
namun tanpa mereka berdua sadari kedua orang tua mereka melihat anak anak mereka yg saling menatap satu sama lain
"udah tatap tatapan nya belum resmi lo, nanti kalau udah baru boleh tatap tatapan lakuin itu juga boleh" goda anna
"kamu malah goda Alvarez sama kaila, tapi aku dukung kok sayang" ucap Alvin lalu memeluk istri
"ma al boleh peluk kai gak" ucap Alvarez
"GAK" ucap kedua orang tua Alvarez, Alvarez membuat Alvarez kesal
"nanti ya al, kalau udah sah " ucap kyesia
"iya deh my " ucap Alvarez
"langsung ke intinya aja ya kenzo" ucap Alvin
"boleh sih vin biar anak lo ma anak gue tau , kenapa kita ajakin mereka diner gini" setuju kenzo
"papa sama dady mau ngomongin apa" tanya kaila
"gini nak, jadi papa sama dady itu udah pikir panjang panjang kalau kalian tunangan " ucap Alvin
"APA" kaget mereka
"kalau kalian gak setuju papa sama dady bisa batalin" ucap kenzo
"gak kaila sama al setuju ko" ucap Alvarez cepat
"tapi gak secepet itu lurusin dulu tu masa depan katanya al mau jadi ceo " ucap Alvin
"hah, al gak pernah tuh bilang gitu malah papa yg nyuruh al jadi penerus papa" ucap Alvarez sinis sedangkan Alvin hanya tersenyum malu
"dasar anak biadab gue dipermalukan awas aja ampe rumah gue tendang sampe ke mars " gumam Alvin masih didengar anna
"lo brani tendang anak gue, gue cerain lo " ancam anna
"SAYANG kok gitu" pekik Alvin namun dengan cepat anna menginjak dan membuat Alvin memelankan suaranya.
"papa kenapa sih kayak orang mau sekarat aja" ucap Alvarez
"ma-ma kamu nih vin" ucap Alvin terbata bata karena kesakitan diinjak sangat istri
"eh maksudnya papa nahan kelaparan, ya papa kelaparen" elak Alvin sambil melirik anna anna hanya membalas senyuman namun tetap diplatotin
"sayang nanti mata kamu jatuh mau aku jual" ucap Alvin
"sory mata gue mahal" ucap anna pd
sedangkan Alvin hanya memutar bola mata malas
"iya deh terserah kamu aja" ucap Alvin
sedangkan yg lain menahan tawanya karna pasangan itu
"mom nanti kita honeymoon yok" ucap ucap kenzo
"udah tua masak honeymoon lagi si dad" ucap kyesia
"gak apa apa lah ke kebali mau gak" ucap kenzo
"boleh boleh aja " ucap kyesia
"kita juga mau honeymoon ke Bali boleh bareng gak zo" ucap Alvin
"nah pas banget tuh ayoklah kita bareng bareng ke sana " ucap kenzo
"khmmm anak dilupain nih" ucap Alvarez
"heh maap maaf" ucap mereka para orang tua
pelayanan pun datang
"ini makanan nya, silahkan dimakan dan semoga suka ya" ucap pelayanan
"Terima kasih mbak" ucap anna
"iya buk, saya permisi" ucap pelayan itu
tanpa menunggu lama mereka pun makan sambil berbincang bincang
"wahhh enak banget na makanan nya" ucap kyesia ke pada anna
"iya pas banget sama kita yg gak terlalu suka pedes" ucap anna
sedangkan yg lain hanya diam melihat istri atau mama mereka mengoceh
__ADS_1
selesai makan mereka pun pulang karna sudah malam
sampai rumah
pov of Alvarez:
beuh capek banget gue
"mah al ke kamar dulu" kata gue
mak gue cuma ngangguk aja tuh langsung dah gue ke kamar
sampai kamar gue langsung mandi lalu check ho sambil telponan sama kaila wkwkw
"angkat gak ya" ucap gua
pov of end
pov of kaila
aku langsung ke lamaran kebetulan momy sama dady lagi keluar katanya gak tau ngapain
aku langsung mandi karna gerah pas selesai mandi tiba tiba ada telpon dari kak Alvarez
ya aku angkat lah
pov of end
