Teenage Boy Love

Teenage Boy Love
Bab 21 : nginep di bascamp


__ADS_3

Lanjutan


alvarez kaila dan kelvin pun keluar kamar ,mereka ke pun ke taman


"eh pak bos ini udah jadi "ucap stevan


alvarez hanya mengangguk


Saat kaila duduk di samping mark tiba tiba alvarez menarik kaila


"sini sayang"ucap alvarez


"kan cuma duduk kak"ucap kaila


"gak boleh ih,samping aku"ucap alvarez kecut


"iya iya kak"ucap kaila


"uh dasar bucin"ucap mereka semua


"iri aja lu "ucap kaila dan alvarez


Mereka yg memdengar pun hanya diam saja


tak berani melawan


gue gak akan biarin lu bahagia rez pikir mark


" yaudah lah lanjut makan yuk"ucap keenan memecah keheningan


mereka hanya mengangguk


ditengah tengah saat makan tiba tiba stevan bertanya kepada semua orang yg ada disana


"woy" teriak stevan sambil menggaplak meja


"yahhh steak nya loncat" ucap kelvin


huk huk


ada keenan yg terbatuk


"stevan upil kuda anjing lo, napa lo galak meja hah kasian steak gue loncat njir" teriak kelvin


"ya maaf vin gue reflek" ucap stevan


"kenapa sih kak" ucap kaila


"gue pengen nembak meli" ucap nya


"HAH" kejut mereka


"serius lo, jangan mainin hati cewek men" ucap kelvin


"aisssss gue serius njir, gue bakal buktiin" ucap stevan


"ya, aku tau, tapi meli susah buat suka sama orang loh" ucap kaila


"tau dari mana lo" ucap stevan


"ya kaila denger meli bilang gini dia itu pernah pacaran 8 tahunan lah tapi sayangnya pada saat pacarnya ingin ngelamar dia. naas nya pacarnya itu meninggal karna kecelakaan saat ingin ke tempat tujuan " ucap kaila panjang lebar


"ouhh pantes meli anti cowok" ucap kevin


"eh kutub denger gak" ucap kelvin bicara kepada mark


"hmm" deheman mark


"dasar kutub" ucap stevan

__ADS_1


sedangkan mark hanya diam dan melanjutkan aktivitas nya yg tertunda


"eh eh tau gak " ucap stevan


"GAK" ucap semua orang


"eh gue belom ngomong lah" protes stevan


"MAKANYA CEPET NGOMONGNYA TOLOL, JANGAN SETENGAH SETENGAH" ucap mereka semua


"kemarin gue ketemu sama nenek nenek kan, terus nenek itu bilang gini " nak mau nikah sama saya, saya kaya raya bisa biayain kamu saya janda loh" gitu terus gue tanya dong"emang nenek punya anak"tanya gue kan "punya, saya punya dua anak anak pertama 44 tahun anak kedua 34 tahun " ya gue kaget dong gue aja baru puber masak nikah sama nenek nenek sih kan aneh, tapi nenek itu cantik loh"ucap stevan


"LO BEGO ATAU GOBLOK SIH" ucap kelvin sedang mengambil ancang ancang menendang stevan


"sabar kel" ucap keenan


"gak bisa" teriak kelvin


"woy ajak ke dukun woy " ucap kevin


"ke rumah sakit bego" translate keenan


"lah, bukan nya dia kesurupan ya" ucap kevin polos


"vin lo saklek atau polos sih, kan mungkin aja dia deskripsi" ucap keenan


"depresi tolol" ucap alvarez


"nah, iya itu maksud gue" ucap keenan


"gue kagak kesurupan atau depresi goblok gue gedeg ama nih orang bisa bisa nya saat kita nikmatin makanan, ada aja kelakuannya " ucap kelvin


