
Sedangkan Daniel yg mencari Siska Prananti dan Meysari Rahmi langsung menuju ke kantin.
Disana Daniel menemukan kedua orang itu ditambah lagi Reviana Putri.
" Ehh,..Loe berdua,..jika memang tidak ingin jadi pengurus OSIS lagi jangan kek gini,..caranya ,.." seru Daniel.
" Ehhh,.apa -apaan ini,..datang -datang langsung nyolot,..apa maksud Loe,..?" tanya Siska Prananti.
Dengan nada meninggi Siska Prananti menanyakan hal itu,..lagian ia memang tengah marah terhadap hampir semua pengurus OSIS terutama nya dari anak -anak IPS.
" Hehh,..denger ya,.. Loe berdua jika memang tidak akan datang pada Rapat OSIS hari ini,..jangan salahkan jika kami akan melaporkan hal ini kepada kepala sekolah,.." ucap Daniel.
Memang anak IPS itu juga tengah marah atas sikap kedua pengurus OSIS itu.
" Terserah Loe pada,..jika mau ngelaporin hal ini kepada kepala sekolah,..kami akan senang hati ngenerimanya,..makin bagus agar ada pemilihan Ketua Osis yg baru lagi,.." seru Siska Prananti.
" Ehh,..gak gitu kalee Sis,..nanti kita berdua yg akan disalahkan oleh Pak Kepala Sekolah,.." ucap Meysari Rahmi.
" Disalahkan kenapa,,..Mey,. ?" tanya Siska Prananti.
" Ya jelas disalahkan lah ,. Sis,.. bukankah saat ini kita adalah pengurus Osis,.. sedangkan pemilihan yg kemaren itukan hanya pelaksana tugas selama Teddy Riansyah berangkat ke luar negeri,..jadi,...jika kita memang tidak menghadiri rapat itu,..kita berdua yg salah,..". jelas Meysari Rahmi.
" Biar saja,..agar Bapak Kepala Sekolah tahu,..bahwa pengurus OSIS yg di pimpin oleh si Tommy itu tidak becus," kata Siska Prananti dengan nada meninggi.
" Artinya juga kita tidak becus,..Sis,..bukankah kita masih pengurus nya,.." jelas Meysari Rahmi
" Benar yg dikatakan oleh si Mey,..Sis,.. bukankah kita masih di dalam kepengurusan OSIS,..artinya kita pun tidak benar sebagai pengurus nya,.." sahut Reviana Putri.
" Ahh,..Loe pada ngapa malah ngeroyok gue,..bukankah musuh kita adalah anak -anak dari IPS ini,..termasuk monyet satu ini,.." ucap Siska Prananti marah.
" Loe boleh ngejek Gua,..Sis,..tetapi memang kalau hari ini gagal rapat Osis jangan salahkan jika kelak kamilah yg akan ganti nyerang kalian,.." balas Daniel.
Karena ia merasa tersinggung atas ucapan dari Siska Prananti itu.
" Jadi Loe,..nagncam Dann,.. emangnya gue takut,..!??"" tanya Siska Prananti.
" Terserahlah,..yg jelas kami masih memberikan Kesempatan sekali ini,..jika kalian masih mau datang,..kami tunggu di ruangan Osis,.. sampai jam dua,..jika memang kalian tidak datang kami akan buat perhitungan dengan kalian,.." jelas Daniel.
Ia pun meningglkan kantin itu kembali ke ruangan OSIS.
Setelah kepergian Daniel,..Siska Prananti kemudian bertanya kepada kedua teman nya.
" Loe berdua gimana sih,..bukan ngedukung malah membantu si Daniel itu,." serunya.
" Kami bukan ngedukung mereka tetapi kita memang masih bertanggung jawab atas kepengurusan OSIS ini,..Sis,.." jawab Meysari Rahmi.
" Bener Sis,..sebaikanya kita memang harus datang ke ruangan OSIS itu,.. disana baru kita akan melawan si Tommy itu,.." sahut Reviana Putri.
Siska Prananti diam saja sambil memandang kedua orang itu.
" Baiklah,..jika itu keputusan kalian gue,..setuju ,..kita serang si Tommy itu,.." jawab Siska Prananti.
__ADS_1
" Good,.." sahut kedua temannya itu.
