Teen, Izinkan Aku Mencintai Mu

Teen, Izinkan Aku Mencintai Mu
HUT RI 10.


__ADS_3

Esok harinya,..disaat suasana masih dalam keadaan dingin.


Seperti biasa keluarga Hasteen Dona melakukan jogging.


" Napa,..wajah mu terlihat senang begitu,..nenk geulis,..?" tanya si Mami.


" Kumaha si Mami,.tee,.. Hasteen lagi jogging kayak gini,.di katakan sedang senang,..memang hati Hasteen lagi senang,.. karena apa,..?" tanya Hasteen Dona.


" Karena si Mike telah nembak nenk geulis,..!" jawab si Mami.


" Ahh,..si Mami,..Hasteen merasa senang,..karena hari ini hari libur,..serasa pikiran Hasteen bebas dari kepenatan belajar selama sepekan ini,.." jawab Hasteen Dona ngeles.


Padahal dalam hati gadis yg sedang tumbuh mekar laksana kembang di taman itu membenarkan ucapan dari maminya itu.


Hatinya sedang berbunga -bunga setelah tadi malam si Mike menembaknya. Anak itu telah mengungkapkan perasaan nya terhadap dirinya.


Dan Ia pun menerima nya,..itulah yg membuat hatinya sangat senang.


" Kamu jangan ngeles deh,..Nenk Geulis,..bukankah tadi malam bersama dengan si Mike,..kumaha konser nya,..ramai atuhh,..?" tanya si Mami.


" Hasteen dan si Mike nggak jadi nonton konsernya,,!" jawab si Hasteen lagi.


" Kumaha,..kenapa,..?,...apa sebabnya,.?" cecar Si Mami.


" Si Mami sudah kayak wartawan saja nanya nya,." jawab Hasteen Dona.


" Iya,.. kenapa gagal,..bellissima,..?" tanya si Papi turut nimbrung.


" Tadi malam itu kami tidak di perbolehkan masuk,.ternyata di dalam sudah penuh,..padat terisi,..bahkan sampai ada yg pingsan,.." jelas Hasteen Dona.


" Pingsan,..?" tanya kedua orang tuanya itu.


" Iya,..Pi,..Mi,..bahkan polisi sampai harus datang kesitu,.." jawab Hasteen Dona.


" Syukurlah kalian berdua nggak jadi masuk,..kalau tidak entah apa yg akan terjadi,..!" seru si Mami.


" Why,..panitia nya tidak profesional ,..Ya,.." kata Si Papi.


Sedang Hasteen Dona pun diam,. mereka berdua tidak mendapatkan jawaban nya.


Sementara itu Micahel Evans yg terbangun ketika matahari telah pun tinggi,.ia melihat jam di Hapenya menunjukkan pukul sepuluh.


Hehhh,..Lima panggilan dari si Alex,..*******,..gak tau apa,..gua masih tidur,..berkata dalam hati si Mike.


Ia pun mengangkat hapenya dan nampak sedang menghubungi balik.


" Hallo ada,..Loe nelpon gua,..?" tanyanya.


" Loe kan udah janji akan bayar hari ini,..jangan kata Loe akan tidak bayar,..ntar loe akan berurusan dengan gue,.." terdengar jawaban di seberang telepon.


" Ya,..ya,.gua akan bayar tapi separoh saja,..gimana,..?" tanya si Mike lagi.


" Kagak bisa ,.. Loe harus bayar penuh kalau tidak Loe tidak akan terima barang dari Gue,..lagi.." jawab si Alex.


" Baik,..baik..entar sore gua transfer,.." jawab Si Mike.


" Gua tunggu,..jika sampai pukul enam kagak juga ada ,..gua akan buat perhitungan dengan loe,.. Mike,.." seru si Alex.


" Iya,..iya,..gua pasti transfer,.." balas si Mike.


Anak itu kemudian menutup ponselnya.

__ADS_1


Ia keluar kamarnya dan menuju belakang.


Disana si Mike di tepi kolam renang. Ia nampak menyeruput minuman yg telah di sediakan oleh Art nya.


Kembali Si Mike memainkan lagi hapenya,..kali ini ia sedang bermain game dan sebentar kemudian,..


Hapenya berbunyi lagi.


" Hei,..ada apa Dimm,..?" tanya si Mike.


" Loe tau kagak,..?" kata si penelepon itu.