"𝘩𝘢𝘭𝘭𝘰 𝘭𝘢" 𝘶𝘤𝘢𝘱 𝘈𝘭𝘷𝘢𝘳𝘦𝘻 𝘴𝘦𝘣𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘢𝘯𝘢
^^^"𝘩𝘢𝘭𝘭𝘰 𝘬𝘢𝘬 𝘬𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢? tanya kaila^^^
" 𝘨𝘢𝘬 𝘨𝘢𝘯𝘨𝘨𝘶 𝘬𝘢𝘯, 𝘢𝘬𝘶
𝘣𝘰𝘴𝘦𝘯 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘵𝘦𝘭𝘱𝘰𝘯 𝘬𝘢𝘮𝘶
^^^"𝘨𝘢𝘬 𝘬𝘰𝘬, 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘫𝘶𝘨𝘢 "^^^
"𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘴𝘦𝘯𝘦𝘯𝘨 𝘨𝘢𝘬, 𝘵𝘢𝘥𝘪 "
^^^"𝘴𝘦𝘯𝘦𝘯𝘨 𝘬𝘰𝘬"^^^
"𝘣𝘦𝘴𝘰𝘬 𝘢𝘬𝘶 𝘫𝘦𝘮𝘱𝘶𝘵 𝘺𝘢"
^^^"𝘣𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘢𝘫𝘢"^^^
"𝘬𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢 𝘣𝘢𝘩𝘢𝘴 𝘯𝘺𝘢 𝘬𝘦𝘴𝘢𝘯𝘢 𝘴𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨
𝘨𝘢𝘶𝘴𝘢𝘩 𝘮𝘪𝘬𝘪𝘳𝘢𝘯 𝘢𝘪 𝘲𝘪𝘭𝘢 𝘪𝘵𝘶 "
^^^"𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘬𝘢𝘪𝘭𝘢 𝘬𝘦𝘱𝘪𝘬𝘪𝘳𝘢𝘯 𝘪𝘵𝘶"^^^
"𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘮𝘪𝘬𝘪𝘳𝘪𝘯
𝘪𝘵𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘥𝘪𝘯𝘨 𝘵𝘶𝘳𝘶 𝘺𝘶𝘬"
^^^"𝘺𝘢𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘨𝘰𝘰𝘥 𝘯𝘪𝘨𝘩𝘵 𝘬𝘢𝘬"^^^
"𝘨𝘰𝘰𝘥 𝘯𝘪𝘨𝘩𝘵 𝘵𝘰𝘰 𝘬𝘢𝘪𝘭𝘢"
mereka masing masing pun mematikan telepon itu dan tertidur dengan nyenyak
kapan ya author gitu huaaa
pengen ayang
pagi pun datang kaila dan keluarga nya menikmati makanan yg disajikan
"dik lo berangkat bareng gue kan" tanya keenan
"aku sam ka Alvarez aja kak" ucap kaila
"resika jomblo" ucap kevin menepuk bahu keenan
sedangkan keenan menatap kevin aneh
"napa sih tatapan lo gitu, suka sama gue atau jijik" ucap kevin
"jijik" ucap keenan
"terlalu lo bang" ucap kevin
sedangkan keenan tak menghiraukan kan
tok tok tok
__ADS_1
ketukan pintu terdengar
"kayaknya si arez deh bukak sono dik" ucap kevin
kaila pun mengaguk
"om Swastiastu" ucap keila memperingati
"eh iya om Swastiastu la" ucap Alvarez cengengesan
"masuk dulu kak" ucap kaila
"iya" balasnya
"mom kak Alvarez dateng nih" ucap kaila
"eh al duduk sini makan bareng kami" ucap kyesia
"al udah makan tadi mom, al kesini mau ngajak kaila sekolah bareng aja" ucap Alvarez
"yaudah, my kaila berangkat ya " ucap kaila
"iya hati hati kalian " ucap kenzo
kaila dan Alvarez hanya mengangguk
skip
saat disekolah
"𝓫𝓮𝓾𝓱 𝓬𝓸𝓾𝓹𝓵𝓮 𝓰𝓸𝓪𝓵 𝓷𝓲𝓱" ucap mereka
"𝓬𝓸𝓬𝓸𝓴 𝓫𝓪𝓷𝓰𝓮𝓽 𝓼𝓲𝓱 𝓬𝓪𝓷𝓽𝓲𝓴 𝓭𝓪𝓷 𝓰𝓪𝓷𝓽𝓮𝓷𝓰 𝓫𝓮𝓾𝓱 𝓵𝓪𝓷𝓰𝓰𝓮𝓷𝓰 𝓭𝓪𝓱"
"𝓴𝓪𝓴 𝓪𝓵 𝓬𝓸𝓬𝓸𝓴𝓷𝔂𝓪 𝓼𝓪𝓶𝓪 𝓴𝓪𝓴 𝓺𝓲𝓵𝓪 𝓫𝓾𝓴𝓪𝓷 𝓴𝓪𝓴 𝓴𝓪𝓲𝓵𝓪"
"𝓮𝓱 𝓬𝓪𝓷𝓽𝓲𝓴𝓪𝓷 𝓴𝓪𝓲𝓵𝓪 , 𝓺𝓲𝓵𝓪 𝓶𝓪𝓱 𝓶𝓪𝓼𝓪 𝓵𝓪𝓵𝓾 "
dan masih banyak lagi
"gak usah dengerin ya la" ucap Alvarez
"ia kak, yaudah kai masuk dulu" ucap kaila
diangguki Alvarez
mereka pun ke kelas masing masing
"kaila, gue mau cerita " ucap Mely
"cerita apa mel" ucap kaila
"tadi gue ketemu kak keenan sumpah dia ngeselin banget, masak lemparin gue botol sih" ucap Mely kesal
"maafin ya mel" ucap kaila
"gak, sakit pala gue kai" ucap Mely
"biasa aja kali mel" ucap Rere
"lo mah gak tau gimana rasanya " ujar Mely
"ya emang gue gak tau tapi kan lupain lah males gue" ucap Rere
"gaje lo re" ucap Mely
"udah udah guru mau dateng noh " ucap rara
"eh iya " ucap mereka
mereka semua pun duduk di bangku masing masing
"pagi semua " ucap guru itu
"pagi bu" ujar mereka semua
"untuk kaila silahkan keruang OSIS " ucap guru itu
"buat apa bu" tanya Rere
"ya buat meeting lah, emang ngapain " ucap guru
"maksud saya meeting apa" tanyanya lagi
"kamu gak perlu tau, diingat kan kembali untuk kaila bara widya bastianic silahkan keruang OSIS untuk membahas sesuatu yg harus semua OSIS tahu" ucap guru itu panjang lebar
__ADS_1
"baik buk" ucap kaila