Tanyalah Aku Sebelum Kau Kehilangan Aku

Tanyalah Aku Sebelum Kau Kehilangan Aku
Musyawarah, dusta, kezaliman, tamak, menggunjing dll


__ADS_3

Musyawarah




Musyawarah adalah ketenangan bagimu dan kelelahan bagi orang lain.




Tidak ada penolong yang seperti musyawarah.




Tidak akan mendapatkan kebenaran orang yang meninggalkan musyawarah.




Nasihatilah setiap orang yang meminta pendapat ( kepadamu ), dan jangan lah engkau meminta pendapat ( konsultan ) kecuali kepada seorang penasihat yang bijak.




Janganlah engkau melibatkan seorang yang bakhil dalam musyawarahmu karena dia akan menggagalkan aktivitasmu, tidak pula seorang penakut karena dia akan menakut nakuti apa yang tidak kautakuti, dan tidak pula orang yang tamak karena dia akan menjanjikan kepadamu apa yang tidak di harapkan, sesungguhnya kepenakutan, kebakhilan, dan ketamakan adalah  watak yang satu, yang  ke semuanya di satukan oleh prasangka yang buruk kepada Allah.




Imam 'Ali a.s pernah berkata kepada 'Abdullah bin 'abbas r.a. yang ketika itu dia memberikan saran kepada imam 'Ali a.s., namun imam tidak menyetujui sarannya, "engkau berhak memberikan saran kepadaku, dan aku pun mempertimbangkan saranmu itu. Akan tetapi, jika aku tidak menyetujui saranmu ini, maka turutilah aku."




Jika musuhmu meminta nasihat kepadamu, maka berilah dia nasihat dengan sepenuh hatimu ( tulus ). Sebab, dengan berkonsultasinya dia kepadamu, berarti dia telah keluar dari permusuhan denganmu dan telah masuk ke dalam kecintaan kepadamu.




Jika engkau ingin mengetahui watak seseorang, maka ajaklah dia bertukar pikiran denganmu. Sebab, dengan bertukar pikiran itu, engkau akan mengetahui kadar keadilan dan ketidakadilannya, kebaikan dan keburukannya.




Jika engkau membutuhkan musyawarah dalam suatu perkara yang terjadi padamu, maka prioritaskan terlebih dahulu kepada orang orang yang muda usia karena mereka ini lebih tajam pikirannya dan lebih cepat intuisinya. Kemudia  kembalilah pendapat mereka ini kepada pendapat orang orang dewasa dan orang orang tua agar mereka memberikan komentar dan memilihkan yang baik. Sebab, mereka ini lebih banyak pengalamannya.




SIFAT SIFAT YANG TERCELA


DUSTA




Kejujuran adalah kemulian, sedangkan dusta adalah kehinaan. Barang siapa yang di kenal sebagai orang jujur, maka di percayai dustanya ; dan barang siapa yang di kenal sebagai pendusta, maka kejujurannya tidak di percaya.




Dusta adalah kehinaan.




Tinggalkan lah dusta demi kemuliaan, jika engkau tidak mau meninggalkannya karena dosa.




Janganlah engkau sekali kali bersahabat dengan seorang pendusta karena sesungguhnya dia mendekatkan bagimu yang jauh dan menjauhkan bagimu yang dekat.




Dua perkara yang tidak pernah terlepas dari dusta, yaitu : banyak berjanji dan kuat berdalih.




Tidak ada wibaba bagi pembohong.




Kesengsaraan yang paling besar adalah janji seorang pendusta kepada seorang yang tamak.




Kesalahan ( dosa ) yang paling besar di sisi Allah adalah lidah yang pendusta. Orang yang berkata dengan kalimat dusta dan orang yang mengulurkan talinya sama dalam dosa.




Aku tidak pernah berdusta dan aku tidaklah tersesat, dan aku tidak dapat di sesatkan.




Jauhilah dusta karena ia menjauhkan iman. Orang yang jujur berada di tepi keselamatan dan kemuliaan, sedangkan orang yang pendusta berada di tepi kebinasaan dan kehinaan.




Kedengkian kepada orang yang telah meninggal semakin berkurang, namun kedustaan atasnya bertambah.




Janganlah engkau melihat siapa yang mengatakan, tetapi lihatlah apa yang di katakan.

__ADS_1




Barang siapa yang telah kehilangan ke utamaan kejujuran dalam pembicaraanya, maka dia telah kehilangan akhlaknya yang termulia.




KEZALIMAN




Kezaliman terhadap orang lemah adalah kezaliman yang paling keji.




Kezaliman adalah akhir masa kekuasaan raja.




Kezaliman yang paling tercela adalah ketika sedang berada dalam kekuasaan.




