Teenage Boy Love

Teenage Boy Love
bab 14 : kacau


__ADS_3

saat kaila sampai rumah


"kak aku kesel banget sama orang itu " kata kaila


"sabar ya dik " ucap keenan


"tau hah" kata kaila


kaila pun langsung pergi ke kamarnya


saat sampai di kamar tiba tiba ada yg menelpon kaila dia adalah alvarez


*kak varezแฅซแญก*


๐˜ฉ๐˜ข๐˜ญ๐˜ฐ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฌ


๐˜จ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฏ๐˜ช๐˜ฉ


๐˜บ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ, ๐˜ด๐˜ช ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ญ ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ญ ๐˜ช๐˜ต๐˜ถ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ช๐˜ด๐˜ฉ๐˜ฉ๐˜ฉ๐˜ฉ ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ญ


๐˜ซ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ญ ๐˜ฅ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜จ, ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ต๐˜ช ๐˜ฌ๐˜ช๐˜ต๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ฆ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ญ๐˜ญ, ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ช ๐˜ฆ๐˜ด ๐˜ฌ๐˜ณ๐˜ช๐˜ฎ ๐˜ด๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข ๐˜ซ๐˜ข๐˜ซ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ถ๐˜ข๐˜ด ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ด๐˜ข๐˜ณ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฎ. ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ถ ๐˜จ๐˜ข๐˜ฌ?


๐˜ฉ๐˜ข ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ช๐˜ถ๐˜ด ๐˜บ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ถ ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ต๐˜ช ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฎ ๐˜บ๐˜ข ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฆ๐˜ต ๐˜ข๐˜ธ๐˜ข๐˜ด ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ฑ๐˜ข, ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ช ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ซ๐˜ข๐˜ฎ 05.45 ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ต๐˜ช ๐˜ซ๐˜ข๐˜ฎ 7 ๐˜บ๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ฆ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ญ๐˜ญ ๐˜ด๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ฆ ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ด๐˜ข๐˜ณ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฎ


๐˜ช๐˜บ๐˜ข ๐˜ด๐˜ข๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ


๐˜ฐ๐˜ฌ๐˜ฆ ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ช๐˜ญ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ถ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ฅ๐˜ถ๐˜ญ๐˜ถ ๐˜บ๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ข๐˜บ ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ข ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฆ ๐˜บ๐˜ฐ๐˜ถ ๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜น๐˜ต ๐˜ต๐˜ช๐˜ฎ๐˜ฆ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฌ


๐˜ช๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ข๐˜บ ๐˜ฃ๐˜ข๐˜บ


masing masing dari mereka pun mematikan telpon masing masing


pov kaila :


aku seneng banget kak varez bakal ajak aku jalan jalan sepuas nya sekarang aku mau mandi dulu hah


skip


"uhhh seger banget deh aku siap siap dulu kali ya biar ada waktu kosong "ucap kaila


setelah aku siap siap aku mengambil laptop dan ya kalian pasti tau aku ngapain nonton drakor dong wkwkwkwk


tanpa aku sadari pukul sudah menunjuk kan pukul 7 tiba tiba momy mengetik pintu ku


"sayang Alvarez udah dateng nih cus turun " kata kyesia


"iya mom sekarang " kata kaila


aku sama momy pun turun bareng bareng


saat kami sudah turun


"cieeee kalian mau kemana nih" tanya dady dong


"m-mmmmau jalan jalan om " kata kak Alvarez yg walaupun awalnya ragu sih


"ohhh yaudah sana sana " kata dady


"dady ngusir kami nih " kata aku


"gak kan biar cepet queen " kata dady


"yaudah daaaa dad mom " kata aku


pov of :


kaila dan Alvarez pun pergi setelah berpamitan


"kita mall dulu atau ke pasar malam " tanya Alvarez


"ke mall dulu deh kak " kata kaila


"oke" kata Alvarez


diperjlanan menuju mall mereka melihat tukang bakso di pinggir jalan


"bang bakso dua ya " kata Alvarez


"ia den, minum nya apa " tanya tukang bakso


"teh hangat boleh bang" kata Alvarez


"ooo baik den" kata tukang bakso


skip


"ini baksonya den selamat makan"kata tukang bakso itu


" iya, Terima kasih bang"kata Alvarez

__ADS_1


Alvarez dan kaila makan dalam senyap


tapi sekali kali mereka juga mengobrol


selesai mereka makan mereka langsung de mall


"kak ke toko peralatan buku dulu ya " kata kaila


"yaudah yuk" kata Alvarez


mereka pun sampai


lalu mereka berdua masuk ke dalam


kaila pun membeli berbagai peralatan buku/sekolah yg banyak dan dibelakangnya ada Alvarez


"kak ini udah cukup " kata kaila


"udah itu aja dibanyakin lagi aja sayang " kata Alvarez


"udah ini cukup kak" kata kaila


"yaudah yuk ke kasir " kata Alvarez


mereka pun ke kasir


"ini mbak berapa? " kata Alvarez


"769.000 ribu mas " kata kasir itu


"ok, makasi ya " kata Alvarez lalu pergi bersama kaila


"sekarang kita beli es krim ya" kata Alvarez


"iya" kata kaila antusias


mereka pun sampai


"kak mau yg vanila " kata kaila


"ok tunggu disini ya " kata Alvarez


skip


sambil kaila menunggu dia pun memainkan handphone nya tanpa disadari ada tamu tak diundang ya itu qila


