
di markas itu semua orang penuh dengan tawa karna sifat random bara alex satya dan anta
"guys putar music " kata bara menyuruh anta
"asiap" kata anta
"ta musicnya goyang dumang " kata bara
anta hanya memancungkan jempol nya
music pun berirama
"Sakit rasanya putus cinta
Sesaknya di dada
Membuat kita jadi gegana
Gelisah galau merana
Mendingan kita happy aja
Lupakan semua
Marilah kita goyang bersama
Goyang dumang namanya
Ayo goyang dumang
Biar hati senang
Pikiranpun tenang
Galau jadi hilang
Ayo goyang dumang
Biar hati senang
Semua masalah jadi hilang
Ayo goyang dumang
Biar hati senang
Pikiranpun tenang
Galau jadi hilang
Ayo goyang dumang
Biar hati senang
Semua masalah jadi hilang
Ayo goyang dumang
Ayo goyang dumang
Ayo goyang dumang
Ayo goyang dumang
Sakit rasanya putus cinta
Sesaknya di dada
Membuat kita jadi gegana
Gelisah galau merana
Mendingan kita happy aja
Lupakan semua
Marilah kita goyang bersama
Goyang dumang namanya
Ayo goyang dumang
Biar hati senang
Pikiranpun tenang
Galau jadi hilang
Ayo goyang dumang
Biar hati senang
Semua masalah jadi hilang
Ayo goyang dumang
Biar hati senang
Pikiranpun tenang
Galau jadi hilang
Ayo goyang dumang
Biar hati senang
Semua masalah jadi hilang
Ayo goyang dumang" nyanyian bara sambil menggoyangkan pinggulnya semua orang terkekeh akan kelakuan mereka
"azekkkkk joget terus" kata anta
bukan hanya bara yg berjoget mereka alex anta satya sampai wakil ketua pun ikut bergoyang
"walaupun suara lo cempreng kayak cewek sebagai teman yg baik gue hargai" celetuk Marx
__ADS_1
semua orang pun tertawa
"udahlah sakit tenggorokan gue , mau minum " kata bara
"ini kak" kata kaila
"gilo lo kai, itu minuman gue " kata kelvin
"haaa ehh maaf kak " kata kaila menunduk
tak tega melihat kaila seperti itu kelvin pun berucap
"gak apa apa " kata kelvin lembut lalu tersenyum
"maaf kak" kata kaila
"iya gue maafin" kata kelvin
"alah vin kan gue yg minta yg penting kan bukan ****** "kata bara
" eh tau gak katanya qila balik woy "kata stevan
" njirrr sial ondel ondel dateng lagi"kata bara
"rez lo harus jagain kaila, sampai lo nyakitin dia mending gausah ketemu dia kalau bisa slamanya" kata keenan tegas
"aisss ngeriii" kata mereka ber empat siapa lagi, kalau bukan si kutu kumpret
"gak akan, lo slow aja" kata Alvarez
"kapan qila ke indo" kata kevin
"besok" kata bara
mereka hanya ber oh saja
"yang pulang yuk hari dah mulai malem nih" kata Alvarez
"aku udah bilang sama mama papa dady sama momy diizinin kok" kata nya lagi
"yaudah yuk kak" kata kaila
"kak kami pulang dulu ya udah malem " kata kaila berpamitan
"iya hati hati ya queen " kata kevin
"ya kak" kata kaila
mereka pun menaiki motor Alvarez
"jangan lupa pegangan " kata Alvarez
"ia kak" balas kaila
mereka pun langsung menuju ke rumah orang tua Alvarez
30 menit kemudian
tok tok tok
tiba tiba anna mama Alvarez datang
"ini ma" kata varez
"aaaa sini uhhhhh akhirnya kamu dateng sayang" kata anna kesenengan
"maaa Alvarez ke kamar dulu ya bersihin diri, aku ke kamar ya sayang" kata Alvarez
"iki ki kimir yi siying" nyinyir anna
"ihhh apaan sih ma" kata Alvarez
langsung beranjak ke ke kamarnya
"al emang gitu kai, harus sabar ya " kata anna
"iya ma" kata kaila balik
"kaila mama mau buat kue dulu ya" kata anna
"aku mau bantu " kata kaila
"nanti kotor loh sayang" kata anna
"pokoknya mau bantuin " kata kaila merajuk
"ehhh iya iya ayuk tapi hati hati jangan sampe kena tepung" kata anna
"ya ma" kaila
"kamu nginep gak sayang" tanya anna sambil berjalan menuju dapur bersama kaila
"iya mah, aku nginep di sini gak apa apa kan" kata kaila
"iya sayang gak apa apa masak calon mantu gak boleh nginep sih" kata anna membuat kaila tersipu
"mamah ya" kata kaila sambil menutup wajahnya karna malu
anna hanya terkekeh kecil melihat kaila seperti itu menggemaskan