Seburuk buruk bekal untuk hari kebangkitan adalah permusuhan terhadap hamba hamba Allah.




Kezaliman bagi manusia mempunyai tiga tanda, yaitu : menzalimi kepada yang ada di atasnya dengan kemaksiatan, kepada orang yang ada di bawahnya dengan penguasaan, dan mendukung orang orang yang zalim.




Orang yang paling tercela adalah yang memfitnah orang yang lemah di hadapan penguasa yang zalim.




Bagi orang yang zalim itu besok ( pada hari kiamat ) ada ( bekas ) gigitan di tangannya.




Tidak ada kemenangan bersama kezaliman.




Janganlah berbuat zalim, sebagaimana engkau tidak ingin di zalimi.






TAMAK




Ketamakan adalah budak yang abadi.




Ketamakan tidak akan menghasilkan apa apa.




Ketamakan adalah tanda dari kefakiran.




Kebanyakan perselisihan di timbulkan oleh ketamakan.




Ketamakan adalah penyebab bergelimangnya seseorang dalam perbuatan perbuatan dosa.




Ketamakan mengurangi nilai seseorang dan tidak menambah keberuntungannya.




Ketamakan menghimpun segala keburukan aib.




Ketamakan mengharamkan ( pelakunya dari kebaikan), sedangkan pengecut mematikan. Jika kalian tidak yakin, perhatikan lah apa yang engkau lihat dan yang engkau dengar, apakah yang terbunuh dalam peperangan kebanyakannya yang maju ( dalam medan perang ) ataukah yang melarikan diri darinya ? Dan perhatikan pula orang yang meminta dengan baik dan menunjukkan penghormatan, apakah dia lebih berhak mendapatkan kemurahan hari dari dirimu, ataukah yang meminta dengan baik kerakusan dan ketamakan ?




Balaslah ketamakan dengan qana'ah ( merasa puas dengan rezeki Allah yang di karuniakan nya kepadanya ), sebagaimana engkau membalas musuh dengan kisas ( pembalasan yang sepadan ).




Banyak sekali harapan yang mengecewakan, dan ketamakan yang mendustakan.

__ADS_1




Jauhilah olehmu kendaraan ketamakan yang mengguncangkanmu.




MENGGUNJING




Menggunjing adalah ladang orang orang tercela.




Orang yang mendengarkan gunjingan termasuk salah satu di antara orang orang yang menggunjing itu.




Menggunjing adalah usaha orang yang lemah.




Gunjingan adalah celaan batiniah.




Barang siapa yang melihat aib dirinya sendiri, maka dia tidak akan mengurusi orang orang lain.




Beruntunglah orang yang di sibukkan oleh aib dirinya sendiri dari pada mengurusi orang orang banyak.




Wahai hamba Allah. Janganlah engkau tergesa gesa mencela seseorang karena dosanya, karena barang kali dosa orang itu di ampuni. Dan jangan lah engkau merasa aman atas dirimu karena dosa kecil yang telah engkau lakukan karena barang kali engkau akan di azab karenanya. Oleh karena itu, siapa saja di antara kalian yang mengetahui aib orang lain, hendaklah dia menahan dirinya sendiri. Dan hendaklah di menyibukkan diri dengan bersyukur atas kesehatan yang di karuniakannya kepada dirinya, sementara orang lain di uji dengannya ( penyakit ).




Tukang fitnah adalah anak panah yang membunuh.




Tukang fitnah adalah jembatan kejahatan.




KEMARAHAN DANG KEDUNGUAN




Permulaan marah adalah kegelaan, sedangkan akhirnya adalah penyesalan.




Janganalah kemarahan mendorongmu berbuat dosa karena ia hanya menyembuhkan kemarahanmu, sementara engkau telah menjadikan agamamu sakit.




Hati hatilah terhadap kemarahan dari apa yang mendorongmu padanya karena sesungguhnya ia mematikan aktivitas berpikir dan menghalangi pembuktian.




Sedikit marah sudah terlalu banyak dalam menyusahkan jiwa dan akal.




Kemarahan mengobarkan dendam yang terdalam.




Tidak akan berjalan kemuliaan marah dengan kehinaan meminta maaf.




Janganlah memutuskan hukuman ketika engkau dalam keadaan marah.




Sisakan lah untuk ridhamu dari kemarahanmu; dan jika engkau terbang, hinggaplah di tempat yang dekat.




Kemarahan orang bijak terletak pada perbuatannya, sedangkan kemarahan orang jahil pada ucapannya.




Lidah orang bijak di belakang hatinya, sedangkan hati orang dungu di belakang lidahnya.



__ADS_1


__ADS_2