
RENDAH HATI
Temuilah orang orang ketika mereka butuh kepadamu dengan keceriaan dan kerendah hatia. Maka, jika engkau terkena suatu musibah dan keadaan buruk menimpamu, lalu engkah bertemu dengan mereka, maka engkau telah aman dan terlepas dari bahaya kehinaan karena kerendah hatianmu itu.
Orang orang golongan atas, jika mereka terdidik, mereka rendah hati; dan jika mereka menjadi miskin, mereka menyerang.
Imam Ali a.s berkata kepada seseorang yang memuji memujinya secara berlebihan, sementara kesetiaannya kepada beliau diragukan, "Aku tidak seperti yang engkau katakan, dan 'di atas' apa yang engkau sembunyikan di dalam hatimu."
Orang yang rendah hati seperti jurang yang di dalamnya berhimpun air hujan lainnya, sedangkan orang yang sombong seperti bukit yang tidak menetap di dalamnya air hujannya dan air hujan yang lainnya.
Jika engkau telah melakukan segala sesuatu, maka janganlah seperti orang yang tidak melakukan apa pun.
KEADILAN
Imam 'Ali a.s. pernah di tanya tentang firman Allah Ta'ala: Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil (al-'adl) dan berbuat kebajikan (QS 16:90), Maka beliau menjawab," Al - adl adalah berlaku adil, sedangkan 'ihsan' adalah kelemah lembutan (tafadhdhul)."
Keadilan adalah bentuk yang satu, sedangkan ketidak adilan memiliki bentuk yang banyak. Oleh karena itu, melakukan ketidak adilan itu mudah, sedangkan berlaku adil itu sukar. Keduanya menyerupai sasaran dalam menebak, yaitu dalam hal mengenai sasaran dan tidak mengenai sasaran, maka semua itu tidak di perlukan.
Takutlah engkau terhadap orang lemah jika dia berada di bawah ( perlindungan ) bendera keadilan, dengan takut yang lebih besar dari pada terhadap orang yang kuat yang berada di bawah bendera ketidak adilan. Sebab, kemenangan mendatanginya dari arah yang tidak di ketahuinya, sedangkan lukanya tidak akan pernah sembuh.
Perhatikan lah apa yang ada padamu, maka janganlah engkau meletakkan kecuali pada tempatnya ; dan apa yang ada pada orang lain, maka janganlah engkau mengambilnya kecuali dengan hak nya.
Adalah salah memberi kepada orang yang tidak berhak, sementara dia tidak memberi kepada orang yang berhak.
Imam ' Ali a.s pernah di tanya, " Apa yang lebih utama, keadilan atau kedermawanan?" beliau menjawab, " keadilan berarti meletakan segala perkara pada tempatnya, sedangkan kedermawanan berarti mengeluarkannya dari depanya. Keadilan adalah penguasa umum, sedangkan kedermawanan sesuatu yang terjadi kadang kadang dan bersifat sementara. Dengan demikian, keadilan lebih mulia dan lebih utama.
__ADS_1
Keadilan lebih utama dari pada keberanian. Sebab, seandainya manusia menggunakan keadilan secara umum seluruhnya, niscaya mereka tidak akan membutuhkan lagi pada keberanian.
Tidak akan khawatir orang yang adil dalam hukumnya, memberi makan dari makanan pokoknya, dan menyimpan dari dunianya untuk akhiratnya.
Ada tiga golongan manusia yang tidak akan meminta keadilan dari tiga golongan manusia yang lainnya, yaitu ; orang yang berbakti dari orang yang durhaka, orang yang bijak dari orang yang jahil, dan orang yang mulia dari orang yang tercela.
Pilihlah menjadi orang yang kalah, tetapi engkau berlaku adil ; dan janganlah memilih menjadi orang yang menang , tetapi engkau zalim.
Jadilah dirimu sebagai neraca keadilan dalam hal apa yang terjadi di antara engkau dan orang lain.
Masa kekuasaan orang yang zalim lebih pendek dari pada masa kekuasaan orang yang adil. Sebab, orang yang zalim merusak, dan orang yang adil melakukan perbaikan, sedangkan perusakan sesuatu lebih cepat dari pada perbaikannya.
Barang siapa berlaku adil terhadap orang yang berada di bawahnya ( dalam status sosial ), maka dia akan mendapatkan perlakuan yang adil dari orang yang berada di atasnya.
