Tanyalah Aku Sebelum Kau Kehilangan Aku

Tanyalah Aku Sebelum Kau Kehilangan Aku
AGAMA


__ADS_3

ALQURAN AL - KARIM




Siapa saja yang duduk membaca Alquran ini, niscaya dia akan berdiri darinya dengan tambahan atau kekurangan, yaithu bertambah dalam mendapatkan petunjuk, atau kekurangan dan kesesatan.




Kitabullah yang dengannya kalian melihat, denganya kalian berbicara, dan dengannya kalian mendengar. Sebagian Alquran berbicara dengan sebagian lainnya, dan sebagiannya bersaksi atas sebagian yang lain. Ia tidak berselisih tentang Allah dan tidaj bertentangan dengan sahabatnya (pembaca) tentangnya.




Cukup lah kitabullah itu sebagai pembantah dan lawan.




Perhatikanlah Allah wahai umat manusia, yaitu dalam hal perintabnya kalian untuk menjaga kitabnya, dan Dia telah menitipkan kepada kalian untuk menjaga hak haknya. Sesungguhnya Allah yang maha suci telah menurun kan kitab perunjuk yang menerangkan di dalamnga kebaikan dan keburuk an. Maka, ambilah jalan kebaikan, niscaya kalian akan dapat memperoleh perunjuk; dan berpalinglah dari jalan keburukan, niscaya kalian akan berada di jalan yang lurus.




Sungguh membahagiakanku sebuah ayat dalam Alquran yang aku harapkan ia bahi orang yang melapaui batas terhadap dirinya : Allah berfirman: siksaku akan kulimpahkan kepada siapa yang aku kehendaki dan rahmatku meliputi segala sesuatu..... ( QS 7:156). Maka, Allah telah menjadikannya rahmat itu umum, sedangkan siksa (berlaku) khusus.




Barang siapa yang membaca Alquran, lalu dia mati dan masuk neraka, maka dia termasuk oranv yang menjadikan ayat ayat Allah sebagai permainan ( olok olok).




Di dalam Alquran terdapat berita tentang orang orang sebelum kalian, kabar tentang apa yang akan terjadi setelah kalian, dan hukum yang memutuskan perkara yang terjadi di antara kalian.



__ADS_1


Perumpamaan seorang mukmin yang membaca Alquran seperti buah jeruk (utruj), ia wangi baunya dan enak rasanya. Perumpamaan seorang mukmin yang tidak membaca Alquran seperti kemangi, ia wangi baunya, namun pahit rasanya. Dan perumpamaan seorang yang berbuat maksiat yang tidak membaca Alquran seperti peria, ia pahit rasanya dan tidak ada baunya.




IMAN DAN SIFAT SEORANG MUKMIN



Imam Ali a.s pernah di tanya tentang iman, dia menjawab, "iman mempunyai empat pilar, yaitu : sabar,yakin,keadilan, dan jihad.



Sabar mempunyai empat cabarng, yaitu: rindu (syauq), takut (syafaq), zuhud, dan antisipasi (taraqqub). Maka, barang siapa yang rindu pada surga, dia akan melupakan segala godaan hawa nafsu. Barang siapa yang takut akan neraka, dia Akan meninggalkan segala hal yang di haramkan. Barang siapa yang zuhud di dunia, dia akan menganggap ringan segala musibah. Dan barang siapa yang mengantisipasi kematian, dia akan bergegas melakukan amal amal kebajikan.


Yakin mempunyai empat cabang, yaitu: memandang segala sesuatu dengan ketajaman pikiran, menafsirkan dengan hikmah, menjadikan pelajaran sebagai nasihat, dan sunnah orang orang terdahulu. Maka, barang siapa yang memandang segala sesuatu dengan ketajaman pikiran, akan jelas baginya hikmah. Barang siapa yang jelas baginya hikmah, dia akan mengenal pelajaran. Dan barang siapa  yang telah mengenal pelajaran, seakan akan dia termasuk orang orang yang terdahulu.


Keadilan mempunyai empat cabang, yaitu : menyelami pemahaman, mendalami ilmu, mengetahui intisari hukum, dan kukuh dalam kesabaran. Maka, barang siapal yang paham, dia akan mengetahui kedalaman ilmu. Barang siapa yang telah mengetahui kedalaman ilmu, akan keluar darinya syariat syariat hukum. Dan barang siapa yang bersabar, dia tidak akan melampaui batas dalam semua urusannya dan akan hidup di tengah tengah masyarakat sebagau orang yang terpuji.


