Teen, Izinkan Aku Mencintai Mu

Teen, Izinkan Aku Mencintai Mu
HUT RI 6


__ADS_3

Esok harinya sebuah mobil jeputan pun datang.


Teddy Riansyah dan ibundanya langsung naik ke mobil jeputan khusus atlet tersebut.


Mobil kemudian melaju ke bilangan Taman mini. Dimana padepokan Pencak Silat itu berada.


Disana telah ramai meski hari masih pagi. Karena memang pada hari itu adalah jadwal pelepasan para Atlet yg akan bertnding di kejuaraan tingkat Dunia.


Umumnya para atlet tersebut diantar oleh keluarganya .Termasuk juga dengan Teddy Riansyah.


Nyaknya sangat senang dengan prestasi putranya tersebut. Dimana para orang tua sibuk dengan anaknya yg memilki banyak masalah dari yg ketergantungan obat -obatan sampai pada prilaku yg menyimpang lainnya.


Anak semata wayang nya malah memiliki prestasi yg cukup membanggakan ,.yaitu menjadi salah satu utusan ke Negeri sebelah guna memgharumkan nama bangsa.


Pada acara pelepasan itu,.. padepokan tersebut dihadiri oleh para tamu undangan termasuk dari kalangan pejabat.


Nampaklah Letnan Jendral pur. Prabowo Subianto,.selaku Ketua umum IPSi, duduk di deretan kursi tamu kehormatan.


Pada jam sepuluh pas,. acara pun dimulai. Dalam acara pelepasan kali ini,..sang Ketua umum menekan kan sikap menjunjung tinggi Sportivitas dan nama baik bangsa.


Karena pada dasarnya para atlet adalah duta dari bangsa ini,.jadi segala sikap dan tindak tanduk nya akan mwncerminkan dari mana dirinya berasal.


Pada jam dua belas kurang seperemapat acara temu ramah sekaligus pelepasan para Atlet tersebut selesai.


Diantara para tamu kemudian kembali ke rumah masing -masing dengan meninggalkan anggota keluarga nya yg akan berangkat, tidak terkecuali ibunda dari Teddy Riansyah.


Sebelum kembali ibunda dari Teddy masih sempat berpesan,.


" Tong,..jaga dirimu,..ingat,..babe Loe itu adalah jawara tiada lawan,..karna apa,..karena sikap pantang menyerah,.. tetap semangat,..Tong,.." ucap ibu Teddy Riansyah.


" Iya,..Nyak,..doakan anakmu ini berhasil Nyak,.." balas Teddy Riansyah.


Sambil memeluk ibunya,..ada airmata di sudut mata orang tua itu melihat anaknya yg akan berjuang.


" Doa,.. Nyak Loe,..akan tetap menyertaimu dunia,..akhirat,..tong,.." balas nya.


Seraya melepaskan pelukan nya,.. perempuan itu mencium anak nya itu.


Kemudian Ibunda Teddy Riansyah pun keluar ruangan dan menuju mobil jeputan.


Sedangkan Teddy Riansyah bergabung dengan para atlet yg lain. Mereka melaksanakan briefing dengan para official dan pelatih. Karena selain besok mereka harus berangkat,.hari itu juga sang ketua umum akan memberitahukan besaran bonus dan hadiah bagi para atlet yg berhasil menyabet medali.


Bapak Prabowo Subianto dengan di temani oleh para pengurus IPSi kemudian berada dalam sebuah ruangan guna memberikan setidak nya motivasi agar para atlet dapat menampilkan kemampuan terbaiknya.


Di ruangan yg hanya dihadiri oleh para atlet dan official itu,..Sang ketua umum menyebutkan bahwa dalam pertandingan kali ini,.pemerintah akan memgeluarkan bonus sampai dua ratus juta bagi pemegang medali emas sedangkan untuk perak dan perunggu sebesar seratus dan limapuluh juta.


Selain itu ,.bagi siapa saja yg meraih medali akan di berikan bea siswa untuk yg masih belajar,sedangkan yg sudah tidak belajar lagi akan di upayakan sebagai aparatur sipil negara,. utama nya untuk medali emas.


