Teenage Boy Love

Teenage Boy Love
bab 12 :qila kembali


__ADS_3

pagi pun tiba ada dua sepasang kekasih yg makan, tiba tiba ditengah mereka makan


tok tok tok


"kak aku aja yg bukain ya" kata kaila


"gak apa apa? " kata Alvarez


"gak kok" kata kaila


Alvarez hanya mengangguk sambil tersenyum


kaila pun keluar membuka pintu


"lo siapa" tanya cewek itu dia qila mantan Alvarez qila dan Alvarez pacaran sudah 4 tahun ya cukup lama tapi qila selingkuh jadinya mereka putus


"aku, kaila " kata kaila


"lo siapanya Alvarez" tanya qila


sebelum kaila menjawab Alvarez pun datang


"sayang apa kabar" kata qila


"apaansih lo, lo bukan siapa siapa gue lagi " kata Alvarez


"ih kamu kok gitu" kata qila memegang tangan Alvarez tapi sayang tangan itu ditepis


"gausah pegang" tegas Alvarez lalu merangkul kaila membuat qila kesal


"dia siapa" tunjuk qila pada kaila


"pacar gue" jawab Alvarez dingin


"gak mungkin kan " kata qila


"apa yg gak mungkin, dia pacar aku" kata kaila


"ihhh cantikan gue, jauhin Alvarez" kata qila


"lo bukan siapa siapa gue inget kita udah putus" kata Alvarez tajam


"eh cabe kamu gausah ngatur aku untuk jauhin dia ya" kata kaila


"apa kata lo cabe" kata qila


"ia cabe qila indriana " kata Alvarez


"kenapa kamu gitu sih al" kesal qila


"angkat kaki lo dari rumah gue" kata Alvarez


"al inget kita itu pacaran udah lama gak mungkin kan kamu bisa move on begitu mudahnya" kata qila


"emang kalian berapa lama pacaran" kata kaila


"4 tahun, gimana dulu gue sama dia saling cinta " kata qila sinis


"oh cuma 4 tahun bisa lah cepet move on nya" balas kaila


membuat qila marah dan langsung menjabak rambut kaila , membuat kedua kekasih itu kaget


"Alvarez kalau aku gk bisa miliki kamu maka dia juga gak bisa miliki kamu" kata qila


"qila lepas gk " bentak Alvarez sambil memegang tarikan itu


"al kamu bentak aku, apa sih untung nya pacaran sama dia ha? " kata qila , sebelum Alvarez menjawab kaila langsung bicara


"woy ****** lepas gak" kata kaila


"brani lo bilang gue ****** "kata qila menambah tarikan itu sampai membuat kaila tambah kesakitan. tanpa mereka sadari ada 5 curut yg tiba tiba datang di pagi buta


" woy ondel ondel ngapain lo jambak rambut buk boss gue"kata alex


"buk boss? " cengo qila


"ia ngapa lo kaila buk bos kita dan yg lain" balas bara

__ADS_1


"gak salah gue yg pantes jadi bu bos kalian bukan dia lagian kita kan dulu akrab " kata qila sedikit lembut dibanding yg tadi


"hahahahah najiiss" kata 5 curut itu dia bara alex anta satya dan alaska


"apa lo" kata qila


"el ondel lo gak pantes jadi bu bos kita, yg tadi lo bilang kita kan akrab ya kan, itu dulu anjir " kata satya


"ya ,gausah pede qila indriana " kata bara juga


"kenapa kalian tau nama panjang gue, pasti kalian kangen kan " kata qila


"anjir makin kesini makin kesana ya, itu di dibaju lo ada tulisan nama lo tuh " kata alaska


"ishhh" kata qila , kaila kesal dengan suara qila yg di lembutin dan sengaja di manja manjain kaila pun menendang kaki qila


"auuuu anjing lo kaila, inget ya gua gak akan tinggal diem lo harus putus sama Alvarez, dan Alvarez harus jadi pacar gue lagi" kata qila penuh amarah


"eh qila makanya suara kamu jangan dilebay lebay in, kamu kira orang disini nyaman, kalian nyaman gak? " kata kaila sambil bertanya dengan 6 cowok disana mereka pun menjawab pertanyaan kaila dengan menggeleng gelengkan kepala


