![T.T.M Tuan Ar Dheo [BL]](https://asset.asean.biz.id/t-t-m-tuan-ar-dheo--bl-.webp)
•
•
•
Suara musik DJ didalam Bar itu sangat bising mengisi seluruh ruangan. Ar Dheo , Rendy , dan teman-teman dari jurusan lain pun sudah tiba disana mereka semua langsung masuk kedalam ruangan yang sudah disiapkan oleh Rendy , Rendy sengaja menyewa ruang VVIP di bar itu sedangkan ia tidak akan sanggup menyewa ruangan tersebut demi kumpul-kumpul semata tapi ia berani menyewanya dengan cuma-cuma ya.. karna itu punya om nya kalau bukan punya om nya Rendy juga tidak akan mau menyewanya
"Gimana? Enak ga?"
Tanya Rendy dengan wajah ceria nya malam ini
"Enak bro!"
Ucap teman-teman yang lain bersamaan kecuali Ar Dheo yang nampak sedikit risih karna baru pertama kali ia ke Bar.
Lalu mereka pun langsung menyerbu minuman-minuman yang sengaja sudah disediakan diatas meja dan dengan alunan musik DJ.
"Eh.. jangan diem aja dong Lo Yoo ayok minum"
Ajak Rendy sambil memberikan segelas minuman alkohol Black Label
"Gw yang soda aja , ntar kalau gw minum itu yang bawa Lo pulang siapa , hah? Ckck"
Sahut Ar Dheo yang langsung mengambil minuman kaleng bersoda dingin diatas meja lalu meneguknya
"Ahh Lo mah Yoo Yoo , kannn gw bisa pulang sendiri kali haha"
Sahut Rendy lagi yang sudah mulai mabuk karna cukup banyak meneguk minuman
Ar Dheo hanya geleng-geleng kepala saja melihat tingkah temannya yang sudah mulai mabuk.
"Ayokk!!! kita bersulang buat perayaan kelulusan tahun ini!!"
Teriak Rendy sambil mengangkat gelas ke atas dan di susul oleh sulangan teman-teman yang lain , tidak lama kemudian masuklah Shem dan Alzzy yang baru datang dan langsung ikut bergabung diantara yang lain , tepat sekali posisi yang masih kosong itu ada didepan Ar Dheo dan Rendy
loh.. anak itu diundang juga sama si kunyuk ini? Kenapa dia ga bilang sama gw?
Batin Ar Dheo bertanya-tanya lalu ia meneguk lagi minuman sodanya
Alzzy yang menyadari sedari tadi Ar Dheo melihatnya ia hanya masa bodo dan malah terlihat senang sambil meneguk beberapa lagi minuman alkohol itu karna mungkin ia masih kesal dengan ke jadian tadi siang hehe.
Kini jam menunjukkan pukul 01.30 wib. Dan semua yang ada disitu sudah sempoyongan karna pengaruh alkohol hanya Ar Dheo dan Shem yang tidak mabuk karna mereka sama-sama kurang suka untuk meminum minuman alkohol
"Sudah-sudah kalian semua sudah pada mabuk lebih baik pulang!!"
Teriak Ar Dheo memerintahkan semua temannya agar stop untuk melanjutkan minumnya
"Teruss Yoo gimana cara mereka semua pulang?"
Tanya Shem yang terpikirkan bagaimana cara teman-temannya itu pulang , masa mereka disuruh bawa kendaraan masing-masing dalam keadaan mabuk? Yang ada malah bahaya kan?.
"Loh... Lo masih sadar? Gw kira udah mabuk seperti mereka"
Ar Dheo sedikit kaget karna mendengar ada yang memanggilnya sedangkan yang lain sudah ntah berbicara apa
"Gw ga terlalu suka minum-minum alkohol makanya cuma minum soda doang , lo sendiri kok ga minum? Apa Lo ga suka sama yang beralkohol juga?"
Sahut Shem sambil meneguk tegukan terakhir minuman soda nya lalu dilanjut dengan pertanyaan
"Iya gw ga terlalu suka minuman yang ber alkohol lagi pula nyokap gw ga ngebolehin gw minum"
__ADS_1
Jawab Ar Dheo sambil memainkan ponselnya karna ia hendak memesan grabcar untuk mengantar semua teman-temannya ini pulang
"Terus mereka semua mau pulang naik apa Yoo?"
Tanya Shem dengan pertanyaan yang sama
"Ini gw udah pesenin grabcar buat anter mereka semua"
Jawab Ar Dheo dengan wajah datar lalu matanya melirik Alzzy yang sudah tidak sadarkan diri karna terlalu banyak minum
"Uhukk.. uhukk.. Aa , ayokk Mm , mmiinumm Ll , lagi "
Ucap Rendy terbata-bata yang hendak meraih segelas alkohol lalu dengan sigap Ar Dheo menepak tangannya sehingga tangan Rendy itu terjatuh lemas
"Udahh mabuk berat begini masih mau lagi? Dasar anak tikus!! Ckck"
Gumam Ar Dheo sambil menggeleng-gelengkan kepala
Beberapa menit menunggu grabcar akhirnya datang juga dan langsung saja Ar Dheo meminta tolong pelayan Bar laki-laki untuk membantu membawa teman-temannya ke dalam mobil. Setelah semuanya sudah masuk ke dalam mobil lalu Ar Dheo langsung kembali ke dalam menyusul Rendy , Shem , dan Alzyy yang masih didalam ruangan , sebelum itu Ar Dheo memberi uang tips ke para pelayan itu sebagai tanda terima kasih.
