
1.Imam 'Ali a.s setelah mengerjakan shalat malam, biasa mengucapkan doa ini:
Aku bersaksi bahwa langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduannya adalah tanda tanda yang menunjukkan kepadamu.
Semua bukti ithu bersaksi atas apa yang telah engkau serukan kepada.segala hal yang menunjukan tentang dirimu adalah hujah dan dia bersaksi kepadamu dengan sifat ketuhanamu.
Aku berlindung kepadamu dari mengisyaratkan dengan hati,lisan,atau tangan kepada selainmu.Tidak ada tuhan kecuali engkau,ALLAH Yang Mahaesa, mahatunggal,dan mahakekal.dan kepadamulah kami berserah diri.
2.Maukah kalian aku tunjukkan pada buah surga?ia adalah (kalimat), la ilaha illallah (tidak ada tuhan kecuali allah), dengan syarat ikhlas.
3.Pokok agama adalah makrifat tentang Allah.Kesempurnaan makrifat tentangnya adalah dengan tashdiq (membenarkan)terhadapnya. kesempurnaan tashdiq terhadapnya adalah dengan tauhid kepadanya.Dan kesempurnaan tauhid kepadanya adalah dengan ikhlas kepadanya.barangsiapa yang melekatkan suatu sifat kepadanya, berarti dia telah menyertakan sesuatu kepadanya dan barang siapa yang menyertakan sesuatu dengannya, maka dia telah menduakannya. Barang siapa yang menduakannya, maka dia telah memilah-milahkan(Zat)nya.Barangsiapa yang memilah-milahnya,maka sesungguhnya dia tidak mengenalnya. Barang siapa yang tidak mengenalnya,maka dia akan melakukan penunjukan kepadanya. Barang siapa yang melakukan penunjukan kepadanya,maka dia telah membuat batasan tentangnya.Dan barangsiapa yang membuat batasan tentangnya,sesungguhnya dia telah menganggapnya berbilang.
4.Dia tidak beranak,maka tiadalah Dia di lahirkan ; dan tiada pula dia diperanakan, maka tiadalah Dia menjadi terbatas. Sungguh, MahaAgung Dia untuk mempuyai anak dan mahasuci baginya untuk menyentuh wanita.
5.Dia tidak di peranakkan, Mahasuci dia, maka tiada sekutu baginya dalam keagungan; tidak pula Dia beranak, maka tiadalah Dia di warisi. Segala puji bagi Allah ya "ada" sebelum adanya kursi atau arsy, lagit atau bumi,jin atau manusia. Dia tidak dapat di capai dengan iderawi, dan tiadak dapat pula dibandingkan dengan manusia. Dia satu tidak dengan bilangan, kekal tidak dengan masa, dan berdiri tidak dengan penyanggah.
6.segala puji bagi Allah yang keadaannya yqng satu tidak mendahului keadaanya yang lain. Maka tiadalah Dia menjadi yang awal sebelum Dia menjadi yang akhir,atau yang zhahir sebelum dia menjadi yang batin. SegalA sesuatu yang di namakan wahdah(satu) selain dia adalah sedikit. Semua yang mulia selain dia adalah hina. Dan semua yang kuat selain dia adalah lemah.
Dan aku bersaksi bahwanya tidak ada tuhan kecuali ALLAH yang mahaesa, tiada sekutu baginya. Dia mahaawal yang tidak ada baginya. Tidak ada sekutu baginya yang membantunya dalam menciptakan perkara perkara yang menakjubkan. Semua penciptaannya terjadi dengan perintahnya dan tunduk pada ketaatannya serta menyambut pada seruannya.
Pernah imam 'ali a.s mendengar seseorang mengatakan,"inna lillahi wa inna ilaihi raji'un(sesungguhnya kita adalah milik ALLAH dan kepadanya lah kita kembali)," maka imam 'ali a.s berkata, "sesungguhnya perkataan kita 'inna lillahi (sesungguhnya kita adalah milik ALLAH).' adalah pengakuan atas diri kita dengan 'kepunyaan' (milik ALLAH), sedangkan ucapan kita, dengan, inna ilaihi raji'un(kepadanyalah kita kembali).'adalah pengakuan atas diri kita dengan kematian."
__ADS_1
Wahai Tuhanku,sebagaimana Engkau telah menjaga wajahku dari sujud kepada selainmu,maka jagalah wajahku dari meminta kepada selainmu.