BERBUAT BAIK DAN MENJAUHI KEBURUKAN
Kebaikan bukanlah dengan bertambah banyaknga harta dan anakmh. Akan tetapi kebaikan adalah dengan bertambah banyaknya ilmumu, bertambah besarnya kesabaranmu, dan engkau menyaingi orang lain dengan ibadahmu kepada tuhanmu. Maka, jika engkau berbuat baik, Engkau memuji Allah 'Azza wa jalla; dan jika engkau berbuat buruk, engkau beristighfar kepada Allah.
Tidak ada kebaikan di dunia ini kecuali bagi dua golongan manusia, yaitu : ( pertama ), seseorang yang berbuat dosa, lalu dia cepat cepat meluruskan perbuatannya dengan bertobat. ( Kedua ), seseorang yang bersegera dalam amal kebijakan. Tidaklah di pandang sedikit perbuatan yang di lakukan dengan ketakwaan, maka bagaimana dapat di katakan sedikit suatu perbuatan yang di terima ( Allah )?
Kesempatan terus berjalan seperti jalannya awan. Oleh karena itu, cepat cepat lah kalian ambil segala kesempatan yang baik ( sebelum ia berlalu dari kalian ).
Kedermawanan yang sebenarnya adalah berniat melakukan kebaikan kepada setiap orang.
__ADS_1
Di antara amal kebajikan yang paling utama adalah : berderma di saat kesusahan, bertindak benar ketika sedang marah, dan memberi maaf ketika mampu untuk menghukum.
Kebaikan yang tidak ada keburukan di dalamnya adalah bersyukur ketika mendapatkan kenikmatan, dan bersabar ketika mendapatkan musibah.
Berbuat lah kebaikan dan janganlah kalian meremehkannya sedikit pun. Sebab, yang kecilnya adalah besar dan sedikitnya adalah banyak. Dan janganlah sekali kali salah seorang dari kalian mengatakan, " sesungguhnya orang lain lebih utama dalam hal melakukan kebaikan ini dari pada saya." maka, demi Allah, perkataannya akan menjadi kenyataan. Sesungguhnya bagi kebaikan dan keburukan ada pemiliknya ( pelakunya ). Maka, bagaimanapun kalian meninggalkan di antara keduanya, ada orang lain yang akan mengerjakannya.
Jika seseorang meninggal dunia, terputuslah segala amalnya kecuali tiga : sedekag jariah; ilmu yang dia ajarkan kepada manusia lalu mereka mendapatkan manfaat dengannya; dan anak yang saleh yang mendoakannya.
Maafkan lah kesalahan orang orang yang memiliki akhlak yang muliabkarena setiap orang di antara mereka, jika melakukan suatu kesalahan, pasti tangan Allah ada bersama tangannya yang mengangkat kesalahanya itu.
10. Janganlah engkau meninggalkan kebaikan karena zaman selalu berputar. Banyak sekali orang yang pagu harinya mengharapkan kebaikan ( pemberian ) orang lain berubah menjadi orang yang di harapkan kebaikannya oleh orang lain, dan orang yang kemarinnya mengikuti orang lain berubah menjadi orang yang di ikuti.
Permulaan kebaikan di pandang ringan, tetapi akhirnya di pandang berat. Hampir hampir saja pada permulaannya di anggap sekedar menuruti khayalan, buka pikiran; tetapi pada akhirnya di anggap sebagai buah pikiran, bukan khayalan. Oleh karena itu, di katakan bahwa memelihara pekerjaan lebih berat dari pada memulainya.
Dengan kebaikan, orang yang merdeka dapat di perbudak.
Pasti untukmu ada seorang teman di dalam kuburmu. Oleh karena itu, jadikanlah temanmu itu seorang teman yang berwajah tampan yang wangi baunya. Dia adalah amal saleh.
Memulai pekerjaan adalah sunnah, sedangkan memeliharanya adalah wajib.
Tidak ada perdagangan yang seperti amal saleh, dan tidak ada keuntungan yang seperti pahala.
Jika engkau merasa lelah dalam kebajikan, maka sesungguhnya kelelahan itu akan hilang, sementara kebajikan akan kekal.
Belanjakanlah hartamu dalam hal yang benar, dan janganlah engkau menjadi penyimpan harta untuk selain dirimu ( orang lain ).
__ADS_1