Teenage Boy Love

Teenage Boy Love
bab 5 : bucin tingkat angkut


__ADS_3

mereka pun makan sambil melihat indahnya lalu lintas yg ada, selesai mereka makan mereka pun langsung membayar


"kang berapa " kata Alvarez


"20 ribu den " kata si akang


Alvarez langsung menyerahkan uang 20 ribuan itu


"kak sekarang pukul berapa " kata kaila


"14.00 , kenapa ? " kata Alvarez


"aku cuma nanya kak " kata kaila dengan wajah yg polos


"iya, oh ya kita jalan jalan bentar atau langsung beli hadiah " kata Alvarez bertanya


"langsung aja gimana " kata kaila


"oke deh yuk " kata Alvarez


mereka pun berangkat dan akan ke mall


Sesampainya di mall


"nanti kita beli apa kak " kata kaila


"gak tau, aku bingung ini " kata Alvarez


kaila pun memutar bola matanya malas


"orang tua kak Alvarez suka nya apa " kata kaila


"m-mmmm, oh mereka suka semua hal yg berbau couple " kata Alvarez


"baju aja gimana " kata kaila


"oh sama dua cincin " lanjutnya


"kenapa cincin juga?" tanya Alvarez


"ia, kata momy kalau misalnya seorang anak membelikan suatu barang yg sama kepada orang tuanya pasti orang tuanya akan selalu mengingatnya dan akan mempertahankan semua hal. gitu kak yg aku denger dari momy" kata kaila panjang lebar membuat sang empu merasa gemas


"udah sayang, kumat kamit nya" kata Alvarez terkekeh


"ih, ngambek nih " kata kaila cemberut


"jangan dong nanti cantiknya ilang lagi " kata Alvarez


"iss yaudah langsung beli hadiah sama cincin nya aja kak " kata kaila langsung menarik tangan Alvarez


saat sampai di toko baju . kaila pun memilih milih baju couple nya


"kak ketemu, yg ini gimana " kata kaila


kaila memilih kaos hitam polos couple


"boleh, kebetulan mama sama papa suka warna yg polos dan simpel " kata Alvarez


"berarti ini aja yuk kak, lalu kita beli cincin " kata kaila


"iya, iya sayang " kata Alvarez sekali lagi membuat jantung kaila berdenyup tak karuan


"yaudah langsung aja" kata kaila


mereka pun menyusuri mall sampai lah mereka di tempat tujuan


mereka pun memilih milih cincin yg cocok untuk orang tua Alvarez


"menurut kak vares yg mana yg simpel dan keliatan cocok " kata kaila sambil melihat kearah cincin yg membuat dia bingung ingin memilih


"mbak cincin mana yg cocok buat pasangan suami istri. cincinnya yg simpel ya mbak


"oh yang ini aja simpel cocok dipakai tuk pasangan suami istri mas mbak " kata mbak pelayanan


"saya beli ini aja deh mbak. yang Anda pilih " kata Alvarez


"kamu setuju gak yang " kata Alvarez dan diangguki oleh kaila

__ADS_1


setelah membeli semua mereka langsung ke kerumah Alvarez


"MAAAAAAA, MAMA anak mu udah dateng" setengah teriak Alvarez sampai tak nyadar jika kaila ada di sana


"ALVAREZ mama kagak budek ya, ini bukan hutan yg sesuka kamu tuh teriak " kata mamanya Alvarez setengah teriak juga


"mama juga toh teriak " kata Alvarez tak mau kalah


"kamu " kata anna berhenti saat melihat kaila . Anna adalah mama Alvarez


"hallo tan aku kaila " kata kaila lembut


"kaila siapa ya kalau boleh tau " kata anna


"kaila bara widya bastianic tan " kata kaila


"kok sepertinya tante kenal ya? " kata anna


"anaknya kyesia widya bastianic sama kenzo rayn bastianic ya, " lanjutnya


"i-iya tan kenapa" kata kaila


"Aaa apa kabar sayang lama tak jumpa terakhir kali kita ketemu itupun saat kamu masih kecil "kata anna kegirangan


" hehehe iya tan "kata kaila


" jangan panggil tante panggil mama aja sama kayak si al. tapi kalian pacaran bukan"kata anna


"iya ma kami pacaran " kata Alvarez


"kapan" kata anna


"tadi" kata Alvarez cuek


"ckckckck " decak anna


"udah makan" lanjutnya


"udah" kata varez cuek


"cuek mulu kamu " kata anna


"iya, kaila nginep di sini ya kebetulan ada satu kamar kosong yaitu kamar tamu " kata anna


"mau kan kaila" lanjutnya


"Alvarez udah pulang ma " kata laki laki tua kitaran umur empat puluhan , ya itu papanya Alvarez namanya Alvin


