T.T.M Tuan Ar Dheo [BL]

T.T.M Tuan Ar Dheo [BL]
Negatif Thinking


__ADS_3

DI KANTIN.


"Dapet Lo bangsat!!"


Geram Ar Dheo yang mencekik leher Rendy dengan lengannya


"Aaahkk aahmmphunn Yoo ampunn!! Lepas Yoo ampun ampun uhukk uhukk"


Ucap Rendy yang hendak berontak tapi nihil kekuatan Ar Dheo lebih kuat dari dirinya dan sedikit terbata karna terasa lehernya itu tidak bisa mengeluarkan suara karna tercekik


PLETAKKK


Ar Dheo menjitak kepada Rendy dengan amat kuat dengan kepalan tangannya itu


"Aahkkk!! aduhhh aduhh aduhh! Sakit brengsek"


Ringis Rendy sambil mengusap kepalanya yang habis ditakol oleh Ar Dheo


"Makanya lain kali jangan coba-coba mancing singa yang lagi anteng"


Tegas Ar Dheo datar dengan tatapan mata yang amat tajam tapi didalam hatinya sangat senang karna sudah memberi pelajaran pada tikus yang sangat nakal karna telah mengganggu singa galak itu.


"iya iya maaf Yoo ga lagi-lagi"


Rendy meminta maaf tapi dengan wajah cengar-cengir dan menyatukan kedua telapak tangannya selayaknya orang minta maaf


"Sebagai tanda maaf gw , Lo gw traktir deh Yoo tuh ada baso bang Agus , ayokklahh"


Bujuk Rendy dengan segenap jiwa agar Ar Dheo dapat memaafkannya , padahal didalam hati Ar Dheo itu hanya bercanda atau pura-pura marah haha


"Yaudah terserah Lo."


Akhirnya Ar Dheo menerima tawaran Rendy tuk makan baso bersama


Lalu mereka pun duduk dimeja makan kantin sambil menikmati baso itu


"Tapi Yoo emang srius dah nyokap Lo kok awet muda banget coii..!! , Gw aja yang ABG bakal mau Yoo sama nyokap Lo ckck"


PLETAKKK


lagi-lagi Ar Dheo menyentil sangat kuat kening Rendy hingga memerah , karna masih saja si tikus itu membuat singa mengamuk lagi.


Rendy hanya mengusap usap keningnya itu tanpa bersuara


"Ya jelaslah gw kan selalu ngasih yang terbaik buat nyokap gw , lagi pula kalau pun Lo mau sama nyokap gw ga sudi gw punya bokap kayk Lo ya bangsat!!"


Ucap Ar Dheo yang sudah kenyang sambil minum minuman yang sudah dipesan tadi


"Yaelah Yoo gitu amat si sama calon bapak!!"


Keluh Rendy tanpa ia sadari Rendy sudah membuat dirinya dalam bahaya berbicara seperti itu dihadapan Ar Dheo


"Eh eh eh.. ngga.. ngga.. kidding coi kidding..!"


Lalu langsung disambung dengan kalimat andalannya.

__ADS_1





Jam menunjukkan pukul 08.30 wib waktunya pembagian rapot siswa/i kelas 12 (Xll) TataBoga.


"Dimana kelasnya nak?"


Ucap seorang wanita parubaya


"Itu Bu disitu ayok Zy anter"


Ucap Alzzy sambil mengajak wanita itu ke arah ruang ambil rapot. Iya itu adalah orang tua Alzzy Ransyah Ibu Rahayu


Setelah sampai ternyata pengambilan Rapot tadi pagi belum selesai lebih tepatnya sedikit lagi selesai , ya memang sekolah Ar Dheo itu besar dan sudah pasti banyk kelas tapi kenapa harus bergantian gitu ya dengan yang jam pagi? Ah ntahlah mungkin lagi ada acara makanya kelas-kelas hanya dipakai beberapa untuk pengambilan Rapot


Lalu mereka berdua duduk didekat helm Ar Dheo diletakan tapi berjarak 1meter lah kurang lebih


itu helm siapa ya , kayanya ga asing deh..


Baru sekitar 3menitan Alzzy dan ibu nya duduk kerumunan wali siswa pun keluar dari kelas itu lalu bergantian dengan sesi yang baru datang dan ibu Rahayu langsung masuk ke dalam dan Alzzy masih tetap duduk disebelah posisinya tadi


"Dheo kamu dimana? Kok ga ada diluar si? Ini udah pulang udah selesai!!"