Ketiganya langsung bernagkat menuju ruangan Osis.
Sesampainya disana memang mereka masih ditunggu oleh Tommy selaku ketua Osis pengganti Teddy Riansyah yg lagi pergi.
" Bagus,.. akhirnya kalian bersedia untuk datang,..apakah kita dapat memulai rapat ini,..?" tanya Si Tommy.
" Kami datang kemari tidak untuk melakukan rapat,..akan tetapi kami ingin protes atas kepemimpinan Loe itu,. Tomm,.." seru Siska Prananti dengan marah.
" Oke,..Oke,..Loe pada boleh gak setuju kalo gua sebagai ketua Osis,.. Loe semua boleh marah tapi gak kayak gini caranya,..gua kan emang Wakil ketua Osis,.. dan tugas Wakil ketua Osis adalah menjalankan kepengurusan jika sang ketua be halangan ,..jadi untuk apa Loe semua pilih gua jadi Wakil ketua Osis pada waktu itu,..?" tanya Tommy balik.
Belum pun anak -anak IPA itu menjawab,..Tommy telah berkata lagi,
"Baik.baiklah,.jika Loe pada tidak mau kerjasama sama gua kagak masalah,..akan tetapi kejadian ini akan gua laporkan kepada Bapak Kepala Sekolah,..terserah ia gimana mutusinnya ,..gua gak akan lagi dalam kepengurusan OSIS ini,..dan mungkin seluruh anak IPS tidak akan masuk lagi dalam OSIS ,.. bukan begitu Gaeees,.." terang Tommy.
Reviana Putri yg mendengarkan hal itu jadi terkejut,.. ia tidak menyangka bahwa anak -anak IPS itu tidak akan terlibat lagi dslam Osis.
" Gini aja,..apakah kalian masih bersedia menerima Gua sebagai pengganti si Teddy,..?" tanya Tommy lagi.
Siska Prananti,.. Meysari Rahmi dan juga Reviana Putri terdiam mendengarkan pertanyaan itu. Mereka saling berpandangan .
Apa yg harus mereka jawab,..jika mereka menolak itu artinya Kepengurusan OSIS itu akan di bubarkan,.. sementara tanggal tujuh belas agustus tinggal sepekan lagi.
Seharusnya mereka sudah memulai beberapa perlombaan akan tetapi saat ini perencanaan pun belum.
" Jika memang kalian menolak Gua,..itu artinya Kepengurusan OSIS pada saat inilah yg terburuk yg pernah dimiliki sekolah ini,..karena bubar di tengah jalan akibat sikap mementingkan diri sendiri daripada Osis ini,..mau di taruh mana muka ini,..dalam sejarahnya kita satu -satunya yg gagal menjalankan nya.." ungkap Tommy lagi.
Siska Prananti yg mendapat pertanyaan itu malah terdiam tidak menjawab,.. dirinya masih bimbang,.. bukankah mereka tadi datang ke ruangan OSIS untuk menggagalkan si Tommy sebagai ketua nya mengapa sekarang malah be balik pikirnya.
" Gimana,..Sis,..?" tanya Tommy.
Meysari Rahmi lah yg kemudian menjawab nya,..
" Ya,..kami akan tetap bersedia sebagai pengurus Osis,.." jawab Meysari Rahmi.
" Bagus,.. walaupun agak terlambat tetapi kita masih dapat mengatur jadwal nya,.. sekarang yg terpenting adalah masalah pendanaannya,.." kata Tommy .
" Apakah kita akan menggunakan dana yg sama besarnya seperti waktu melaksanakan Pensi itu,..?" tanya si Tommy lagi.
Walaupun ia masih melihat Siska Prananti belum bersedia sepenuhnya untuk melakukan rapat pada hari itu..tetapi tetap saja Tommy melanjutkan nya.
Dengan dibantu oleh anak -anak IPS yg menjadi pengurus OSIS akhirnya rapat Osis hari itu berjalan dan berhasil memutuskan beberapa keputusan termasuk masalah dana dan acara apa saja yg akan ditampilkan.
Sedsngkan anak -anak IPA,. seperti Siska Prananti,.. Meysari Rahmi dan Reviana Putri hanya mengiyakan saja.