"ya, kalau gue kalem buat apa nama gue stevan " ucap stevan


membuat orang bisu


"nah bisu kan lo, jangan isinyur ya semua" ucap stevan


suasana di sana sangat lah ramai, terdengar teriakan dan canda tawa mereka semua


"eh udah yuk, ini udah jam nya tidur" ucap kevin


"hoamm kaila juga ngantuk nih" ucap kaila


"yaudah queen tidur sama siapa" ucap keenan


"asalkan bukan sama mereka kecuali alvarez" peringat kevin


"diamana pun kaila mau, yg penting tidur " ucap kaila


"yaudah sini sama aku beby" ucap alvarez


"alah lu pada gak liat jomblo disini" ucap keenan


"lo kira kita patung gak bisa liat" teriak kevin


tanpa peduli dengan mereka alvarez segera menarik kaila ke kamarnya


"baby, sekarang kamu tidur ya , aku tidur di sopa" ucap alvarez


"gak apa apa kak" ucap kaila


"gak kok, udah ya kaila tidur aja" ucap alvarez lembut


kaila pun mangngguk saja


kaila tidur dan alvarez ke kamar mandi untuk mandi


saat alvarez sudah mandi dia segera ke sofa dan tertidur

__ADS_1


skip


saat pukul 12.00 kaila terbangun


"haus, pengen bangunin kak alvarez tapi kasian pasti dia kecapean " ucap kaila


tanpa berpikir lama kaila segera ke bawah dan mengambil minum di kulkas


"uhh seger " ucap kaila pelan


"lo ngapain " ucap seseorang


"SIA.... " teriam kaila segera cowok itu membekap


"ini gue mark" bisik mark


"happy ya ampun mark lo ngagetin tau" ucap kaila stengah bahasa Bali


"sory, lo ngapain disini" tanya mark


"aku ambil air tadi " ucap kaila


"dan kamu mau ngapain " tanyanya lagi


"tadi gue di taman tapi karna haus makanya gue ke dapur, ouh ya mau ke taman bareng. sambil kita ngobrol" ucap mark


"emm boleh, kadung aku bosen nok" ucap kaila


mereka berdua pun ke taman


"kai apa lo bakal ke Eropa lagi" tanya mark


"gue gak tau, kalau gue ke arop gue pasti kangen sama kak varez, kalau gue gak ke Eropa gue kangen juga sama keluarga gue disana " ucap kaila


"gue nya sih pengen lo tetep disini kail" ucap mark


"emang kenapa" tanya kaila


"karna lo membawa kebahagiaan bagi alvarez " ucap mark saat mark melihat wajah kaila yg kebingungan


"gue ceritain ya dulu itu alvarez gak kek gini sikapnya dulu itu dia sama kayak stevan, tapi saat qila ninggalin alvarez ,alvarez berubah dia anti cewek dan gak suka deket sama cewek kecuali keluarga cewek dia ya " ucap mark panjang lebar


"maksud lo alvarez itu berubah total" tanya kaila


"tepat sekali, lo bener la. lo membawa pengaruh besar bagi alvarez" ucap mark


"emm yaudah, gue ke kamar ya, takut kak varez salah paham" ucap kaila langsung pergi


"kapan ya lo jadi milik gue "gumam mark


lo harus jadi milik gue kaila bara widya pikir mark


saat kaila sampai kamar


" tadi kamu kemana hmm"tanya alvarez


"hehe maaf kak tadi kaila ke dapur terus ketemu mark nah kami ke taman bentar ngobrol lah soal kamu" ucap kaila


"hah" bingung alvarez


"iya tentang kamu, ternyata sikap kamu berbeda dari yg dulu, katanya kamu dulu sifatnya kayak stevan tapi setelah ditinggal dia kamu berubah. tapi kak al jangan marah ya sama kak mark" ucap kaila panjang lebar


"gak kok yaudah kamu tidur ya, aku juga mau tidur nih" ucap alvarez


"iya, tapi kaila belum mandi kak" ucap kaila


"yaudah sekarang mandi lalu tidur " ucap alvarez


kaila pun mengaguk

__ADS_1


skip


selesai kaila mandi mereka pun segera tertidur


__ADS_2