Teenage Boy Love

Teenage Boy Love
bab 11 : menginap dirumah Alvarez


__ADS_3

di markas itu semua orang penuh dengan tawa karna sifat random bara alex satya dan anta


"guys putar music " kata bara menyuruh anta


"asiap" kata anta


"ta musicnya goyang dumang " kata bara


anta hanya memancungkan jempol nya


music pun berirama


"Sakit rasanya putus cinta


Sesaknya di dada


Membuat kita jadi gegana


Gelisah galau merana


Mendingan kita happy aja


Lupakan semua


Marilah kita goyang bersama


Goyang dumang namanya


Ayo goyang dumang


Biar hati senang


Pikiranpun tenang


Galau jadi hilang


Ayo goyang dumang


Biar hati senang


Semua masalah jadi hilang


Ayo goyang dumang


Biar hati senang


Pikiranpun tenang


Galau jadi hilang


Ayo goyang dumang


Biar hati senang


Semua masalah jadi hilang


Ayo goyang dumang


Ayo goyang dumang


Ayo goyang dumang


Ayo goyang dumang


Sakit rasanya putus cinta


Sesaknya di dada


Membuat kita jadi gegana


Gelisah galau merana


Mendingan kita happy aja


Lupakan semua


Marilah kita goyang bersama


Goyang dumang namanya


Ayo goyang dumang


Biar hati senang


Pikiranpun tenang


Galau jadi hilang


Ayo goyang dumang


Biar hati senang


Semua masalah jadi hilang


Ayo goyang dumang


Biar hati senang


Pikiranpun tenang


Galau jadi hilang


Ayo goyang dumang


Biar hati senang


Semua masalah jadi hilang


Ayo goyang dumang" nyanyian bara sambil menggoyangkan pinggulnya semua orang terkekeh akan kelakuan mereka


"azekkkkk joget terus" kata anta


bukan hanya bara yg berjoget mereka alex anta satya sampai wakil ketua pun ikut bergoyang


"walaupun suara lo cempreng kayak cewek sebagai teman yg baik gue hargai" celetuk Marx

__ADS_1


semua orang pun tertawa


"udahlah sakit tenggorokan gue , mau minum " kata bara


"ini kak" kata kaila


"gilo lo kai, itu minuman gue " kata kelvin


"haaa ehh maaf kak " kata kaila menunduk


tak tega melihat kaila seperti itu kelvin pun berucap


"gak apa apa " kata kelvin lembut lalu tersenyum


"maaf kak" kata kaila


"iya gue maafin" kata kelvin


"alah vin kan gue yg minta yg penting kan bukan ****** "kata bara


" eh tau gak katanya qila balik woy "kata stevan


" njirrr sial ondel ondel dateng lagi"kata bara


"rez lo harus jagain kaila, sampai lo nyakitin dia mending gausah ketemu dia kalau bisa slamanya" kata keenan tegas


"aisss ngeriii" kata mereka ber empat siapa lagi, kalau bukan si kutu kumpret


"gak akan, lo slow aja" kata Alvarez


"kapan qila ke indo" kata kevin


"besok" kata bara


mereka hanya ber oh saja


"yang pulang yuk hari dah mulai malem nih" kata Alvarez


"aku udah bilang sama mama papa dady sama momy diizinin kok" kata nya lagi


"yaudah yuk kak" kata kaila


"kak kami pulang dulu ya udah malem " kata kaila berpamitan


"iya hati hati ya queen " kata kevin


"ya kak" kata kaila


mereka pun menaiki motor Alvarez


"jangan lupa pegangan " kata Alvarez


"ia kak" balas kaila


mereka pun langsung menuju ke rumah orang tua Alvarez


30 menit kemudian


tok tok tok


tiba tiba anna mama Alvarez datang


"ini ma" kata varez


"aaaa sini uhhhhh akhirnya kamu dateng sayang" kata anna kesenengan


"maaa Alvarez ke kamar dulu ya bersihin diri, aku ke kamar ya sayang" kata Alvarez


"iki ki kimir yi siying" nyinyir anna


"ihhh apaan sih ma" kata Alvarez


langsung beranjak ke ke kamarnya


"al emang gitu kai, harus sabar ya " kata anna


"iya ma" kata kaila balik


"kaila mama mau buat kue dulu ya" kata anna


"aku mau bantu " kata kaila


"nanti kotor loh sayang" kata anna


"pokoknya mau bantuin " kata kaila merajuk


"ehhh iya iya ayuk tapi hati hati jangan sampe kena tepung" kata anna


"ya ma" kaila


"kamu nginep gak sayang" tanya anna sambil berjalan menuju dapur bersama kaila


"iya mah, aku nginep di sini gak apa apa kan" kata kaila


"iya sayang gak apa apa masak calon mantu gak boleh nginep sih" kata anna membuat kaila tersipu


