System Di Dunia Naruto

System Di Dunia Naruto
episode 13


__ADS_3

Kami berjalan ke arah chiharu yang terlihat kelelahan.


"Apakah kamu baik baik saja" kata ibu melihat chiharu kelelahan.


"Aku baik baik saja, tak ku sangka cerita yang di tulis anakmu akan menimbulkan kejadian seperti ini, semua orang terkejut karna belum pernah ada cerita yang seperti itu jadi itu menjadi cerita yang sangat di gemari" kata chiharu.


Chiharu melihatku dan langsung memelukku erat dan menggendongku ke ruangan kemarin, aku melihat ada cemilan dan segelas susu di atas meja.


"Yuki... aku sudah menyiapkan ini, kamu bisa makan sepuasnya, ini sangat enak loh dan ini adalah buatanku khusus untukmu" kata chiharu meletakanku di kursi.


Aku mengangguk dan berterimakasih padanya.


"Jadi nona chiharu, saya rasa ada sesuatu yang ingin anda bicarakan" kata ibu pada chiharu.


"Ahh soal itu, cerita yang di buat yuki sangat laku terkenal, jadi aku ingin yuki membuat lanjutan ceritanya" kata chiharu mengambil sebuah kertas.


Chiharu menyerahkan kertas itu dan membuat ibu terkejut setelah melihatnya.


"Satu juta ryo, apakah ini mimpi" kata ibu terkejut.


"Sepertinya" kata chiharu tersenyum.


Aku yang tidak tau apa isi kertas itu hanya memperhatikan reaksi mereka berdua sambil memakan cemilan yang ada di depanku.

__ADS_1


Ibu melihat ke arahku seperti melihat tumpukan harta karun yang di penuhi emas.


"Ada apa ibu" tanyaku polos.


"Tidak apa apa, ibu sangat bangga padamu" katanya sambil tersenyum.


Aku mengangguk dan terus memperhatikan pembicaraan mereka.


"Kalian bisa mengambil uangnya di kantor keuangan konoha" kata chiharu sambil memberikan kertas yang sedikit tebal.


Ibu yang melihat itu langsung mengambil dan menyimpannya.


"Baiklah kalau sudah tidak ada urusan lagi kami pergi dulu" kata ibu.


"Kalau bisa lanjutan ceritanya segera kalian buat ya" kata chiharu sebelum kami meninggalkan kantornya.


"Nak kamu anak yang hebat" kata ibu memegang tanganku erat.


"Kita akan membeli rumah untuk kita tinggal bersama" kata ibu yang terlihat sangat bahagia.


"Baik" kataku


Kami berjalan ke distrik perbelanjaan, ibu membelikanku perlengkapan menulis dan setelah itu membeli beberapa cemilan.

__ADS_1


"Ibu aku ingin bertemu kak kushina" kataku meminta izin pada ibu.


Ibuku adalah orang yang overprotektif padaku, jadi aku tidak bisa pergi tanpa ibu, kalau aku pergi sendiri aku khawatir ibu akan sangat marah.


"Baiklah" kata ibu mengangguk.


Kami pergi ke tempat latihan dan sampai di sana aku melihat kushina dan minato sedang melakukan sesuatu.


"Hallo kak kushina" katakumelihat kushina sedang memperhatikan minato.


"Ahh... yuki" kata kushina melihatku dan langsung berlari ke arahku dan menggendongku.


Jujur saja aku sedikit jengkel di perlakukan seperti ini, kedewasaanku seperti di injak injak.


"Apa yang sedang di lakukan minato" kata ibu yang memperhatikan minato.


"Dia sedang teknik rasengan miliknya" kata kushina terlihat tidak peduli pada minato dan terus fokus padaku.


"Minato sedang mengembangkan tekniknya sendiri, itu sangat hebat" kata ibu kagum pada minato.


"Rasengan?" Kataku seperti orang lugu.


Walaupun aku sudah tau rasengan dari animenya tapi aku ingin tau lebih detail dan melihatnya secara langsung.

__ADS_1


"Ya rasengan, apa kamu ingin tau bagaimana cara menggunakannya?" kata minato tersenyum padaku dan membuat rasengan di telapak tangannya.


"Tentu saja aku ingin tau bagaimana caranya" kataku dengan mata berbinar.


__ADS_2