![T.T.M Tuan Ar Dheo [BL]](https://asset.asean.biz.id/t-t-m-tuan-ar-dheo--bl-.webp)
DI KANTIN.
Setelah Asik bercanda tanpa mereka sadari bahwa ada Zy dan Shem sedang memperhatikan mereka yang sedang tertawa dengan wajah kesal dan iri bukan iri si tapi lebih tepatnya cemburu itulah reaksi wajah Alzzy melihat mereka tertawa bersama
Apa mereka sedang memperhatikan ku?
Gumam dalam hati Ar Dheo yang melihat Alzzy dan Shem yang sedang memantau mereka ber2 dari ekor matanya
"Sudah sudah jangan mencubit terus , katanya kau lapar beli makan sana..!"
Usir Ar Dheo ke Asya yang berhenti mencubit perut sixpack nya itu
"Iya iyaa , kamu mau makan apa? Kalau aku mau makan bakso , apa kamu juga mau?"
Tanya Asyaa sambil melirik tukang bakso lalu kembali mendangak menatap Ar Dheo
"Terserah kau saja , tapi ingat tidak pakai kecap..! , Ini ambil uangnya aku traktir , cepat lah beli biar aku yang akan mencari dimana kita akan makan"
Ucap Ar Dheo , sambil memberikan uang kepada Larassya dengan mata yang sedang melihat-lihat tempat kosong
"Yeayyy..!! Di traktir , baiklah aku Asyaa yang cantik dan imut ini akan mengingatkan bakso mu tidak pakai kecap..!"
Sahut Asyaa yang langsung lari ke arah tukang bakso
__ADS_1
"Sudahlah heii jangan menatapnya seperti itu.."
Tegur Shem ke Zy yang sedang menatap panas ke arah Ar Dheo , seperti istri yang memergoki suaminya dengan selingkuhan saja
"Tapi mereka sangat akrab..!! Aku tidak suka!!. Panas sekali cuaca hari ini ya"
Gumam Zy yang terus menatap Ar Dheo dengan wajah kesal , dan secara spontan ia berkata hal diluar kenyataan.
Sambil tersenyum licik batin Shem bertanya-tanya
Apa? Panas? Apa ia sedang menghayal berada di gurun tandus? Cuaca hari ini kan cukup mendung??.
Ahh.. iyaiya aku baru tersadar kalau Zy si manusia rubah ugly ini sedang cemburu menatap si tinggi itu , sebaiknya aku membuat suasana semakin panas saja seolah olah ia beneran berada di gurun tandus hahaha
"Hah panas ya ahh iya sangat panas , lihatlah aku pun sangat berkeringat hari ini.."
Ledek Shem sambil mengelap pelipis nya dengan punggung tangannya seolah olah ia sedang berkeringat , kenyataanya tidak.
"Heii ugly fox , apakah kau sedang cemburu melihat si tampan dengan pacar wanitanya itu? Hm?"
Bisik Shem dengan nada menggodanya itu
Zy pun langsung mengkerut kan keningnya lalu menoleh ke arah Shem
__ADS_1
"Apa kau bilang pacar nya?!! Tau dari mana kau kalau mereka sudah pacaran? dan cemburu? ah tidak , aku biasa saja tuh"
Sahut Zy yang kesal mendengar kalimat Shem dengan nada sedikit lebih tinggi
"Kalau bukan pacaran tidak mungkin kan mereka sedekat itu? kalau tidak cemburu kenapa sangat panas melihat ke akraban mereka?"
Balas Shem yang semakin senang mengerjai temannya sambil menatap ke arah Ar Dheo
"Sudahlah masa bodo!! Mau dia sudah jadian atau belum aku akan terus berusaha tetap dekat dengannya mau jadi teman pun tidak masalah yang penting bisa bersamanya apa lagi kalau jadi pacarnya huh.."
Dumel Zy yang masa bodo dengan perkataan si Shem itu.. lalu Zy pun melangkahkan kakinya ke tempat meja makan kantin yang kosong dan langsung duduk Shem yang melihat Alzzy berjalan kesitu pun lalu mengekorinya , seperti anak ayam saja.
•
•
"Terima kasih Bu , nanti diantar ke meja itu aja ya"
Ucap Ar Dheo yang tengah membayar minuman dan menunjuk meja dimana Alzzy dan Shem duduk disitu
"Baik nak dheo.."
Sahut ibu kantin mengerti.
__ADS_1