
DUNIA DAN AKHIRAT
Dunia adalah kumpulan musibah dan minuman yang pahit, satu sama lain tidak saling menyenangkan.
Rezeki itu ada dua: rezeki yang harymus di xari dan rezeki yang datang dengan sendirinya. Maka, barang siapa yang mencari dunia,kematian akan mencarinya sehingga ia mengeluarkannya daei dunia. Dan barang siapa yang mencari akhirat, dunia akan mencarinya sehingga dia akan mendapatkan rezekinya dari dunia ini sexara sempurna.
13.ketahuilah bahwasannya kalian akan mati dan akan di bangkitkan setelah kematian. Kalian akan di mintai pertanggung jwab an atas perbuatan perbuatan kalian dan di beri balasan karenanya. Oleh karena itu, jangan lah kehidupan dunia ini memperdayai kalian karena ia adalah negeri yang penuh dengan bencana, di kenal dengan kefanaan, dan di sifati dEngan pengkhianatan.
Ketahuilah, wahai hamba hamba Allah, bahwa kalian dan keadaan kalian di dunia ini seperti orang orang yang sebelum kalian. Mereka ini usiannya lebih panjang dari pada kalian, negerinya lebih makmur dari pada kalian, dan lebih jauh jejaknya ( peninggalannya ). Suara suara mereka tidak terdengar lagi. Jasad jasad mereka telah hancur. Rumah rumah mereka kosong. Dan jejak jejak mereka telah terhapus.
Wahai manusia, sesungguhnya dunia adalah negeri yang sekedar di lalui, sedangkan akhirat adalah tempat kediaman yang abadi. Oleh karena itu l, ambilah dari tempat yang kalian lewat i ini ( sebagai bekal ) untuk tempat kediaman kalian ( yang abadi ).
Keluarkan lah hati kalian dari dunia ini sebelum badan kalian keluar darinya. Di dalam dunia ini kalian di uji dan untuk selainnya kalian di ciptakan. Sesungguhnya ketika seseorang meninggal, orang orang berkata, "apa yang di tinggalkannya?" sebaliknya, malaikat berkata, "apa yang di bawanya?" Maka, nafkahkanlah sebagian harta kalian sebagai pinjam an yang baik bagi Allah. Janganlah kalian meninggalkan seluruh harta kalian (sebagaimna warisan) karena hal itu akan menjadi beban (yang akan di mintai pertanggung jwabnya) atas kalian.
Dunia menginginkan mereka, namun mereka tidak menginginkannya. Dunia menawan mereka, maka mereka pun menebus diri mereka darinya.
Ketahuilah, sesungguhnya dunia yang kalian harapkan dan kalian sukai, yang karenanya kalian menjadi marah dan karenanya pula kalian menjadi puas, bukanlah negeri kalian, buka tempat tinggal kalian yang kalian di ciptakan untuknya, dan bukan pula yang kalian di seru kepadanya.
Tinggalkan lah tipu daya dunia karena bahayanya, dan tinggalkan lah pula ketamakannya karena ancamannya, Berlomba lomba lah kalian di dalamnya ( dalam amal kebajikan ) untuk menuju negeri yang kalian di seru kepadanya dan palingkan lah hati kalian darinya.
Sesungguhnya dunia itu adalah batas akhir pandangan orang yang buta.
'Amma 'ba 'du, Sesungguhnya aku memperingatkan kalian akan dunia karena ia manis dan hijau. Ia di kelilingi oleh hawa nafsu, di senangi kenikmatannya dengan segera, memandang kagum sesuatu yang sedikit, berhiaskan dengan angan angan, dan bersolek dengan tipu daya.
Jangan lah kalian berlomba lomba dalam kemuliaan dunia dan kebanggaannya. Jangan terpesona dengan perhiasanya dan kesenangannya. Dan jangan pula bersedih dengan musibah dan kesengsaraanya. Sebab, kemuliaan dunia dan kebanggaannya terputus perhiasannya akan sirna. Musibah dan kesengsaraannya akan hilang.
__ADS_1
Kebaikan dunia dan akhirat terdapat dalam dua perkara : kekayaan dan ketakwaan. Dan keburukan dunia dan akhirat terdapat dalam dua perkara: kefakiran dan kedurhakaan.
Seorang hamba tidak akan pernah memperoleh suatu kenikmatan kecuali berpisah dengan kenikmatan yang lain. Dan dia tidak akan pernag menjumpai suatu hari dari umurnya kecuali berpisah dengan salah satu hari dari umurnya itu.
Barang siapa yang menjadikan akhirat sebagai pusat perhatiannya, maka dia telah menjadi kaya tanpa harta, terhibur tanpa keluarga, dan mulia tanpa memiliki keluarga besar.
Kepahitan dunia ini adalah kemanisan akhirat, dan kemanisan dunia ini adalah kepahitan akhirat.
Seakan akan engkau di dunia ini tidak pernah ada, dan seakan akan engkau senantiasa berada di akhirat.