"udah pah " balas anna


"dia siapa ma " tanya Alvin


"oo iniloh anaknya kyesia sama kenzo, dia kaila " kata anna


"kaila makin cantik aja, jadi kalian pacaran nih " goda Alvin


"pah kaila nginep ya disini " kata anna


"pastinya boleh dong tidur di kamar Alvarez pun boleh " kata Alvin membuat kaila malu


"ia juga, kan kita udah jodohin kaila sama Alvarez " kata anna


membuat Alvarez dan kaila kaget


"mama sama papa sejak kapan jodohin kami " tanya Alvarez


"jadi gini papa sama mama temenan sama orang tua kaila . nah saat itu kami sudah membuat perjanji kalau kamu dan kaila akan dijodohkan " penjelasan sang papa


"kalau kalian gak mau papa batalkan" kata Alvin


"mau kok pa" kata kaila dan Alvarez berbarengan


"yaudah berarti setelah kalian lulus kalian akan langsung menikah, bagaimana " kata Alvin


"gak papa kalau kalian kuliah saat sudah menikah " kata anna


"beneran pa, baiklah Alvarez setuju kok " kata Alvarez bersemangat

__ADS_1


"eleh kalau soal gini baru kamu semangat " kata Alvin


"yaudah pah maa kaila sama aku tidur di kamar aku ya tenang , aku tidurnya di sofa kamar kok " kata Alvarez


"iya, nanti mama hubungin mama sama papanya kaila ya " kata anna lembut


"kak Alvarez lupa nanti malem kata party dirumah aku " kata kaila


"eh ya lupa, maa lebih baik aku nginep dirumah kaila ya soalnya orang tuanya lagi gak ada dirumah beberapa hari" kata Alvarez


"yaudah " kata Alvin dan anna berbarengan


"oh ya tan ini hadiah untuk mama sama papa, semoga suka ya " kata kaila


"apa ini , nanti tante buka ya sayang sekarang kalian mau kemana setelah ini " kata anna


"langsung kerumah kaila ma tapi nanti jam tujuh malam sekarang kan baru jam 5 , masih ada sedikit waktu lah " kata Alvarez


"mama punya ide atau kita jalan jalan aja sebentar " kata anna


"kemana ma " kata Alvin


"ih ke pantai, yuk " kata anna


"yaudah, untung pantai nya gak terlalu jauh, yaudah yuk langsung aja " kata Alvin


mereka pun berangkat menggunakan mobil Alvarez


saat sampai di pantai


"aduh, indah banget ya kaila mama suka nih kalau gini gak terlalu Ramai ,udah bersih uuu nikmat lah " kata anna


"ia maa kaila suka " kata kaila


dan dari belakang mereka tak menyadari jika ada dua laki laki yg akan memeluk mereka dari belakang, tanpa sepengetahuan dari kaila dan anna Alvin dan Alvarez langsung saja memeluk pasangan masing masing


"kak arez ih , kaget tau " kesal kaila


"maaf sayang, gimana suka kalau suka nanti kita kesini lagi" kata Alvarez


"serius kak, sayang kakak banyak banyak lah " kata kaila langsung mengecup pipi Alvarez tanpa sadar Alvarez hatinya berdetak, dan tanpa sedari tadi orang tua Alvarez tersenyum melihat mereka


"mmmm, setelah nikah " peringat Alvin


"apa apan sih pa ganggu aja " kata Alvarez


"durhaka kamu sama ortu " kata Alvin


"mmm" dehem Alvarez


"udah udah , anak sama bapak sama aja " kata anna


"beda ma " kata Alvin dan Alvarez


"ya deh si paling beda " kata anna malas


tanpa sadar sudah pukul 6 lebih mereka bercanda tawa di pantai


"ma pulang yuk, tapi aku sama kaila kerumah kaila ya " ajak Alvarez


"ya, mama lupa kalau kalian mau party. yaudah yuk " kata anna


mereka pun pergi , saat dimobil 2wanita/gadis yaitu kaila dan anna mengobrol


"kaila gimana sikap Alvarez di school" tanya anna


" Arggg it's cold ma, it's economical to talk "kata kaila


" Alvarez It's like itu "kata anna


" ya kaila dirumah pun irit banget ngomongnya"kata Alvin


"ya itu ngikutin papanya, kamu kan dulu dingin banget kayak es batu " kata anna


"ye tetep aja " kata Alvin tak mau kalah


lalu mereka tertawa bersama

__ADS_1


saat sampai dirumah Alvarez, Alvarez hanya mengantar anna dan Alvin. dan langsung berlalu ke rumah kaila. 😊


__ADS_2