![T.T.M Tuan Ar Dheo [BL]](https://asset.asean.biz.id/t-t-m-tuan-ar-dheo--bl-.webp)
setelah panjang lebar bincang dengan driver gofood, Ar dheo kini berjalan menuju panggung meletakan pesanannya iya harus 2x balik untuk membawa makanan tersebut karna yang ia pesan lumayan banyak karna sesuai orang yang ada disitu sekitar 30 panitia.
selesai menata semua bungkusan HokBen di atas panggung Ar dheo terduduk di tangga tenda.
"huhh akhirnya selesai, gua cuci tangan dulu aja deh sekalian cuci muka biar ga ngantuk"
seluruh panitia sudah selesai melaksanakan shalat dan kini tlah kembali ke halaman sekolah
"WOWW!! siapa yang pesen ini pak edwin? HokBen lagi"
teriak salah satu anggota OSIS
"pak ini buat kita makan malam? mantapp makan enak malam ini"
sambung yang lain
"wihhhh lelah ini terbayarkan dengan makan enak"
bincang mereka yang lumayan kencang di dengar oleh Ar dheo yang masih berada di kamar mandi sekolah.
"loh iya ya siapa yang pesen justru bapak baru mau pesan malah tadinya mau nyuruh mang ipang beliin nasi Padang depan buat kita makan"
pak edwin ikut bingung karna memang ga ada yang pesan makan tersebut tadi pas ditinggal pun panggung masih kosong tidak ada makanan.
__ADS_1
"assalamualaikum"
ucap salam Ar dheo dari depan ruang OSIS kebetulan kamar mandi dekat situ, Ar dheo langsung menyalami tangan pak edwin dan guru yang lain seraya menyapa junior junior OSIS.
"waalaikumsalam"
jawab mereka serentak
"oh jadi kamu dhe yang pesen ini semua?"
anggukan Ar dheo menjawab semuanya
"yaudh ayok kalian semua duduk , dimakan makannya kakak cuma kasih ini aja"
"yaudah ayok dhe kamu juga makan yok ini banyk banget makanan nya, bilang apa sama ketos kalian"
"makasih pak ketos dheo"
mereka tertawa saat melihat ekspresi muka Ar dheo yg menautkan alisnya karna di panggil pak
"iya pak silahkan, iya sama sama para junior"
mereka kini makan bersama dengan senang sambil berbincang bincang.
__ADS_1
hari sudah larut anggota OSIS perempuan sudah pulang semua kini tinggal yang laki laki nya termasuk Ar dheo, ia tidak berlama lama lagi karna esok acara yg dia ikuti akan di mulai pagi jam 07:30 wib , makanya dari itu ia langsung pamit kepada seluruh panitia yang ada disana.
"pak saya pamit dulu ya udah lumayan larut"
pamitnya dengan menyalami punggung tangan pak edwin
"iya dhe hati hati ya kamu dijalan , makasih atas semuanya"
rasa senang muncul karna jasa seseorang yang ga akan bisa terkupakan, junior yang lain turut salim dengan Ar dheo karna ia menghormati Ar dheo lebih tua diatas mereka
"iya pak sama sama , pamit pak assalamualaikum"
"waalaikumsalam wr.wb"
ucap mereka berbarengan
dheo menancapkan gas nya ditengah jalan dengan angin yang berhembus cukup kencang , dinginnya mengalahkan rasa takut seseorang karena memang lumayan sepi jalanan ketika sudah malam. 10meter lagi ia akan sampai rumah tepat diarah komplek depan nampak seorang pria yang tengah mendorong motornya , rasa iba menghampiri Ar dheo ia segera berhenti didepan pengemudi tersebut dan ingin menolongnya.
"waduhh siapa tuh anjir jangan jangan begal gimna ni mana gw sendiri sepi lagi"
pria tersebut nampak ketakutan ia ingin menaiki motornya tapi dia lupa kalau motornya kehabisan bensin dan sekarang ia hanya bisa diam dan pasrah dengan apa yang akan terjadi dengan dirinya
Ar dheo menghampiri pria tersebut yang ketakutan , alis Ar dheo bertaut tatkala mengetahui siapa pria tersebut tapi kenapa dia ketakutan pikir Ar dheo akhirnya muncut ide jail dipikirkan nya.
__ADS_1