T.T.M Tuan Ar Dheo [BL]

T.T.M Tuan Ar Dheo [BL]
Jujur


__ADS_3



Sesampainya dirumah Risa langsung mengintrogasi Ar Dheo layaknya polisi yang sedang mengintrogasi pelaku pembunuhan haha


Mereka berdua langsung duduk di sofa depan TV


"Yoo , tadi kamu traktir mama uang dari mana?!"


Tanya Risa dingin sambil menatap wajah Ar Dheo dalam-dalam


"Jawab mama Dheo!!"


Ucapnya sekali lagi karena Ar Dheo masih terdiam sambil *******-***** tangannya


"Ii , ituu uang simpanan Ar Dheo ma"


Jawab Ar Dheo yang sedikit gugup


"Loh.. uang simpanan kamu kan udah habis semua? Yang buat beli helm buat itu apa namanya modif-modif motor , kamu aja sampai minta 200ribu ke mama 2hari lalu buat beli keperluan motor kamu?! Terus itu uang dari mana lagi? Mama gamau ya kamu bohong ke mama!!"


Tegas Risa yang membuat Ar Dheo diam seribu bahasa


"Maaf ma.. maafin Ar Dheo.. sebenarnya Ar Dheo itu lagi ngejalanin bisnis online dari perusahaan HansGroup.. tapi bisnis online itu udah resmi jadi milik Ar Dheo karna Ar Dheo udah bisa balikin semua modal yang Perusahaan HansGroup pinjamin ke Dheo , dan CEO nya minta Ar Dheo buat kerja di perusahaan dia setelah Ar Dheo lulus nanti karna dia juga tau Ar Dheo bakal nolak kalau buat putus sekolah dan bekerja di perusahaan dia"


Ar Dheo pun mengeluarkan semua beban-beban yang selalu ada dipikirannya karna merasa bersalah ke mamanya karena selama ini ia telah membohongi mama selama 2tahun lamanya


Risa yang terkejut langsung meneteskan air matanya ntah itu terharu karna anaknya sudah bisa bekerja dan menghasilkan uang hasil jerih payahnya sendiri atau karna merasa kesal sudah dibohongi oleh anaknya


Ar Dheo yang tadinya menunduk tiba-tiba langsung menatap wajah Risa yang berlinang air mata , dan dengan respon baik Ar Dheo langsung memeluk erat Risa dan terus memohon meminta maaf karna kesalahannya selama ini


"Maafin Dheo ma.. Dheo salah , maafin Dheo udah bikin Mama nangis"

__ADS_1


Ucap Ar Dheo yang sedang memeluk Risa dengan erat sambil menahan air mata nya itu


"Ngga Yoo.. ngga , kamu ga salah , mama yang salah terlalu nekan kamu buat ga terjun langsung ke dunia bisnis selama kamu masih sekolah sayang , karna mama takut ketika kamu langsung terjun ke dunia bisnis ketika kamu masih sekolah mama takut timbul sifat bosan di diri kamu nantinya ketika seharusnya kamu melakukan bisnis kerja yang benar-benar harus kamu lakukan..!"


Risa menjelaskan semua kenapa ia sangat melarang Ar Dheo untuk terjun langsung ke dunia kerja di usia Ar Dheo yang sekarang. Iya emang si seusia Ar Dheo itu seharusnya emang sudah harus bekerja apalagi sudah masa-masa ingin lulus , tapi Risa tidak ingin anaknya merasakan bosan karna sudah terlalu dalam mengenal dunia kerja jadi ia memilih untuk memberi Ar Dheo pendidikan terlebih dahulu sampai kuliah kalau memang ada rezekinya.


Risa melepas pelukannya dari Ar Dheo lalu menangkup kedua sisi pipi Ar Dheo


"Maaf ya sayang mama udah egois karna terlalu ngekang kamu , tapi sekarang mama bangga nak sama kamu yang sudah bisa ngasilin uang sendiri hasil kerja keras kamu selama ini"


Ucap Risa sambil tersenyum bahagia


"Iya ma Dheo ngerti kok mama begitu jugakan demi kebaikan Dheo , maafin Dheo juga ya udah nutupin ini semua dari mama karna Dheo cuma nunggu waktu yang tepat buat jujur sejujur-jujurnya ke mama"


Sahut Ar Dheo dengan sangat senang karna ga ada beban yang harus ia tutup-tutupi lagi dari mamanya itu


"Iya sayang mama paham mama paham , oh iya Yoo kamu udah berapa lama jalanin bisnis kamu itu?"


"Eumm.. dua tahun ma.. hehe"


Jawab Ar Dheo dengan sedikit gugup


"HAH?! yang bener kamu Yoo?? Dua tahun?? Ya ampun rasanya ingin sekali pingsan.."


Ucap Risa terkejut sambil memegang pelipisnya yang sedikit pusing dan tangan satunya mengelus-elus dadanya karna terkejut


"Ehhh Mm,ma ma jangan pingsan"


Ucap Ar Dheo yang panik melihat mamanya sedikit sempoyong itu.


Setelah itu Ar Dheo menjelaskan dengan detail semuanya ke Risa , dan setelah itu Ar Dheo pamit untuk pergi ke Bar bersama Rendy awalnya Risa tidak mengizinkan tapi karna ia yakin anaknya akan mendengarakn semua perkataannya dengan berat hati ia mengizinkan anaknya pergi bersama sahabatnyanya itu


Tepat setelah azdan isya Ar Dheo izin dengan Risa untuk bergegas ke bar bersama sahabat kecilnya

__ADS_1


"Rendy.. Tante titip Dheo ya awasin dia jangan sampai dia minum-minum ber Alkohol!!"


Ucap Risa dengan tegas ke Rendy untuk mengawasi putra kesayangannya itu


"Aaassyiapp Tante!! Rendy bakal jagain singa garang ini dengan senang hati.."


Sahut Rendi dengan tangan hormat ke Risa lalu langsung merangkul pundak Ar Dheo yang sedikit tinggi dari dirinya


Ar Dheo hanya memutar bola matanya malas karna tingkah Rendy seolah-olah akan menjadi bodyguard nya Ar Dheo padahal pesan Risa tadi justru malah akan berbalik ke Ar Dheo , karna Ar Dheo yang akan menjaga Rendy Samapi Rendy mabuk berat. Ar Dheo sangat tau sifat sahabat kecilnya itu bagaimana.


"Yaudah ya ma Dheo sama si kunyuk ini pamit dulu , assalamualaikum"


Ucap Ar Dheo yang langsung menyalami tangan mama nya


"Yaudah ya Tante.. Kunyuk jug– eh eum.. Rendy maksudnya hehe mau pamit juga ya Tante assalamualaikum"


Rendy pun ikut menyalami tangan Risa


"Waalaikumsalam , hati-hati ya kalian inget pesan mama tadi Ar Dheo!!"


Sahut Risa dan memberikan peringatan sekali lagi.


Lalu mereka berdua menaiki motor Ar Dheo dengan Rendy yang dibonceng dibelakang


"Gara-gara Lo ni gw jadi mau nyebut diri gw kunyuk didepan Tante Risa , sialan Lo!!"


Kesal Rendy sambil menaiki motor Ar Dheo


"Ya emang kenyataanya Lo kayk kunyuk Hha , makanya jangan sok bakal jagain gw nanti juga gw yang bakal jagain lo"


Sahut Ar Dheo lalu langsung menancapkan gas motornya ke Bar om nya Rendy.


Setelah melihat Ar Dheo hilang dari hadapannya Risa langsung masuk ke dalam rumah dan mengunci pintu itu rapat-rapat.

__ADS_1


__ADS_2