"udah denger kan mbak qila pergi gak kamu aku enek liat mukamu" kata kaila


"awas kalian semua " kata qila lalu berlalu pergi


"khmmm gak disuruh masuk nih" kata bara


"eleh masuk aja kali kagak usah ijin segala " kata satya


"harus sopan sat" kata bara


"yaudah yuk kak anta alex bara " kata kaila


"gue kagak ditanyain nih buk bos" kata satya


"eh ya lupa masuk bang sat " kata kaila


"bisa gak kalau nyebut nama gue jangan setengah setengah" kata satya


"emangnya aku salah bicara ya" kata kaila polos


"lex lo kagak liat si al merah muke nya " kata bara yg di samping Alvarez


"eh pak bos sory salah tarik hehehe" kata alex


"ck" decak Alvarez lalu berjalan duluan ke ruang tamu bersama kaila


"kak mau minum" tanya kaila


"boleh kalau gak ngerepotin lo" kata satya


"cuaca nya panas nih kaila gue minta tolong buatin jus ya" kata bara


"kita samain " kata anta alex satya


"ok, bentar ya" kata kaila


kaila pun ke dapur membuat jua


(gak usah kepo ya dear )


skip


diruang tamu para cowok sedang main game


(semua cowok pasti taulah ya game ape,kalau kalian tebak mobile legends.ya bener sih )


"kak ini minuman nya" kata kaila


"eh kok bisa ya qila tau rumah lo al kan setelah lo putus ama cewek stres itu lo pindah sama bokap nyokap lo" kata bara


"kayaknya ada yg kasih tau qila deh alamat rumah kamu al" kata kaila


"ya, gue setuju sama kai kayaknya ada bilang


alamat rumah lo deh al " kata alex


"mm siapa" kata Alvarez

__ADS_1


"ya gue gak tau lah gimana sih lo punya otak taruh dimata anjir" kata bara langsung dipukul pakai bantal oleh anta


"di otak bang bang " kata anta


"Mmm" kata bara


"kita tau kalau qila harus dapetin apa yg dia mau, dia akan melakukan segala hal gak peduli buat orang itu mati atau gak " kata satya sambil minum


"bener kata lo, kayaknya kaila dalam bahaya " kata bara membuat mereka melihat kaila


"kenapa aku" tanya kaila bingung


"karna menurut dia lo yg ngerebut Alvarez" kata alex


"terus gimana, aku gak mau cari masalah sama dia " kata kaila panik


"tenang aja kami ngejaga kamu kok kai" kata Alvarez lembut


"panas, panas" kata bara sambil mengipas kipas wajahnya menggunakan tangan


"ganggu aja ya lu kerjaannya " kata anta


belum sempat dijawab ada orang yg membuka pintu rumah


"halyoo guyss stevan yg kacak, ganteng, mempesona ini datang silahkan taburkan bunga" kata stevan teriak


"astaga napa ada setan si dirumah lu al" kata bara sedangkan yg ditanya hanya mengacuhkan bahu


"uuuu bibir lu pengen gue ***** dech" kata stevan


"ihhhh amit amit cabang babu gue jijik punya temen gay"kata bara


" buihhhh dua jari jempol untuk bara "kata satya


" yg lain mana "tanya Alvarez dingin.


" bahkan kumat dinginnya "kata bara


" lagi mati"celetuk stevan


"nyumpahin gue mati lu stev " kata kevin yg ada dibelakang stevan


"ehhh t-tadi gue habis ngobrol sama pocong tetangga " kata bara


"mana ada pocong di pagi bolong"kata satya


"ck bibir lo ya, gue tadi lagi berhayal ketemu janda kok" celetuk stevan lagi lagi


"eh kak stevan mau cari janda anak berapa kak kebetulan kaila punya tetangga dia janda tapi awet muda kok" kata kaila


"padahal gue ngomongnya becanda ngapa dibawa bawa serius sih, kalau beneran gua nikah sama tetangga kaila bisa habis gua " gumaman stevan masih bisa didengar mereka


"hahahahahah" ketawa mereka semua mendengar penuturan stevan


"sabar ya stev" kata satya


"kak kalian nginep disini " kata kaila


"iya kalau dibolehin " kata mereka


"yaudah nginep aja biar kaila yg pulang kerumah dady sama momy" kata kaila dapat pelototan dari Alvarez


"ih kak al kaila belum ngerjain tugas kasian kak keenan sama kak kevin berdua dirumah " kesal kaila


"yaudah, kalian nginep" kata singkat Alvarez


"ok" kata mereka


"kak kaila sekarang pulang ya nanti kaila yg telpon mama sama papa " kata kaila


"iya, perlu aku anter " tanya Alvare


"eh gak perlu kak" kata kaila


"beneran " tanya Alvarez sekali lagi


"iya, yaudah kai pulang dulu ya semua bay bay" kata kaila lalu berlalu pergi

__ADS_1


__ADS_2