" Apanya yg tau apanya yg kagak,.. Loe ngomong gak jelas gitu,..Dimm,..!" seru si Mike.


Ternyata yg menelepon itu adalah teman sekelasnya Dimas Harie.


" Gini Mike,..ternyata si Siska dan si Mey telah berkhianat,.. mereka mendukung si Tommy sebagai pelaksana ketua Osis dan ikut rapat Osis,." kata si Dimas Harie.


" Loe,..ada buktinya Dimm,..?" tanya si Mike.


" Kalo loe kagak percaya ,.. Loe boleh tanya langsung ama si Siska secara,..ia kan naksir Loe,..tentu ia akan jujur berkata kepadamu,.." terang Dimas Harie.


" Ahh,.gua kan emang ganteng sejak lahir tentu cewek -cewek semua akan naksir sama gua,.. tetapi yg ada dihati tetep Hasteen,..." jawab si Mike.


" Loe,..lebay Mike,..apakah loe udah nembak si Hasteen,..jangan -jangan Loe ngimpi di siang hari,.." sahut Dimas di seberang sana.


" Loe kira kayak Loe,..Dimm,.gua kan Gercep,..sebelum ada yg ngedahului,..gua udah nembak si Hasteen,.." jawab si Mike.


" Emang Loe,..ya,..Mike,....bucin,.." seru Dimas lagi.


" Gak peduli gua,.. Loe mau kata bucin,..yg penting,..Si Hasteen sudah di tangan gua,..ehh Loe jangan lupa tugas loe ngegagalin semua rencana si Tommy itu,..jangan sampai anak -anak IPS itu naik lagi namanya dimata Kepala Sekolah,.." terang si Mike.


" Siiip,..beres,.. Loe tenang aja,..Mike,.." balas Dimas.


Ia ingin melepaskn semua kepenatan di hatinya.


Sementara itu si Tommy segera mengumpulkan teman -teman nya untuk membahas acara apa saja yg akan di lakukan saat Hut Ri kali.


Ia dan beberapa temannya yg sedang asyik bermain skate board itu tengah istrahat ketika matahari naik di atas kepala.


" Jadi,..Ronn..kalo menurut Loe,..kegiatan apa saja yg akan kita buat pada perayaan tujuh belasan kali ini,..?" tanyanya kepada si Ronny.


" Kalo menurut gua,..sebaiknya kita ngadain perayaan yg seperti biasa saja,..Tomm,..mengingat kali ini tampaknya kita tidak mendapatakan dukungan dari anak -anak IPA,.!" jawab si Ronny.


" Bener itu Tomm,..berhubung kali ini si Teddy pun kagak ada di sekolahan lebih baik kita buat acara seperti biasa saja,..dan mungkin mulai besok udah dapat di mulai,.." kata Daniel.


Sambil memainkan papan skateboard nya di tangan Daniel ikut nimbrung dalam percakapan itu.


" Gimana dengan perlombaan skate board kali ini: apakah dapat kita agenda kan untuk masuk dalam perlombaan,..?" tanya Si Tommy.


" Gua kira dapat ,..Tomm,..secara anak -anak IPA pun banyak orang yg maen skateboard,.." jawab Ronny.


" Bagus itu Tomm,..jika loe ngebutuhin seorang juri,..atau tim penilai gua dapat menghubungi temen gua,..agar dapat jadi dewan juri di sekolah Loe,.." ungkap Arian.


Anak yg sebaya dengan Tommy itu bukan teman satu sekolahan dengan ketiga orang itu,..namun karena kesamaan hobby,..mereka berteman.


" Baiklah,..Yann,..jika emang nanti gua butuhin,.akan gua telpon,..berapa kira -kira kami harus bayar,..?" tanya si Tommy.


" Tenang,..Tomm,..kali ini biar gua yg bayarin ,..yg penting ,..olahraga kita ini dapat semakin mendapat perhatian dari pihak sekolahan,..mudah -mudahan kita dapat sebagai pelopornya,.." jawab Arian.


" Ehh ,..Tomm,..loe udah pernah ngehubungi si Teddy,.?" tanya Si Ronny.

__ADS_1


" Udah,..Ronn,..tadi malam gua ngehubungi ,..namun karena si Teddy saat itu akan istrahat,..hanya sebentar aja gua ngomong nya ,.." jawab si Tommy.


" Gimana kabarnya, .Tomm,..kapan ia mulai bertanding,..?" tanya si Daniel.