"mamah ya" kata kaila sambil menutup wajahnya karna malu


anna hanya terkekeh kecil melihat kaila seperti itu menggemaskan


"gak perlu malu kai " kata anna lembut


"kaila mama sama papa mau ke Australia 4 harian gitu mau gak temenin Alvarez disini" tanya anna


"tapi momy sama dady gimana ma? " kata kaila ragu


"tadi mama udah bilang sama mereka untuk hari ini sampe hari selanjutnya kamu nginep disini" kata anna


"kalau gitu ya bisa bisa aja ma, asal diizinkan sama mereka" kata kaila


"iya oh ya tenang aja soal baju kamu bisa ambil di lemari khusus yg ada disamping kamar mama sama papa" kata anna


"loh, kaila bisa pulang dulu mah ambil pakaian nya kaila " kata kaila tak enak


"hey, mama sama papa itu sengaja buat ruangan khusus pakaian buat kamu sama al, bahkan papa loh yg minta ini " kata anna

__ADS_1


"makasi ya ma" kata kaila


"iya sayang" kata anna


lalu mereka melanjutkan membuat kue


skip


ditempat lain dikamar Alvarez, Alvarez sedang membuat tugasnya yang hampir selesai kalau kalian mau tau Alvarez memang ketua geng motor tapi dia selalu memanfaatkan waktu untuk belajar


"cepet kek selesai" kata Alvarez


tok tok tok


suara ketukan pintu terdengar di telinga Alvarez


"masuk" katanya


"kak ini cobain deh kue buatan kaila ama mama " kata kaila sendiri


"bentar ya yang mau selesaiin tugas dulu, dikit lagi kamu tunggu aja " kata Alvarez lembut


"okeyyyy" kata kaila lalu kaila duduk di kasur empuk itu , beberapa menit menunggu


"aduh udah berapa menit nih nungguin kak al" gumamnya sendiri


dan ia melihat balkon, ia pun langsung ke balkon


"wah indah banget " kata kaila


tanda ia sadari ada tangan kekar yg memeluk pinggang kaila


"suka" kata bariton itu, ya itu Alvarez


"suka kak" kata kaila


"kak turun yuk mama nungguin nih sama papa, katanya disuruh makan dulu" penjelasan kaila


"iy yuk " kata Alvarez


mereka pun turun dari lift


"kai al sini makan" kata papanya Alvarez


"hallo kaila" kata papanya Alvarez


"hallo juga om gimana kabarnya " tanya kaila


"khmmmm " kata papanya Alvarez


"eh maksud lala papa" kata kaila, lalu menutup mulutnya


"lala panggilan kamu ya" kata Alvin


"biasanya itu panggilan temen aku pa sama nama panggilan favorit aja" kata kaila


"ooo yaudah lala makan yg banyak ya sayang" kata Alvin


"paaa hanya al yg boleh panggil kai sebutan itu " geram Alvarez


"dia anak papa juga nantinya" bals Alvin tak mau kalah.


"gak mau" kata Alvarez


"aduhhh lama lama mama diambil malaikat kematian deh ini, anak ama bapak sama aja " kata anna


"beda ma" kata mereka semua


sedangkan kaila hanya menahan tawanya


"makanya cepet makan atau mama buang tu makanan kalian" ancam anna


"gak" kata mereka sambil mengambil makanan yg ada di meja dan menyampingkannya


"M.A.K.A.N" tekan anna


tanpa aba aba mereka langsung melahapnya


sedangkan kaila dan anna hanya bertatap tatapan


skip


pov Alvarez:


setelah gue makan dalam ketertekanan akhir nya gue selesai juga, gue dan kaila pun ke kamar gue samapai dikamar


"kaila kamu tidur di kasur ya aku tidur nya di sofa " kata Alvarez


"serius kak, gak apa apa aku yg di sofa kamu tidur di kasur " kata kaila


"gak aku aja " kata Alvarez


sebelum kaila menjawab ada yg mengetuk pintu ternyata itu ortu Alvarez


"udah tidur bareng aja, gak apa apa , kami selalu ortu Alvarez dan orang tua kamu udah mengizinkan" kata Alvin


"serius lah " kata Alvin sinis


" ama anak sendiri aja sinis "kata Alvarez sinis juga


Alvin tak mengubris kata anaknya dia menarik tangan istrinya tuk ke kamar


pov of end


pov kaila:


tiba tiba tangan aku ditarik dong terus kak al suruh aku tidur di samping tembok jadi kasurnya itu mepet sama tembok my dear


" kai sini tidur "kata dia sambil menepuk nempuk tangannya berarti aku disuruh tidur disana dong


ya aku dengan bodohnya mau mau aja lagi


aku pun tidur dalam dekapannya dan kak al sempet cium kening aku


kak al makin kesini makin romantis aja

__ADS_1


pov of end


mereka pun terlelap tidur dan datang ke dalam mimpi masing masing ☺✨💭


__ADS_2