T.T.M Tuan Ar Dheo [BL]

T.T.M Tuan Ar Dheo [BL]
Vidcall dengan Larassya


__ADS_3




Beberapa bulan sudah berlalu dan ulangan semester akhir juga sudah selesai hanya tinggal menunggu pembagian rapot saja , dan Ar Dheo berharap pencapaiannya selama ini tidak akan turun dan tetap mempertahankan juara kelas dan prestasinya




"Ma... Maa.. mama..?"


Teriak Ar Dheo sambil menuruni anak tangga mencari-cari Risa


"Iyaa? Kenapa Yoo? Mama didapur"


Sahut Risa sambil mengaduk-aduk masakannya , Ar Dheo yang mengetahui keberadaan Risa langsung menuju asal suara itu


"Kamu ini kebiasaan deh , mama ga kemana juga pake teriak-teriak segala kayak mamanya diculik aja"


Ucap Risa sambil memindahkan masakannya ke wadah yang sudah ia siapkan untuk makan siang


"Ehehe iya Dheo takut mama diculik abis dari tadi sunyi sunyi aja ga kedengaran suara mama"


Sahut Ar Dheo cengengesan


Risa hanya menggeleng saja dengan tingkah anaknya itu


"Ehh sini sini Dheo bantuin , ini mau dibawa ke meja makan kan?"


Dengan cepat Ar Dheo membawa lauk yang tadi sudah Risa masak untuk makan siang mereka , dan diikuti oleh Risa dari belakang sambil membawa piring dan saringan yang berisi nasi


"Ayokk silahkan duduk tuan ratu!"


Ar Dheo mempersilahkan Risa duduk dengan sempurna


"Tumben kamu begini? Ada apanih?"


Karna melihat Ar Dheo sudah mempersilahkan dirinya untuk duduk lalu Risa pun dengan cepat duduk dibangku makan dan mengambil pirinya untuk menyendok nasi tapi dengan cepat Ar Dheo mengambil alih itu Ar Dheo menyendoki nasi kepiring Risa dengan lauk pauknya dan langsung diberikan ke Risa


"Terima kasih pelayan"


Goda Risa sambil tersenyum dan berlaga seperti ratu

__ADS_1


Ar Dheo pun membulatkan matanya dan ternganga mendengar ucapan mamanya dan ekspresi mamanya itu


"Yaa... Ngga jadi pelayan juga kali mah , masa Dheo yang ganteng ini dipanggil pelayan"


Lalu Ar Dheo duduk disebelah kiri Risa dan menyendok nasi dan lauk untuk dirinya sendiri


"Ya abis si kamu ada ada aja kelakuannya , sok nyuguhin mama makan kayk pelayan aja biasanya juga kamu yang dilayani terus"


sahut Risa yang sedikit tertawa melihat ekspresi wajah Ar Dheo yang tiba-tiba cemberut dibilang pelayanan


"Ehh Ar Dheo ga pernah ya minta dilayani sama mama , tapi setiap Ar Dheo mau ambil sendiri kan mama selalu bilang *Udah kamu diem aja biar mama ambilin* gitu"


Celetus Ar Dheo yang sedikit kesal karna perkataan Risa yang mengarang seolah-olah Ar Dheo adalah anak manja


"Ahaha iyaiya maaf mama bercanda.. udah ah dimakan itu makanannya cemberut aja"


Ucap Risa sambil mengusap kepada anak kesayangannya dan melanjutkan makan


"Oh iya ma Sabtu depan itu udah pengambilan rapot , Sabtu mama libur kan?"


Ucap Ar Dheo sambil asik melahap nasinya


"Iya mama udah izin kok sama atasan mama kalau Sabtu depan itu ada pengambilan rapot jadi mama bisa ambil rapot kamu"


Jawab Risa yang sudah selesai dengan makannya dan dilanjut dengan minum yang sudah Ar Dheo siapkan untuknya


Ar Dheo sangat senang sekali waktu yang ia tunggu tunggu akhirnya sampai juga , waktu dimana ia ingin jujur tentang semua hal Yang ia sembunyikan selama 2tahun lamanya ke Risa dan membuat Risa sangat bangga pastinya pada putranya itu


"Mama harap prestasi kamu disekolah ga turun ya , mama harap nilai-nilai kamu juga semakin tinggi dan bagus , karna dari itu aja mama kamu udah buat mama seneng Dheo"


Ucap Risa dengan senyuman


"Iya mahh pastinya lah Dheo gamau buat mama nyesel ngedidik Dheo dan pastinya Dheo akan selalu buat aman bangga dengan Dheo yang selama ini mama didik dengan baik , sabar , dan lemah lembut"


Mereka punya saling berbagi senyum


Setelah selesai makan siang Risa langsung mencuci piring bekas mereka makan Ar Dheo ingin membantunya tapi Risa menolak dan menyuru Ar Dheo duduk diruang tv lalu Ar Dheo pun langsung duduk disitu


Drettt Drettt Drett


Suara getaran handphone Ar Dheo berbunyi ia mendapat panggilan video masuk dari Larassya sahabatnya itu


Haii Yoo apa kabar? Udah lama ga main lagi kita?


Sambutan hangat Larassya kepada Ar Dheo dari sebrang sana

__ADS_1


Iyalah rindu berat karena setelah semester akhir itu kan libur panjang dan mereka gaketemu-ketemu karna sibuk dengan urusan masing-masing apalagi Ar Dheo yang sudah pasti sibuk berat


"Alhamdulillah baik Syaa , kabar kamu gimana? Baik? Kabar tante Rena gimana sehat?"


Alhamdulillah Yoo kabar aku baik , eum.. mama juga baik kok , eh iya Tante Risa mana Yoo? Kangen tau Asyaa


"Maa.. sini dulu maa , asya nelpon nih nanyain mama"


Risa yang mendengar panggilan anaknya langsung segera menghampiri


Haii tantee cantikk apa kabar? Asyaa kangen udah lama ga main kerumah Tante


"Haii Asyaa ya ampun iya nih Tante juga kangen udah lama ga ketemu Asyaa kapan main kesini lagi ***?"


***


Tidak beberapa lama Risa dan Larassya berbincang-bincang lalu Ar Dheo melanjutkan percakapannya dengan Larassya


Oh iya Yoo ada temen gw yang mau kenalan nih soalnya gw sempet cerita ke dia kalau Lo itu orangnya asik Yoo bentar ya gw undang dulu anaknya


Panggilan video itu masih berlanjut dan bertambah peserta kini jadi bertiga karna dengan sahabat Larassya yaitu Mesya Xavir dia adalah sahabat pertama Larassya sebelum hadirnya Ar Dheo


Oh ini yang namanya Dheo? Haii salam kenal ya Yoo


Sambut hangat Meysa ke Ar Dheo


"Iya salam kenal juga.. eumm.."


Ar Dheo menggantung kata-katanya karna ia belum mengetahui nama gadis itu siapa


Ahh.. Mesya Xavir panggil aja Meysa atau Eysaa


Ucapnya sambuk melambaikan tangan dari layar hp tersebut


"Oh baiklah , salam kenal juga Eysaa"


Dan berbincang-bincang lah mereka sampai temu kangen itu terbayarkan , dan dari situ pula pertemuan dan mulai persahabatan antar mereka bertiga (Ar Dheo Axegrey , Larassya , Meysa Xavir).




Imagine as Meysa Xavir :


__ADS_1


Happy reading cokss!!!!


__ADS_2