Jihad mempunyai empat cabang, yaitu: mengajak kepada kebaikan,mencegah kemungkaran, lurus dalam setiap keadaan, dan membenci orang orang fasik, maka, barang siapa  yang mengajak kepada kebaikan, dia telah membantu orang orang mukmin. Barang siapa yang mencegah kemungkaran, dia telah merendahkan orang orang kafir. Barang siapa yang lurus dalam setiap keadaannya, semua kebutuhanya akan terpenuhi. Dan barang siapa yang membenci orang orang fasik dan marah karena Allah, maka Allah akan marah karena marahnya, dan Dia akan menjadikannya ridha pada hari kiamat."






Kekufuran  mempunyai empat pilar, yaitu: interogasi, pertentangan, penyimpangan, dan perpecahan. Barang siapa yang menginterogasi ( secara berlebihan ). Dia tidak akan sampai kepada kebenaran. Barang siapa  yang banyak pertentangannya dengan kebodohan, dia akan senantiasa berada dalam kesesatan. Dan barang siapa  yang terpecah, niscaya akan sulit baginya jalan jalan yang di laluinya, akan sulit  urusanya, dan akan sempit baginya jalan keluarnya. Keraguan mempunyai empat cabang, yaitu: saling bermusuhan, ketakutan, bimbang, dan pasrah. Barang siapa yang menjadikan perdebatan sebagia kebiasanya, malamnya tak akan kunjung pagi. Barang siapa yang takut terhadap apa yang ada di hadapaNnya, dia akan mundur. Barang siapa yang ragu ragu daN berada dalam kebimbangan, ujung ujung kuku setan akan memasukinya. Dan barang siapa yang pasrah atas kehancuran dunia dan akhirat, maka ia akan binasa di dunia dan akhirat.




Iman adalah makrifat dengan hati, pengakuan dengan lidah, dan tindakan dengan anggota anggota badan.




Sesungguhnya iman muncul sebagai titik di dalam hati; setiap kali iman itu bertambah, bertambah pula titik itu.



__ADS_1


Sesungguhnya urusan kami ini -Ahlul bait - sulit yang si persulit, tidak ada yang dapat menanggungnya kecuali seorang hamba mukmin Yang telah di uji Allah hatinya dengan keimanan, dan tidak ada yang menerima dan menghafalkan hadis kami kecuali dada dada yang terpercaya dan orang orang yang memiliki wawasan yang kuat.




Orang mukmin, jika melihat, dia mengambil pelajaran, jika berbicara, dia berzikir; jika kaya, dia bersykur; dan jika tertimoa musibah dia bersabar.




Janganlah kalian bergaul. Kecuali dengan orang orang yang pemikirannya, mengingatkan kalian kepada Allah, ucapannya menambah amal kalian, dan peebuatannya memberikan motivasi kepada kalian untuk mwngingat akhirat.




Kegembiraan orang mukmin terlihat di wajahnya, sedangkan kesesihannya, tersimpan di hatinya, dadanya paling lapang ( sabar) dan mersa dirinya paling hina. Dia tidak menyukai kedudukan dan membenci reputasi. Panjang kesedihannya. Jauh pikirannya. Banyak  diamnya. Sibuk waktunya. Banyak bersyukur dan bersabar. Tenggelam dalam pikirannya  berpegang teguh pada kesetiakawanan. Mudah perangainya. Penurutm dan jiwanya lebih keras dari pada batu api, sementara dia lebih ( merasa ) hina dari pada seorang budak.




Ucapan Imam Ali a.s tentang seorang penguasa yang mukmin ; Di antara tanda tanda yang dapat di percaya atas agama Allah setelah pengakuan dan perbuatan adalah tegas dalam perintahnya, jujur dalam perkataannya, adil dalam hukumnya dan mempunyai sifat belas kasih terhadap rakyatnya. Kekuasaannya tidak menjadikannya bertidak melampaui batas. Keramahannya tidak menjadikannya lemah. Keagungannya tidak mencegah nya untuk memberikan ampunan. Dan pengampunannya tidak menjadikannya menyia nyiakan hukum.




Takutlah akan persangkaan buruk orang orang mukmin karena sesungguhnya Allah Ta'alla menjadikan kebeneran pada lidah mereka.




Sisa umur seorang mukmin tidak ada harganya, dia akan memperoleh dwngannya apa yang terlewatkan darinya dan menghidupkan yang telah di matikannya.




Kemuliaan seorang mukmin adalah keridak butuhannya kepada manusia.



__ADS_1


__ADS_2