Gumam Risa yang sedang menelpon Ar Dheo karna ia sadar Ar Dheo telah hilang dari posisi awalnya


Dan Alzzy menoleh karna sedikit mendengar percakapan antara wanita cantik itu dan Ar Dheo?


batin Alzzy yang resah dan bingung akan wanita tersebut




Drettt Drettt Drett


Suara telpon Ar Dheo berbunyi dengan suara khas nada deringnya , lalu ia langsung mengangkat panggilan yang masuk itu karna sudah tau siapa yang menelepon nya "Macan`Mama Cantik" begitulah tulisan kontak nomer Risa dihp Ar Dheo


Lucu banget ya Lo Dheo hehe.


"Hallo kenapa ma? , Iyaiya ini Dheo langsung kesana tunggu disitu ya."


Dengan cepat Ar Dheo langsung mematikan ponselnya dan bergegas menuju kelas yang tadi


"Siapa Yoo?"


Tanya Rendy yang sudah kenyang dengan makannya dan sekarang ia sedang minum


"Ini Ren nyokap gw udah nelpon dia udah selesai ambil rapot katanya gw duluan ya takut lama dia nunggu"


Jawab Ar Dheo terburu-buru


"Eh eh Yoo , bisa kali nanti kita party sama angkatan sekarang buat hari kelulusan ?"

__ADS_1


Tanya Rendy yang menghalanginya jalan Ar Dheo


"Loh.. tapikan ini baru ambil rapot"


Ar Dheo menjawab dengan kedua alit menyatu karna heran


"Ya kalau buat kelulusan nanti itu mah Yoo , ini kita party buat yang cowok-cowoknya aja minum-minum di Bar om gw mau ga?"


Bujuknya agar Ar Dheo mau mengikuti ajakan Rendy si biang kerok ini


"Yaudah boleh terserah Lo atur aja atur gw nunggu rapihnya , yaudah gw duluan ya thx atas traktirannya"


Sahut Ar Dheo yang langsung ngibrit terburu-buru


"Yess!! Okeoke hati-hati Yoo bawa calon istri gw"


Ucap Rendy yang masih saja menggoda Ar Dheo , Ar Dheo yang mendengar sempat berbalik dan memberikan jari tengah ke arah Rendy si menyebalkan banyak panggilan-panggilan aneh buat Rendy menurut Ar Dheo karna memang dia itu sahabat kecilnya yang paling aneh.


"Ckckck.. aduh aduhh ga disangka-sangka Tante Risa bisa secantik itu sampe meleyot hati gw liat kecantikan Tante Risa"


Gumam Rendy sambil beranjak perlahan dari bangku itu , tapi dihalangi oleh bang Agus


"Ehh.. mau kemana kamu?"


Tanya Tukang baso itu sambil meraih pundak Rendy


"Yaa mau pulang lah bang masa iya gw mau nyuci mangkok"


Sahut Rendy terheran-heran


"Ya kalau mau pulang dibayar dulu ini baksonya main nyelonong-nyelonong aja , apa mau nyuci mangkok?!"


Perjelas tukang bakso itu


"Waduhhh!!! Bilang kek bang sory sory lupa maklum kalau udah kenyang begini jadinya hehe"


Sahut Rendy yang malu akan kepikunannya itu


Si tukang bakso hanya menggeleng-gelengkan kepala melihat tingkah bocah satu ini.




"Maaf ya lama ayok kita pulang?!"


Ucap Ar Dheo yang sudah sampai dihadapan mamanya lalu dengan cepat mengambil kedua helmnya lalu berjalan menuju tengah lapangan dimana motor Ar Dheo terparkir


"Ke restoran dulu ya udah laper nih tadi pagi kan belum sarapan"


Ucap Risa sambil mengelus-elus perutnya dan mengikuti langkah Ar Dheo disebelah menuju motor Ar Dheo


Alzzy yang memperhatikan mereka berdua hanya terdiam dengan wajah-wajah ga mood karna melihat keromantisan Ar Dheo dengan wanita itu bahkan mereka ingin makan bersama. kalau Lo tau Zy bisa malu Lo itu kan nyokap Ar Dheo hahaha.


Setelah Ar Dheo memakaikan helm Risa mereka langsung tancap gas ke arah restoran yang Risa mau , dan melambaikan tangan ke arah Rendy ditepi kelas yang hendak pulang juga (lambaian tangan Ar Dheo itu artinya "duluan ya" atau isyarat ucapan goodbye) dan dibalas oleh Rendy dengan anggukan dan senyumnya

__ADS_1


Alzzy yang masih kesal hanya dia saja dan menunggu ibunya selesai ambil rapot lalu pulang. sangat tidak mood untuk Alzzy dihari ini.


__ADS_2