Agak lama sang Ketua umum itu memberikan motivasi bagi para atletnya itu,..sehingga hampir sore barulah selesai.


Sementara di siang itu,..di sekolah SMA yg dimana Teddy Riansyah bersekolah,. sedang mengadakan rapat Osis ,.untuk membahas perayaan tujuh belas agustus yg tinggal sepekan lagi.

__ADS_1


Dan kali ini yg memimpin rapat adalah Si Tommy,..selaku pengganti dari Teddy Riansyah yg sedang pergi itu.


Ketua Osis yg baru tersebut,..cukup lama menunggu para pengurus Osis yg lainnya.


Namun sampai bel istrahat kedua berbunyi tidak ada satupun pengurus Osis yg hadir terutamanya dari anak IPA.


" Ronn,..bagaimana ini,.. mengapa para pengurus Osis dari anak IPA tidak ada yg hadir,." tanya Si Tommy pada temannya.


" Gua kagak tahu,..Tomm,.." sahut Si Ronny.


" Jadi apa gunanya kita kumpul disini jika para pengurus yg lain tidak hadir,!??" seru Si Tommy lagi.


" Tomm,..sebaeknya Loe suruh aja si Daniel untuk ngedatangin mereka itu di kelas,.!" suruh si Bella kepada ketua Osis sementara itu.


" Baiklah,. Bell,..jika mereka tidak mau datang ,.apa yg kudu harus dilakukan,..?" tanya Si Tommy lagi.


Sementara itu Bella Indri segera menjawabnya,..


" Kalo mereka kagak mo datang tanpa alasan yg jelas,..sebaeknya masalah ini kita laporkan saja kepada Bapak Kepala Sekolah,.." jawabnya


" Gua setuju usul,.Loe itu Bell,..anak -anak IPA ini mesti di kasih pelajaran,. agar mereka tidak melakukan pemboikotan lagi,.." ungkap si Ronny.


" Yupz,.. tampaknya mereka kurang senang atas kemenangan Loe itu kemaren,..Tomm,..dan kali ini mereka ingin memboikot rapat Osis ini,." sahut si Bella Indri.


" Baiklah gua akan laporin hal ini kepada Bapak Karyadi jika mereka tidak mau datang lagi ke rapat Osis ini,." seru Tommy.


Anak itu sampai memukul meja karena geramnya atas sikap anak -anak IPA itu.


Daniel dengan Gercep langsung berangkat,ia langsung menuju kelas XI IPA satu dimana di dalam kelas itu dua orang adalah pengurus Osis.yaitu Siska Prananti dan Meysari Rahmi.


Langsung saja Daniel masuk ke dalam kelas ,..tetapi ia tidak menjumpai kedua orang itu,. yg ada di dalam kelas hanya Hasteen Dona saja.


" Oh,. iya,..Teen,.kemana si Siska dan si Mey,..?" tanya Daniel.


Hasteen Dona menjawab,


" Sepertinya mereka sedang berada di kantin,. memangnya ada perlu apa dengan mereka ,?" tanya Hasteen Dona


" Ahh,.. masak Loe kagak tahu,..Teen,..hari ini ada Rapat Osis,..mengapa mereka semua tidak pada hadir,..?" tanya Daniel.


Sambil menggelengkan kepalanya Hasteen Dona menjawab,..


" Hasteen,..tidak tahu,..jika hari ini ada Rapat Osis,.." balas nya.


" Udah ya..:Teen,..gua mau nyamperin mereka di kantin,." ucap Daniel.


Ia langsung meninggalkan kelas XI IPA satu itu. Dan langsung menuju ke kantin.


Setelah kepergian Daniel,.. Hasteen Dona di datangi oleh Mike Evans.


" Hi,.. Teen,.." sapa Si Mike.

__ADS_1


" Hi,..." balas Hasteen Dona.


" Ehh,..Teen,.. ngapain si Daniel itu,?" tanya si Mike lagi.