" Entahlah ,..gua kagak sempat nanya,..gua hanya membe keterangan tentang sekolahan kita,..itu saja ,..kalo Loe berdua mau tahu,..coba deh hubungi ,..kali -kali ia mau menjawab nya,.." kata S Tommy.


" Loe Ronn,..cepat hubungi si Teddy,..kali ia mau nerima telpon Loe,.." ujar Si Daniel.


" Kalo loe yg ngehubungi kenapa,..?" tanya si Ronny.


" Paketan gua habis,..Ronn,.." sahut si Daniel pendek.


" Memang nya kemana si Teddy,..Tom,..?" tanya Arian.


" Temen kami yg satu ini emang eksklusif Yann,..ia saat ini tengah bersiap bertarung dalam kompetisi kejuaraan pencak silat,..tingkat dunia,.." jelas si Tommy.


" Hebat ya,..si Teddy itu,.emang dirinya tidak terlalu ingin menonjolkan diri akan tetapi prestasi nya luar biasa,.." seru Arian.


" Ya,..temen kami yg satu itu memang sulit untuk di imbangi,..bahkan ketika gua ngegantiin posisinya sebagai ketua Osis saja,.gua udah kelabakan,..tetapi kalo sama si Teddy kagak ada yg berani,.." jelas si Tommy.


" Gimana ,..Ronn.,udah nyambung,..?" tanya Si Daniel.


" Udah,..tetapi belum diangkat,.." jawab si Ronny.


Dan tidak lama kemudian ponsel yg ada di tangan si Ronny itu menyala dan dapat melihat gambar wajah dari teman mereka ,..Si Teddy.


" Ada apa loe ngeVisi gua,..Ronn,..?" tanya si Teddy.


" Ehh,..ini Tedd,..kami kan lagi ngumpul di tempat biasa,..jadi kami ingin tahu keadaan loe,.. Gimana sehat,..?" tanya si Ronny.


" Sehat,..Ronn,.loe sama siapa,..?" tanya si Teddy.


" Banyak ,..Ini ada,..Si Daniel," ucap si Ronny.


Sambil mengarahkan kamera ponsel nya itu ke wajah teman nya itu.


Sementara itu sang teman dengan gaya saranghe tersenyum kepada Teddy Riansyah yg masih tetap VC an dengan mereka.


Kemudian berturut -turut Ronny mengarahkan ponselnya itu kepada semua orang yg berada di tempat Itu,.tempat ngumpul para skaters.


Adalah si Tommy kemudian yg mmegang ponsel itu,.ia mengambilnya dari tangan si Ronny.


Tommy kemudian menanyakan kepada Teddy Riansyah apakah telah tiba di Kuala Lumpur,..tempat dimana pertandingan itu diadakan,..oleh temanya itu dijawab bahwa mereka telah tiba disana saat hari masih pagi dan kini mereka di tempatkan di penginapan para atlet.


Tommy kemudiaan bertanya kepada Teddy Riansyah kapan akan dimulai nya pertandingan,.terutama pertandingan dirinya sendiri.


" Kalau gua Tomm...mungkin akan menjalani pertandingan bertepatan dengan hari tujuh belas agustus,.." jelas Si Teddy.


" Kami kagak bisa liat loe,..bertanding ,..Tedd,.. karena kami akan sangat sibuk pada saat itu,..!" seru si Tommy.


" Tenang,..Tomm ,..kalau menurut jadwal,..gua akan bertanding selepas maghrib,..tentu kalian akan berada di rumah...pada jam segitu,.." sahut si Teddy Riansyah.


" Mudah mudahan,..Tedd,..seluruh acara akan lebih cepat selesainya jadi kami dapat melihat,..jalan pertandingan loe ,.." ungkap Si Tommy.


" Yahh,..doain Gua,..ya,.Breeii,.." ucap si Teddy lagi.


" Tentu,.tentu ,..pasti kami akan ngedoa in,..e .. lOe,..supaya menang dan mengharumkan nama bangsa dan sekolah tercinta kita,.." ucap si Ronny.


Yang telah mengambil ponselnya itu dari tangan si Tommy.


Dan semua yg ada ditempat itu mengucapkan kepada Teddy Riansyah agar mampu memenangkan pertandingan kali ini.

__ADS_1


Cukup lama mereka mengadakan Video Call,.. an dengan sang Ketua Osis,.seorang siswa terbaik yg di miliki oleh sekolah mereka itu.


__ADS_2