Aku sungguh heran terhadap orang yang memakmurkan negeri yang fana dan mengabaikan negeri yang abadi.
Dunia ini menyesatkan: pembuang yang mencemarkan, dan pemberi kesedihan yang melukai (hati).
Ya Allah, janganlah engkau jadika dunia sebagai penjara bagiku dan jangan pula engkau jadikan perpisahan sebagai ke sedihan bagiku. Aku berlindung kepadamu dari dunia yang menjauhkanku daei akhirat, daei angan angan yang menjauhkanku dari amal(kebajikan),dan kehidupan yang menjauhkanku dari sebaik baik kematian.
Jika dunia datang, maka ia datang seperti keledai yang berjalan pelan ; dan jika ia pergi, seperti buraq.
Yang verhak menyandang nama kebahagiaan yang sebenarnya adalah kemusnahan, ilmu tanpa ke bodohan, kemampuan tanpa kelemahan, dan kekayaan tanpa kefakiran.
Dunia memerluka harta, sedangkan akhirat memerlukan amal.
Dunia adalah ketololan, ia hanya condong pada yang serupa dengannya.
__ADS_1
HARI KIAMAT
Janganlah sekali kali engkau menganggap lambat datangnya hari kiamat, karena engkau akan mendiaminya untuk masa yang panjang serelah kematian. Sesungguhnya engkau tidak dapag membedakan setelah kepulanganmu ( ke negeri akhirat ) antara seribu tahun dan sesaat saja. Kemudian Imam 'Ali a.s membaca ayat ini : dan (ingatlah) akan hari ( yang di waktu itu ) Allah mengumpulkan mereka, ( mereka merasa di hari ithu ) seakan akan mereka tidak pernah berdiam ( di dunia ) melainkan hanya sesaat saja di siang hari . . . ( QS 10:45).
2.pernah Imam 'Ali a.s menulis surat kepada salah seorang petugasnya, di antarannya imam berkata, " bekerjalah dengan kebenaran untuk ( bersiap menghadapi ) hari yang semua perkara hanya di putuskan dwngan kebenaran.
Sesungguhnya hari dimana orang orang tua menjadi mabuk dan anak anak kecil menjadi beruban benar benar dahsyat ( yakni hari kiamat) .
Sesungguhnya manusia memiliki nafas yang terbatas, harapan yang panjang, dan umur yang terbatas, oleh karena itu, umur itu pasti akan habis masanya, nafas akan terputus, dan harapan akan berakhir. Kemudian Imam 'Ali a.s membaca ayat ini: padahal sesungguhnya bagi kamu ada ( malaikat malaikat ) yang mengawasi ( perbuatanmu), yang mulai ( di sisi Allah ) dan yang mencatat ( perbuatan perbuatanmu itu).
Perhatikan lah baik baik apa saja yang engkau katakan karena sesungguhnya engkau sedang mendiktekan kepada kedua penulismu (kedua malaikat yang mencatat segala perkataan dan perbuatan ) sebuah buku yang keduanya akan menyampaikannya kepada Tuhanmu. Oleh karena itu, perhatikanlah atas apa yang kamu dikrekan itu dan kepada siapakah engkau menulis?
Aku sungguh heran terhadap orang yang mengingkari kejadianvuang lain ( yakni kebangkitan sesudah mati), sedangkan dia melihat kejadian yang pertama ( kelahiran ).
Ueusan ini ( hari kiamat ) dekat, sedangkan yang mempersiapkan diri sungguh sedikit.
Tidak ada yang dapat menolak takdir kecuali doa, dan tidak ada yang dapat menambah umur kecuali kebajikan.
Tidak akan bergeser kaki anak adam pada hari kiamat sehingga dia di tanya tentang umurnya, dalam hal apa dia menghabiskan nya? Tentang masa mudanya, dalam hal apa dia melupakannya? Tentang hartanya, dari mana dia memperoleh dan keman dia membelanjakannya? Dan tentang apa yang di amalkannya dalam hal ilmu yang di ketahuinya.
Pernah pada suatu hari Ima 'Ali a.s melewati pekuburan, maka dia berkata, " beruntunglah bagi orang yang ingat akan hari kebangkitan, puas dengan rezeki yang sekadar mencukupinya, dan telah mempersiapkan diri untuk hari perhitungan."
Amma 'ba'du, Sesungguhnya orang cenderung senang jika memperoleh apa yang tidak terlewatkan darinya dan bersedih akan sesuatu yang terlewatkan darinya yang tidak di perolehnya. Maka, jika datang kepadamu sesuatu dari dunia, janganlah engkau terlalu bahagia. Dani jika engkau terlalu bersedih karenanya. Hendaklah yang menjadi perhatian utama adalah apa yang akan terjadi setelah kematian. Wassalam.
Wahai hamba hamba Allah, waspadalah terhadap hari yang di periksa di dalamnya segala perbuatan, banyak terjadi di dalamnya guncangan, dan di hari itu anak anak memutih rambutnya.
__ADS_1