Teenage Boy Love

Teenage Boy Love
bab 22 :seandainya


__ADS_3

pukul menunjukan jam 5.45.kaila sedang memesak untuk anak anak lain


"moga mereka suka deh" ujar kaila


"kaila lo ngapain berantakin dapur" tanya kelvin


"aku lagi masak" jawab kaila


"mau gue bantu gak" tanya kelvin


"boleh kalau kamu mau" balas kaila


"bantuin potong bawang yg itu" tunjuk kaila


"siap" ujar kelvin


"bisa gak" ujar kaila


"bisa tenang ja" ujar kelvin


"dorrr" kejut anta


"heh kodok makan ayam" kejut kelvin


"kebalik gak sih" kerut anta


"hehehe kebiasaan" ujar kelvin


"udahlah kak anta bantu kita supaya cepet" ujar kaila sambil terkekeh


"okey,kak alex sama satya mana kak" tanya kaila


"tidur mereka" ujar anta singkat


kaila pun hanya mengangguk


"wahai mahkluk bumi satya yg ganteng paripurna ini sudah datang, mane red karpet" teriak satya


"utsssss"


"sory sory" ujar satya


"eh masak ape ni" ujar satya


"aromanya sedep buanget " ujar alex yg baru datang


"kagak osah banyak omong cepet bantu kami, bawa ke depan " ujar kelvin


"ihh siapa lu" ujar alex

__ADS_1


"enak lu, apa mau gue kutuk hah" protes kelvin


"santai bro" ujar alex


"brisik" ujar anta


"alaska mana" tanya kelvin


"kenapa tanyain gue, kangen lo" ujar alaska yg baru datang


"idih cabang babu, kagak lah" ujar kelvin ngegas


"kagak usah ngegas jablai" ujar alaska


"ush, jangan debat, semua makanan kan udah dibawa ke depan, mending kalian mandi , terus makan" ujar kaila


"ngapain mandi" tanya alex polos


"kak alex gak mah sekolah" tanya kaila


"eh, eh iya sekarang" ujar alex langsung lari ke atas


dan diikuti mereka semua


skip


saat nya mereka semua makan sebenarnya Alvarez sedikit kaget tapi karena kelvin yg menjelaskan mengapa ada berbagai makanan, jadinya Alvarez tidak kaget


dan di ikuti antek anteknya


saat sampai di sekolah


"𝘴𝘪 𝘤𝘢𝘯𝘵𝘪𝘬 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘪 𝘨𝘢𝘯𝘵𝘦𝘯𝘨 𝘥𝘢𝘵𝘦𝘯𝘨 𝘯𝘪𝘩"


"𝘬𝘢𝘬 𝘬𝘢𝘪𝘭𝘢, 𝘵𝘶𝘵𝘰𝘳 𝘣𝘪𝘢𝘳 𝘤𝘢𝘯𝘵𝘪𝘬 𝘢𝘭𝘢𝘮𝘪 𝘥𝘰𝘯𝘨


" 𝘬𝘢𝘬 𝘈𝘭𝘷𝘢𝘳𝘦𝘻 𝘢𝘬𝘶 𝘳𝘦𝘭𝘢 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘱𝘢𝘤𝘢𝘳 𝘬𝘦𝘥𝘶𝘢 𝘮𝘶"


𝘥𝘭𝘭


mereka semua tak mengubris omongan netizen


mereka semua pun masuk ke kelas masing masing


"nanti istirahat sama aku, no penolakan" ujar Alvarez


"iya iya kak" ujar kaila


la"ujar meli

__ADS_1


"hmm"


"kaila"


"hmmm"


"kaila bara widya bastianic " teriak meli


"iya sayang apaaaa" balas kaila kencang


sedangkan mereka menjadi pusat perhatian dikelasnya


"Mel, kalau mau ngomong ngomong aja, kagak usah lo teriak ngapa" protes Rere


"tau" setuju lili


"ya maaf, kaila nih balas cuma deheman aja" kesal meli


"aku lagi pms meli, jadi mood aku rusak" ujar kaila


"oooo, maaf ya la" ujar meli


"iya" balas kaila


pelajaran pun dimulai


mereka semua belajar dengan tenang


tring tring


anggap jam istirahat


"baik lanjut ke halaman 126-177 kalian bac" belum sempat dilanjutkan


"buk ini udah bel, istirahat, ibuk gak kasian sama meli, kayak nahan berak" ujar salah satu cowok


"sialan lo den" kesal meli


"ohhh ya, maaf ya meli, ibu lupa" ujar guru itu


"baik kalian boleh istirahat, dan ingat peraturan di kantin oke" lanjutnya


"ya buk" ujar mereka


mereka semua pun keluar dari kelas itu


"yuk kaila" ajak Rere


"hmmm tu ggu dulu sini, katanya kak Alvarez suruh kita bareng bareng ke sana" ujar kaila

__ADS_1


"ouh ya udah" ujar meli


mereka pun menunggu


__ADS_2