeli kertan dan berbagai keperluan untuk menulis?" tanyaku.


"Apa yang ingin kamu lakukan nak, apa kamu ingin belajar menulis seperti anak anak lainnya?" tanya ibu.


"Aku ingin membuat sebuah cerita dan itu akan di jual agar kita bisa menghasilkan uang" kataku dengan semangat.


"Kamu masih kecil sayang, jadi ibu rasa ceritamu tidak akan menarik perhatian orang" kata ibu berfikir bahwa aku hanya ingin bersenang senang.


"Tidak ibu, aku bersungguh sungguh ingin membuat cerita" kataku dengan serius.


"Baiklah, ayo kita mencari penginapan dan membeli perlengkapan untuk membuat cerita" kata ibu pasrah.

__ADS_1


"Aku akan menulis cerita dari novel novel yang ada di bumi, walaupun aku tidak terlalu ingat ceritanya tapi ada system yang membantuku dan juga aku memiliki smartphone jadi aku bisa melihat ulang ceritanya" pikirku sambil tersenyum licik.


Aku dan ibu membeli perlengkapan untuk menulis cerita dan pergi ke penginapan setelah bertanya kepada warga sekitar.


"Selamat datang, ada yang bisa saya bantu" kata resepsionis yang melihat kami datang.


"Kami ingin menginap di sini selama tiga hari" kata ibuku.


"Baiklah..." Kata resepsionis.


(Ga tau mata uangnya)


Aku melihat sekeliling dan banyak orang sedang makan dan minum.


"Yuki sayang, ayo" kata ibu menarik tanganku.


"Sayang lebih baik kita membersihkan tubuh kita dulu" kata ibu.


"Baik ibu" kataku mengangguk


Jujur saja saat di penjara, aku dan ibu hanya di izinkan mandi dua kali seminggu dan itu membuat kami tidak nyaman.


Aku dan ibu masuk ke kamar mandi yang ada di kamar ini, aku sudah terbiasa di mandikan ibuku.


___________________________________________

__ADS_1


Setelah selesai mandi aku dan ibu memakai baju yang baru saja kita beli sebelumnya.


"Ibu ayo kita membuat cerita, lebih cepat lebih baik agar kita dapat menghasilkan uang" kataku di balas anggukan ibu.


Saat ini sudah malam jadi ibu tidak kemana mana, aku duduk di samping ibu membacakan cerita sedangkan ibu yang menulis ceritanya.


Aku tidak menulis ceritanya karna takut ibu curiga karna saat di dalam sel aku tidak pernah belajar menulis.


"Sayang bagaimana kamu bisa membuat cerita seperti ini, ini bahkan tidak pernah terlintas di pikiran ibu" kata ibuku terkejut.


"Memangnya kenapa ibu, apa ceritaku tidak bagus" kataku dengan wajah sedih seperti ingin menangis.


"Tidak sayang, ceritamu sangat bagus" kata ibu sambil membelai kepalaku.


"Benarkah" kataku yang tiba tiba ceria saat di puji.


"Benar sayang, dari mana kamu bisa membuat cerita seperti ini?" tanya ibu dengan lembut.


"Kalau soal itu, itu terlintas saja di pikiranku" kataku sambil tersenyum.


"Baiklah, besok kita akan menyerahkan cerita ini agar dapat di terbitkan" kata ibu sambil membelai kepalaku.


____________________________________________


kalian ga mau vote gitu?

__ADS_1


aku udah nulis cape cape loh :(


__ADS_2