Wahai Tuhanku,xukuplah bagiku kebanggaan bahwasanya Engkau menjadi Tuhan bagiku,dan cukuplah kemuliaan bagiku bahwasanya aku menjadi hamba bagimu. Sesungguhnya Engkau seperti yang kuinginkan,maka jadikanlah aku seperti yang engkau inginkan.
(ALLAH) yang sifatnya tidak terbatasi oleh batasa tertentu,tidak dapat tergambarkan oleh ungkapan kata,tidak terikat oleh waktu, dan tidak ada waktu yang menyudahinya.dan kesempurnaan keikhlasan kepadanya adalah dengan menafikan segala sifat darinya, sebab,setiap sifat adalah berlainan dengan yang disifati,dan setiap yang di sifati bukanlah persamaan dari sifat yang menyertainya maka, barangsiapa yang melekatkan suatu sifat kepadanya,berarti doa telah menyertakan sesuatu dengannya.
Dialah ALLAH Yang Maha Benar lagi yang menjelaskan (segala sesuatu menurut hakikat yang sebenernya), yang lebih benar dan lebih jelas daripada yang dilihat oleh mata. Dia tidak dapag di capai oleh akal dengan pembatasan,maka tiadalah dia tidak dapat di samakan (dengan sesuatu). Tidak pula dia di timpa oleh waham dengan perkiraan, maka Dia tidak dapat diserupakan. Tidak ada dalam keawalannya permulaan,dan tidak ada dalam keazaliannya kesudahan (kesirnaan). Dialah yang awal dan senantiasa awal ( tidak berubah keadaannya),dan Dia mahakekal tanpa ada batas waktu (kematian). Dahi-dahi bersujud kepadanya dan bibir-bibir pun mentauhidkannya. Dia membatasi segala sesuatu saat penciptaannya,yang menjadi penjelas bagi kesamaannya.
__ADS_1
Dia (ALLAH) tidak akan dapat di capai oleh penglihatan mata,tetapi hati yang penuh dengan hakikta keimanan sajalah yang dapat mencapainya. Dia dekat dari segala hal tanpa sentuhan. Jauh tanpa ada jarak, berpikir tanpa perlu berpikir swbelumnya. Berkehendak tanpa keinginan. Berbuat tanpa memerlukan tangan. Lembut namun tidak tersembunyi, besar namun tidak kasar. Maha melihat namun tidak bersifat inderawi. Dan maha penyayang namun tidak bersifat lunak.
4.Ya ALLAH, Engkalah pemilik sifat yang bagus dan perhitungan yang banyak. Jika engkau di harapkan, maka engkau adalah sebaik baik yang di harapkan. Dan jika engkau di mintai (sesuatu permohonan), maka Engkau adalah sebaik baik yang diminta.
Mahasuci ALLAH yang tidak dapat di capai oleh angan angan yang jauh,dan tidak dapat pula diraih oleh dugaan orang yang tajam pikirannya. Dialah yang awal yang tidak ada batasnya akhir baginya; dan tidak ada akhir baginya, maka dia tidak akan sirna.
Dia (ALLAH) tidak pernah di lalui oleh masa, maka keadaannya tidak pernah berbeda. Tidak pula dia berada dalam suatu tempat yang mengharuskannya berpindah tempat. Dia maha mengetahui(segala) rahasia yang ada dalam hati yang tersembunyi,bisikan orang-orang yang berbisik-bisik,dan kecenderungan seseorang dalam hatinya.
7.sesungguhnya ALLAH SWT tidak tersembunyi padanya apa yang di perbuat oleh hamba hambanya pada waktu malam mereka dan siang hari mereka. Dia maha lembut lagi maha mengetahui dan dia benar-benar meliputi segala sesuatu. Anggota-Anggota tubuhmu adalah saksi-saksinya dan tentara-tentaranya, Hati kalian adalah matanya, dan kesendirian kalian adalah pandangannya.
8.Segala puji bagi ALLAH yang awal,yang tidak ada sesuatu pun sebelumnya,: yang akhir, yang tidak sesuatu pun setelahnya,: yang zhahir, yang tidak ada sesuatu pun di atasnya: dan yang batin, yang tidak ada sesuatu pun di bawahnya. Ilmunya menembus segala tirai batin kegaiban dan meliputi segala kesamaran rahasia.
__ADS_1