" Baiklah,..rapat hari ini kita cukupkan sampai disini,..nanti hasil ini akan kita laporkan kepada Bapak Kepala Sekolah,..dan mulai hari senin,.. kita sudah dapat bekerja,..sekian dan terima kasih,.." tutup Tommy.
Kemudian seluruh pengurus Osis itu keluar dari ruangan tersebut bertepatan bel sekolah berbunyi pertanda bahwa jam pelajaran telah selesai pada hari itu.
Tiga orang yg berjalan menuju kelasnya itu kemudian berbicara,..
__ADS_1
" Loe berdua gimana sih,..ngapain coba kita mau di perintah oleh si Tommy Itu,..?" tanya Siska Prananti.
" Kalau gue sih,.Sis,..kagak mau tercatat sebagai pengurus OSIS sekolah yg gagal,..jika nanti kita udah pada tua,.udah pada punya anak,..kita ngadain reunian,..lalu kita semua ngobrol,..tercatatlah kita gagal menjalankan OSIS,..malu tau,.." sahut Meysari Rahmi.
" Bener,..Sis,.. lagian apa sih yg sedang kita perebutkan,..toh kita ada dalam kepengurusan OSIS itu,..hanya gegara si Mike gak jadi ketuanya kita pun ikut -ikutan,..cabut dari situ,..gak fair juga Sis,..lagian pun si Tommy hanya menjalankan tugas sebagai pelaksana saja,..bukan pengganti dari si Teddy,.." ungkap Reviana Putri.
" Ahh,..loe berdua payah,..kagak setia kawan,..masak kelas kita yg lebih favorit harus berada di bawah mereka yg merupakan kelas buangan,.." kata Siska Prananti dengan nada mengejek.
" Ya,..gak juga,..Sis,..pilihan kelas itu kan tergantung dengan minat dan kebutuhan,..jika mereka berminat untuk jadi seorang pengacara ato sosiolog,..tentu mereka harus ngambil jurusan IPS,.." terang Reviana Putri.
" Ahhh,..lagian ngapain ngebahas soal jurusan,..saat ini adalah apakah kita akan tetap ikut sebagai pengurus OSIS atau tidak itu saja, ." kata Meysari Rahmi.
" Ya,..itu perlu dibahas Mey,..karena umum nya anak IPS itu gak pake otak dalam ngeselesaikan masalah,.. mereka pake otot,..Loe lihat sendiri tadi ,.. gimana arogan nya,..Si Tommy itu,." sahut Siska Prananti.
" Ya,..udahlah,..nanti malam kita lanjutin lagi ngebahas hal ini,.." ucap Reviana Putri.
" Emangnya malam ini, Gebetan Loe kagak ngapel,..Rev,..?" tanya Siska Prananti.
" Gebetan gue kan ada disini,..!" balas Reviana Putri.
" Siapa,..kok,..gue gak kenal,.?" tanya Siska Prananti heran.
" Inilah loh gebetan gue,.." balas Reviana Putri.
Sambil menarik tubuh Meysari Rahmi dan memeluk nya.
" Jangan kata,..Loe berdua itu LGBT,..Rev,.." seru Siska Prananti.
" Hushh,..amit -amit Sis,.kami emang LGBT,..Lama Gaul Bareng Teman,.." jelas Reviana Putri
" Ha ..ha,..ha,..emang Loe berdua itu lengket satu sama yg lainnya,.." ucap Siska Prananti.
" Prangko kaleee,..Sis,.." sahut Meysari Rahmi.
" Oleh sebab itu gue nanya ama Loe,.. apakah malam ini kosong,..kan kita bisa ngebahas masalah ini bersama,..?" tanya Reviana Putri.
" Sebenarnya gue pun lagi LPG,..," jawab Siska Prananti.
" Apa LPG,. itu Sis,..?" ranya Meysari Rahmi penasaran.
" Lagi Pendekatan Gebetan,.." jawab Siska Prananti.
" Ahh,..sama saja JOBLESS,.itu Sis,.." kata Reviana Putri.
" Apa Jobless itu,..Rev,.?" tanya Siska Prananti.
" Jomblo suka ngeLESS,.." jawab Reviana Putri.
" Ha,..ha,..ha,.." terdengar suara tertawa.
Dari ketiga orang itu.
__ADS_1