"gak perlu malu kai " kata anna lembut
"kaila mama sama papa mau ke Australia 4 harian gitu mau gak temenin Alvarez disini" tanya anna
"tapi momy sama dady gimana ma? " kata kaila ragu
"tadi mama udah bilang sama mereka untuk hari ini sampe hari selanjutnya kamu nginep disini" kata anna
"kalau gitu ya bisa bisa aja ma, asal diizinkan sama mereka" kata kaila
"iya oh ya tenang aja soal baju kamu bisa ambil di lemari khusus yg ada disamping kamar mama sama papa" kata anna
"loh, kaila bisa pulang dulu mah ambil pakaian nya kaila " kata kaila tak enak
"hey, mama sama papa itu sengaja buat ruangan khusus pakaian buat kamu sama al, bahkan papa loh yg minta ini " kata anna
__ADS_1
"makasi ya ma" kata kaila
"iya sayang" kata anna
lalu mereka melanjutkan membuat kue
skip
ditempat lain dikamar Alvarez, Alvarez sedang membuat tugasnya yang hampir selesai kalau kalian mau tau Alvarez memang ketua geng motor tapi dia selalu memanfaatkan waktu untuk belajar
"cepet kek selesai" kata Alvarez
tok tok tok
suara ketukan pintu terdengar di telinga Alvarez
"masuk" katanya
"kak ini cobain deh kue buatan kaila ama mama " kata kaila sendiri
"bentar ya yang mau selesaiin tugas dulu, dikit lagi kamu tunggu aja " kata Alvarez lembut
"okeyyyy" kata kaila lalu kaila duduk di kasur empuk itu , beberapa menit menunggu
"aduh udah berapa menit nih nungguin kak al" gumamnya sendiri
dan ia melihat balkon, ia pun langsung ke balkon
"wah indah banget " kata kaila
tanda ia sadari ada tangan kekar yg memeluk pinggang kaila
"suka" kata bariton itu, ya itu Alvarez
"suka kak" kata kaila
"kak turun yuk mama nungguin nih sama papa, katanya disuruh makan dulu" penjelasan kaila
"iy yuk " kata Alvarez
mereka pun turun dari lift
"kai al sini makan" kata papanya Alvarez
"hallo kaila" kata papanya Alvarez
"hallo juga om gimana kabarnya " tanya kaila
"khmmmm " kata papanya Alvarez
"eh maksud lala papa" kata kaila, lalu menutup mulutnya
"lala panggilan kamu ya" kata Alvin
"biasanya itu panggilan temen aku pa sama nama panggilan favorit aja" kata kaila
"ooo yaudah lala makan yg banyak ya sayang" kata Alvin
"paaa hanya al yg boleh panggil kai sebutan itu " geram Alvarez
"dia anak papa juga nantinya" bals Alvin tak mau kalah.
"gak mau" kata Alvarez
"aduhhh lama lama mama diambil malaikat kematian deh ini, anak ama bapak sama aja " kata anna
"beda ma" kata mereka semua
sedangkan kaila hanya menahan tawanya
"makanya cepet makan atau mama buang tu makanan kalian" ancam anna
"gak" kata mereka sambil mengambil makanan yg ada di meja dan menyampingkannya
"M.A.K.A.N" tekan anna
tanpa aba aba mereka langsung melahapnya
sedangkan kaila dan anna hanya bertatap tatapan
skip
pov Alvarez:
setelah gue makan dalam ketertekanan akhir nya gue selesai juga, gue dan kaila pun ke kamar gue samapai dikamar
"kaila kamu tidur di kasur ya aku tidur nya di sofa " kata Alvarez
"serius kak, gak apa apa aku yg di sofa kamu tidur di kasur " kata kaila
"gak aku aja " kata Alvarez
sebelum kaila menjawab ada yg mengetuk pintu ternyata itu ortu Alvarez
"udah tidur bareng aja, gak apa apa , kami selalu ortu Alvarez dan orang tua kamu udah mengizinkan" kata Alvin
"serius lah " kata Alvin sinis
" ama anak sendiri aja sinis "kata Alvarez sinis juga
Alvin tak mengubris kata anaknya dia menarik tangan istrinya tuk ke kamar
pov of end
pov kaila:
tiba tiba tangan aku ditarik dong terus kak al suruh aku tidur di samping tembok jadi kasurnya itu mepet sama tembok my dear
" kai sini tidur "kata dia sambil menepuk nempuk tangannya berarti aku disuruh tidur disana dong
ya aku dengan bodohnya mau mau aja lagi
aku pun tidur dalam dekapannya dan kak al sempet cium kening aku
kak al makin kesini makin romantis aja
__ADS_1
pov of end
mereka pun terlelap tidur dan datang ke dalam mimpi masing masing ☺✨💭