System Di Dunia Naruto

System Di Dunia Naruto
episode 32


__ADS_3

Kami bercerita tentang bagaimana ibuku jatuh cinta dengan paman teuchi yang sekarang adalah ayahku.


Ibu jatuh cinta dengan teuchi dua minggu setelah aku tidak sadarkan diri atau dua minggu setelah penyerangan kyubi yang membuat hokage ke empat terbunuh saat insiden itu.


Ibu sangat depresi saat itu karena aku tidak kunjung sadarkan diri dan ibu pergi mencari makan di luar rumah sakit, biasanya ibu selalu ada di sampingku dan merawatku tapi dokter menyarankan ibu untuk melakukan beberapa hal agar ibu tidak depresi dengan keadaanku.


Ibu berjalan jalan di desa dan masuk ke tempat makan ramen ichiraku, pada saat itulah ibu bertemu dengan teuchi dan jatuh cinta dengannya.


"Pam... emmm ayah bisakah aku merasakan ramen milikmu lain waktu" kataku.


"Tentu saja, aku akan membuatkan ramen spesial untukmu" kata teuchi.


Aku mengangguk dan tiba tiba aku mengingat sesuatu.


"Tunggu, jika sekarang sudah 2 tahun serangan kyubi, bukankah insiden shisui sebentar lagi" pikirku.


"Ibu... dimana shisui?" kataku.


"Hmm dia sedang menjalankan misi, ibu akan memberitahu shisui kalau kamu sudah sadar, dia juga sangat khawatir saat kamu jatuh koma" kata ibu.


Aku mengangguk dan memikirkan bahwa plot cerita sudah di mulai jadi aku sedikit gembira dan juga sedikit khawatir.


***


Teuchi dan ayame sudah pulang dan tersisa ibu yang ingin menemaniku.


"Permisi" kata seseorang masuk, dia menggunakan topi dan jubah hokage, dia adalah hokage ke tiga, hiruzen.

__ADS_1


"Tuan hokage ke tiga" kata ibu langsung berdiri melihat hokage ke tiga masuk.


"Aku di sini ingin melihat keadaan yuki" kata hokage ke tiga.


"Silahkan tuan hokage" kata ibu.


Hokage mendekat ke arahku lalu memandangiku dengan senyuman.


"Bagaimana keadaanmu yuki?" tanya hokage ke tiga.


"Kondisi saya sudah membaik tuan hokage" kataku.


Sekarang aku sudah beradaptasi dengan tubuhku dan juga aku sudah memobilitasi tubuhku, aku merasa kekuatanku meningkat tanpa henti.


"Baguslah, aku sedah memberitahu kushina bahwa kamu sudah sadar, mungkin dia sebentar lagi akan sam...." sebelum hokage ke tiga menyelesaikan kata katanya, seseorang langsung mendobrak masuk.


Aku melihat ke arah suara dan aku melihat kushina dan juga seorang anak kecil berambut kuning runcing.


"Syukurlah kamu baik baik saja" kata kushina langsung memelukku.


Aku hanya diam saat kushina memelukku, kushina terlihat sangat sedih.


"Aku tidak apa apa" kataku menenangkan kushina.


Kushina melepaskan pelukannya dan mengangkat naruto, naruto melihat ke arahku dengan heran.


"Halo, namaku yuki" kataku tersenyum.

__ADS_1


"Namaku uzumaki naruto" kata naruto menundukkan kepalanya.


Aku melihatnya dan tersenyum lalu mengalihkan pandanganku pada kushina dan hokage ke tiga.


"Maaf aku tidak bisa menyelamatkan kak minato" kataku menundukkan kepala.


Segera setelah aku mengatakan itu suasana menjadi hening dan sedih.


"Ini bukan salahmu yuki, kamu sudah berjuang keras jadi kamu tidak usah menyalahkan dirimu sendiri" kata kushina tersenyum kepadaku.


Aku mengangguk dan tersenyum lalu melihat ke arah naruto.


"Naruto" kataku memanggilnya.


"Ada apa kak?" kata naruto.


"Aku ingin tau, jika kamu sudah besar kamu mau menjadi apa" kataku.


Aku menanyakan itu untuk mencari tau apa ada perubahan dengan plot cerita karena naruto sekarang masih mempunyai ibu.


"Aku ingin menjadi hokage" kata naruto bersemangat.


Kelakuan naruto membuat semua orang yang ada di sana tersenyum, aku juga tersenyum melihat kelakuannya.


"Bagus, kamu harus menjadi kuat untuk menjadi hokage" kataku.


"Tentu saja, aku akan menjadi sangat kuat dan menjadi hokage" kata naruto.

__ADS_1


__ADS_2