![T.T.M Tuan Ar Dheo [BL]](https://asset.asean.biz.id/t-t-m-tuan-ar-dheo--bl-.webp)
Gruukkk.. Gruukkk..
Runtuh hujan dari atas awan yang memang sedari tadi sudah mendung kehitaman
Sial pakai hujan segala lagi
"Ck.."
Decak Ar Dheo yang langsung minggir ke warung yang sedang tutup itu untuk berteduh sebentar karna hujan yang sangat deras akan membasahi seluruh tubuhnya jika ia melanjutkan jalan tuk memaksakan pulang
"Kenapa kita berhenti?"
Tanya Zy dengan polosnya
Sontak Ar Dheo yang melepaskan helmnya sambil mengibaskan rambutnya terkejut dengan pertanyaan Zy yang sangat aneh
"Apa matamu buta? Kamu ga lihat itu hujan?"
Jawab Ar Dheo sedikit emosi tapi tetap dengan nada biasa
"Ehehe iya juga ya , hehe maaf"
Seringai Zy sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal
"Apa kau ingin terus duduk diatas motor?"
Tanya Ar Dheo sambil melepas jaket kulitnya yang berwarna hitam
"Haruskah kita turun? Memang kenapa kalau tidak t , turr–"
Syuurrr....
Cipratan air yang mengenai Ar Dheo dan Alzzy karna mobil tadi yang melintas tepat digenangan air yang ada didekat mereka berdua
__ADS_1
Tapi sebelum mengenai Alzzy Ar Dheo sudah menutupi nya terlebih dahulu dengan jaketnya dan Ar Dheo membiarkan bagian kakinya sendiri yang terkena cipratan dari pada harus Alzzy yang terkena , dan Alzzy yang kaget dengan semprotan itu hanya menutup matanya
"Apa masih ingin duduk terus diatas motor?"
Tanya Ar Dheo sekali lagi
Sontak Alzzy pun langsung turun dari atas motor dan berdiri tepat didepan rollingdoor warung yang tutup itu
Dan Ar Dheo langsung menyusulnya dengan ikut turun dan berdiri tepat disebelahnya sambil mengibas ngibas-ngibaskan jaketnya yang terkena cipratan tadi
"Ee,eum maafkan aku yang terus merepotkan mu.."
Ucap Alzzy sedikit memelas
"Tidak apa"
Sahut Ar Dheo dingin , sambil mengelap jaketnya itu dengan sapu tangan yang ia ambil dari saku celana belakangnya , karna jaket itu terbuat dari kulit jadi ya agak anti lah terhadap air jadi mudah untuk dibersihkan
Melihat Alzzy yang terus menggosoki lengannya dengan telapak tanga karna kedinginan Ar Dheo Langsung memakaikan jaket itu ke tubuh Alzzy dan melepaskan helm yang masih terpasang dikepala Alzzy
"Iya sana-sama , pakai ini agar kepalamu tida terkena air hujan langsung"
Ucap Ar Dheo sambil memakaikan topi yang ia kenakan tadinya dan sekarang dipindahkan ke kepala Alzzy , lalu mereka duduk dibangku kayu yang berada di dekat warung itu
•
•
•
Cukup lama mereka menunggu hujan reda akhirnya mereka bisa pulang , tapi ketika Ar Dheo hendak bangun ia menyadari pundaknya sedikit pegal dan mulai keram karna Alzzy yang bertopang kepala tepat dipundak Ar Dheo , karna saking Lamanya mereka menunggu hujan reda Alzzy sampai tertidur
"Heii..! Bangunlah hujannya sudah reda , aku akan mengantarmu pulang"
__ADS_1
Ucap Ar Dheo yang membangunkan Alzzy dengan lembut
"Heum..? Apakah hujannya sudah reda?"
Tanya Alzzy yang sedikit tersadar dengan suara khas bangun tidurnya itu , dan tersadar bahwa ia telah menopang kan kepalanya dipundak Ar Dheo langsung segera bangun dan berdiri
"Maaf.. maaf.. tadi aku tidak sengaja tertidur di pundakmu"
Ucap Alzzy yang salah tingkah
"Iya iya.. sudah jangan meminta maaf terus , gunakan jaketnya dengan benar lalu pakai helmnya"
Ucap Ar Dheo sambil merenggangkan otot pundaknya agar tidak terlalu keram sambil berdiri dan langsung memakai helmnya lalu ia langsung menaiki motornya dan menyalakan mesinnya
Alzzy yang selesai membenarkan jaketnya dan membenarkan topinya lalu langsung cepat menggunakan helmnya tapi ia sedikit kesusahan dengan tali pengaman itu
"Iishh ini bagaimana si kenapa tidak mau masuk..?"
Kesal Alzzy sambil mendumel dumel
"Kesini.!"
Panggil Ar Dheo sambil menatap ke arah Alzzy
Alzzy yang mendengarnya langsung dengan patuh menghampiri Ar Dheo , karna alzzy cukup pendek dari Ar Dheo maka ia harus sedikit mendongak ketika ingin dipasangkn tali pengaman helm
Cletekkk...
Tali pengaman helm tepasang dan Alzzy yang malu hanya bisa tersenyum dengan raut wajah menahan malu karna tidak bisa memasang tali pengaman helm padahal ia sangat mudah ketika memasang tali pengaman helm yang lain tapi kenapa sangat sulit ketika memasang dihelm Ar Dheo ? Hha
Ketika mereka sudah siap Ar Dheo langsung menancapkan gas motornya ke arah yang ia tuju.
Maaf ya readers sekalian , ganggu waktunya sebentar hehe maaf nih kalau othor telat up akhir' ini karna othor lagi ada kegiatan penting nanti setelah urusannya selesai othor bakal sering up dan ga telat' lagi up nya thx all
__ADS_1
******
Happy Reading...