•
•
"Ayok kita pulang , yang lain sudah gw beresin semua"
Ucap Ar Dheo sambil mengambil jaket Levisnya yang diletakan diatas sofa dan hendak mengangkat Rendy
"Ehh.. ehh.. Yoo bentar bentar bentar ,, eumm.. Lo bawa balik Alzzy aja ya biar gw yang bawa balik Rendy.."
Ucap Shem sambil berdiri lalu mengambil alih memapah Rendy
"Loh.. emang kenapa?!"
"Eumm.. anu nyokapnya Zy galak gw ga berani Yoo hehe apa lagi dia udah gw bawa sampai jam segini , lagi juga kan Lo sama rumah dia Deket Yoo pliss lah ya"
Shem pun memohon dengan sepenuh hatinya sambil memasang wajah melas
"Yaudah iya , anter Rendy sampai depan rumah jangan sampai temen gw lecet ya.. kalau sampai lecet setitik aja nyawa Lo gantinya!!"
Ancam Ar Dheo penuh penekanan dengan tatapan membunuh
"Waduhh galak bener singa satu ini"
Gumam Shem sembari menelan ludah susah payah karena mendengar ancaman Ar Dheo
"Kalau mau ngomong itu yang kenceng biar gw kedengaran!"
Tegur Ar Dheo yang sedikit mendengar perkataan Shem lalu langsung ke arah Alzzy dan memapahnya keluar
"Hehehe iyaiya.. bakal gw jagain temen kesayangan Lo ini aman"
dia denger ucapan gw tadi? Padahal udah pelan gw ngomong dan ditambah sangat bising disini
Sahut Shem panik karna Ar Dheo mendengar ucapannya.
Lalu mereka berjalan menuju pintu Bar dan ke arah parkiran
"Oh iya Yoo aannu–"
Panggil Shem sambil memapah Rendy ke arah motornya
__ADS_1
"Nanti alamatnya gw kirimin"
Sahut Ar Dheo yang seolah-olah tau isi pikiran Shem
Setelah Shem mendengar ucapan Ar Dheo dan menerima chat alamat Rendy dari Ar Dheo ia langsung menancap gass kerumah Rendy dan mengantarnya pulang
"Berat juga ni anak kecil-kecil"
Gumam Ar Dheo sambil memapahm Alzzy ke arah motornya
"Eeungghh"
Tanpa sadar Alzzy mengeluarkan suara-suara manja , saat ini ia sedang dalam pengaruh alkohol
Ar Dheo melihat ada kursi panjang didekat parkiran lalu menuntun Alzzy untuk duduk sebentar
"Eumm?? K , kkitaa s , sudah dirumah?"
Tanya Alzzy setengah sadar
"Belum , kita masih diparkiran"
Ucap Ar Dheo sambil melepas jaketnya lalu memakaikannya ke Alzzy agar tidak kedinginan ketika dijalan nanti
"Heii..!! Mau ngapain kamu?? Apa kau ingin melecehkan ku disini??"
Tanya Alzzy melantur dan sedikit berkontak
"Heii diam lah..!! Melecehkan mu? Apa aku sebodoh itu?? Pengaruh alkohol membuat seseorang berfikiran buruk juga ternyata ckckck"
Gumam Ar Dheo sambil mendorong pelan kening Alzzy dengan jari telunjuknya.
"Ayokk bangun , sudah sangat malam nanti anginnya semakin dingin"
Ucap Ar Dheo sambil menarik tangan Alzzy
Sontak Alzzy yang masih dalam pengaruh alkohol itupun jatuh kedalam pelukan Ar Dheo lalu merangkul leher Ar Dheo dengan kuat.
Dan sekarang jarak antar Meraka sangat dekan bahkan berhimpitan
"Sshutttt..!! Jangan banyak bicaraaa... mulutmu ini berisik sekaliii!!!"
Ucap Alzzy sambil menempelkan jari telunjuk ke bibir Ar Dheo
Ar Dheo hanya terdiam dengan matanya yang sedikit membulat dan alisnya yang menyatu karena sangat kaget dengan sikap Alzzy
"Aapa kau bilang bawell?? Aku hanya aakk—"
Belum selesai Ar Dheo berbicara bibir Alzzy langsung menyambar bibir Ar Dheo dengan cepat dengan kaki yang menjinjit
Ar Dheo yang terkejut hanya bisa diam dan merasakan bibir mereka berdua menyatu
Lima detik sudah mereka berciuman , Alzzy melepaskan bibirnya dari bibir Ar Dheo lalu menjatuhkan wajahnya ke dada bidang Ar Dheo
Ar Dheo masih terdiam dengan tatapan tajam kearah depan dengan mulut sedikit terbuka , lalu lamunannya buyar karna duselan Alzzy yang sedari tadi sudah kelelahan.
Lalu mereka pun langsung menancapkan gas untuk cepat pulang karna hari semakin larut
kalau diantar kerumahnya dengan keadaan kayak gini? Apa kata nyokapnya nanti ya? udahlah dibawa kerumah aja dulu besok baru balikin
Batin Ar Dheo bergemuruh dengan banyak tanda tanya
__ADS_1
Alzzy langsung merangkul pinggang Ar Dheo dari belakang karna mungkin merasakan nikmatnya angin malam atau memang Ar Dheo yang nyaman untuk dipeluk?.. Ar Dheo yang menyadari dibelakang ada yang memeluknya langsung dengan gesit menancapkan gas dengan kecepatan penuh.. lagi pula jalanan sudah sepi jadi sangat leluasa buat Ar Dheo melajukan motornya.