" Sedang nyari,..si Siska dan Si Mey,.." jawab Hasteen.


" Ngapain tuh anak ,. nyari Si Siska dan Si Mey,..?" tanya si Mike penasaran.


" Katanya sih,..hari ini ada rapat OSIS,..akan tetapj kedua pengurus Osis itu tidak datang,..". jelas Hasteen Dona.


" Bagus,...memang OSIS ini harus di boikot,..agar mereka tidak semena -mena,..menentukan keputusan,.." seru Mike Evans.


Terlihat di wajah nya ada kegembiraan mendengar berita tersebut.


" Oh,..iya,..Teen,..nanti malam kita jalan yuk,..!" ajak Mike .


" Kemana,..?" tanya Hasteen Dona.


" Terserah Loe,..kemana pun ,..gua pasti oke,.." jawab Mike Evans.


" Bagaimana sih kamu ini Mike,.. ngajak jalan ,..tetapi nggak punya tujuan,.." seru Hasteen Dona.


" Lady first,..Teen,.." ucap Mike Evans.


" Bagaimana kalau kita di rumah saja,.. pasalnya Hasteen lagi ingin belajar,.." jelas Hasteen Dona.


" Ahh,..masak malam minggu kita tinggal di rumah,..belajar itu khusus buat orang miskin,..gak sperti kita -kita ini,..yg sudah kaya sejak lahir,.." ungkap Mike Evans.


Hasteen Dona menatap tajam ke arah Mike Evans,..ia amat tidak senang mendengar ucapan nya itu. Serasa ada sesuatu yg salah dari ucapan nya itu.


" Kamu mengatakan bahwa belajar itu,..hanya untuk orang -orang miskin,..kamu itu Salah Mike,..belajar itu adalah kebutuhan,..dan juga jalan menuju kesuksesan,..dan juga tidak setuju jika ada orang mengatakan bahwa pendidikan itu tidak penting,.. sangat tidak setuju,.." seru Hasteen Dona.


Terlihat gadis itu berang setelah mendengar ucapan dari Mike Evans itu.


" Bukan gitu maksud gua,..Teen,.." jawab Mike Evans.


Nampaknya Si Mike merasa bersalah telah mengatakan bahwa pendidikan itu tidak perlu,.. sedangkan buat Hasteen Dona itu adalah sesuatu yg sangat penting.


" Gini,..ya,..Mike,..Hasteen akan mencoba mengikuti Olympiade dan harus belajar ,.. seperti yg telah dipesankan oleh Ibu Suryani,..agar dapat mengikuti Olympiade kali ini,..jadi sebenar nya Saya males untuk keluar kalau tanpa tujuan yg jelas,.." ungkap Hasteen Dona.


" Ya,.. maaf,..apakah memang belajar mu itu tidak dapat di tunda,..Teen,..bukankah ajang Olympiade itu masih lama lagi,..?" tanya Mike Evans.


" Gak bisa,..Mike,..karena jika kita ingin sukses dan mendapatkan hasil yg maksimal harus segera di mulai dari sekarang ,..tidak bisa di tunda -tunda lagi,..Hasteen iri dengan si Teddy,..ia yg tidak terlalu biasa dengan kehidupan yg mewah tetapi telah dapat membanggakan bangsa ini,.. bukan hanya orang tua dan sekolah saja yg terangkat namanya tetapi bangsa ini,..sikap nya itu patut,..untuk di contoh,.." kata Hasteen Dona.


" Iya,..kalau menang,..kalau kalah ,.Ya,..sama saja Teen,..tidak akan ada orang yg menghargainya,.." balas Mike Evans.


" Menang atau kalah yg jelas ia telah berusaha di usia semuda ini,..kalau kita ,..apa yg telah kita lakukan,..hanya hura -hura saja,.." jawab Hasteen Dona.


Ia keluar dari dalam kelas itu.


" Loe mau kemana,..Teen,.?" tanya si Mike.

__ADS_1


" Mau ke Toilet,.." jawab nya pendek


__ADS_2