System Di Dunia Naruto

System Di Dunia Naruto
episode 3


__ADS_3

Di ruangan yang sedikit gelap, terdapat tiga orang di balik jeruji besi, seorang perempuan yang terlihat kelelahan, satunya perempuan mengenakan pakaian perawat yang memegang seorang bayi, bayi itu yang tak lain adalah yuki.


"Selamat anda mendapatkan anak perempuan yang cantik" kata perawat yang menggendong yuki


Yuki menangis saat di gendong perawat yang membantu ibu yuki melahirkannya.


Yuki di letakkan di samping ibunya yang berbaring menggunakan kain.


Ibunya melihat yuki dengan senyum tersirat di wajahnya, melihat anak perempuannya yang di lahirkan dengan selamat.


"Kalau begitu namamu yuki" kata ibu yuki menamai yuki dengan yuki.


( Nah loh bingung kan :v)


"Nama yang sangat indah, emmm... aku ingin tau apakah suami anda dari klan uzumaki?" tanya perawat yang melihat rambut yuki berwarna merah.


(Penampilan yuki sama kaya di bumi dulu)


"Tidak aku dan suamiku bukan dari klan uzumaki, kami dari desa amegakure dan mungkin di sana tidak ada yang dari klan uzumaki" kata ibu yuki yang terlihat kelelahan.


"Begitukah, mungkin ini takdirnya memiliki rambut berwarna merah" kata perawat itu dengan senyum sambil berjalan keluar dari sel tahanan.


"Terimakasih" kata ibu yuki pada perawat sebelum pergi dan shinobi konoha yang menjaga menutup kembali sel tahanan ibu yuki selesai persalinan.


_________________________________________

__ADS_1


POV YUKI


"Itu bagus, namaku sama dengan namaku di bumi" pikirku setelah perawat itu pergi.


Aku membuka mataku dan melihat kearah ibu yang tersenyum kepadaku, aku hanya bisa mengedipkan mataku pada ibu untuk membalas senyumannya.


"Ibu akan selalu melindungi dan menyayangimu" katanya sambil mencium keningku dan tertidur.


Aku menerima banyak kejadian yang membuatku merasa aneh, aku akhirnya ikut tidur di samping ibuku di dunia ini.


8 BULAN BERLALU


Setiap hari aku hanya bisa makan dan tidur di sel ini, aku tidak bisa melakukan apapun, di sini terlalu sempit.


Ibuku adalah warga sipil di desa amegakure, namanya Hiromi.


"Bisakah yuki mengatakanya sekali lagi" kata ibuku sambil menggendong dan meletakanku di depannya.


"Mama" ucapku pada ibu.


"Hemm" ibuku memelukku erat.


"Anak ibu sangat pintar" kata ibuku yang terlihat bangga.


"Bagus kamu bisa mengucapkan kata kata itu saat umur 8 bulan, itu sangat hebat" kata ibu sambil melepas pelukannya dan membelai kepalaku.

__ADS_1


2 BULAN KEMUDIAN


Sekarang aku berumur 1 tahun jadi aku mulai belajar untuk berjalan.


"Nak apakah kamu ingin berjalan sendiri" kata ibu yang melihat aku merangkak ke sisi dinding.


"Nmm" aku mengangguk.


Lalu ibu berjalan ke arahku dan menggendongku.


"Nak kamu masih kecil, kamu masih terlalu lemah untuk berjalan" kaya ibu yang menggendongku.


"Tapi... aku... ingin melakukannya" kataku agak susah karna aku masih bayi.


"Kalau soal itu..." Kata ibu terhenti karna melihat mukaku memohon seperti ingin menangis.


"Baiklah kalau begitu" kata ibu pasrah karna tidak kuat melihat kelakuanku.


Ibu menurunkan dan memegang kedua tanganku untuk membantuku berjalan.


Aku berjalan sedikit demi sedikit dengan bantuan ibu.


Walaupun ibu adalah tahanan, kami di berikan perawatan yang layak di sini, kami di berikan makan saat pagi dan malam walau hanya dengan roti.


Aku merasakan kehangatan dan kasih sayang dari ibu, aku bahagia untuk hal itu.

__ADS_1


Aku melepas genggaman tangan ibu dan mulai berjalan sendiri dan berbalik ke arah ibu


"Sayang kamu bisa melakukannya" kata ibu yang melihatku berjalan ke arahnya dan langsung memelukku.


__ADS_2