"ya makan es krim lah , pakek nanya lagi" kata kaila


"heh gue ingetin ke lo ya jauhin dia " kata qila menuntut


"trusss karena kamu bilang gini aku harus nurut gitu, maaf qil aku gak akan nurut sorry ya" kata kaila


"berani loh, awas lo nanti" kata qila


"aku gak takut ya " kata kaila


tiba tiba Alvarez datang qila melihatnya qila pun pura pura terjatuh dan menangis


"lo apa apaan sih kau hiks hiks kenapa gue ditampar hiks hiks " kata qila sambil menangis


"aku gak ngapa ngapain kok " kata kaila


"kaila qila kenapa " tanya Alvarez


"rez kaila nampar aku " kata qila


"gak kak, jangan percaya qila boong" kata kaila


"beneran kaila, kok kamu gitu sih " tegas Alvarez


"kak aku gak ngapa ngapain dia kok " kata kaila


"bohong lo udah nampar gue kaila " teriak qila tanpa memperdulikan orang banyak


"kaila, kalau kamu gak suka sama qila gak perlu nampar " bentak Alvarez


"kamu bentak aku kak " kata kaila


"lagian lo kenapa sih, qila ada salah apa sama lo " bentak nya lagi


"kak, aku gak salah apa apa kenapa main bentak bentak sih, kalau gak percaya sono liat CCTV " bentak kaila sambil menangis


kaila pun keluar dengan perasaan yg kesal


"kacau, semuanya kacau gara gara si qila " kata kaila sambil berjalan menghentak hentakan kaki


di tempat yg lain


"nak kenapa kamu bentak dia, dia gak salah yg salah itu dia " kata wanita tua sambil menunjuk qila

__ADS_1


"saya lihat dengan mata saya sendiri, jangan menghakimi orang sebelum ada buktinya " kata wanita itu lagi


"ck dasar " kata salah satu wanita sambil menatap qila sinis yg ditatap hanya menunjukan wajah kesal


"beneran lo qil, gue peringatkan sekali lagi ke lo jangan deket sama gue lagi,anggap aja kita gak pernah berhubungan " marah Alvarez


"al kamu gak serius kan " kata qila


"gue serius qila " kata Alvarez berlalu pergi


skip


saat Alvarez sampai di mobil


"gue harus minta maaf sama kaila" kata Alvarez


ia pun menelpon kaila namun tak diangkat


"apa gue ke rumahnya ya " kata Alvarez


tanpa pikir panjang Alvarez pun pergi ke rumah kaila


sedangkan di tempat lain dirumah kaila kaila sedang menangis dikamarnya tanpa ada yang tahu


"kak varez kenapa tega sih bentak aku hiks hiks " kata kaila sambil menangis


"jahat " kata kaila


tiba tiba terdengar teriakan dari sang ibu


"kaila sayang ada Alvarez diluar " teriak kyesia


"suruh pergi aja ma " teriak kaila


"kamu ada masalah sama Alvarez sayang " teriak kyesia


"gak " teriak kaila juga


di lantai satu


saat kyesia sedang memasak tiba tiba terdengar ketikan pintu


kyesia pun bergegas mambukanya


kyesia melihat Alvarez


"mom aku mau ketemu kaila " kata Alvarez


"boleh, masuk sayang " kata kyesia


"kamu sama kaila ada masalah " tanya kyesia


"ada mom tapi belum bisa diceritakan" kata Alvarez


"yaudah, sana langsung aja kekamar kaila selesaikan baik baik ya momy mau masak sesuatu dulu " kata kyesia diangguki oleh Alvarez


tanpa pikir panjang Alvarez langsung menuju ke lantai dua


saat sampai dilantai dua Alvarez pun ke kamar kaila


tok tok tok Alvarez mengetok


"biarin kaila sendiri mom " teriak kaila


tanpa pikir panjang Alvarez langsung membuka kenop pintu itu


"sayang maafin aku ya udah ngebentak " kata Alvarez lalu memeluk kaila yg dipeluk hanya diam


"maaf hiks hiks hiks " kata Alvarez langsung menangis


"heh kok nangis, katanya ketua geng " kata kaila


"tapi kamu hiks hiks ma hiks hiks rah acu acut amu hiks hiks mintak putus hiks hiks " kata Alvarez sperti anak kecil


"lagian kamu ngebentak orang tua aku sama kakak kakak aku gak pernah ngebentak sampai segitunya kak " kata kaila


"maaf " kata Alvarez


"ia aku maafin tapi jangan gitu lagi " kata kaila


"ia janji " kata Alvarez


"yaudah kan udah dapet maaf sana pulang tadi mama telpon aku pas dijalan suruh kamu pulang cepet cepet " kata kaila


"serius " kata Alvarez


"ia kak " kata kaila


"yaudah aku pulang dada besok aku jemput ya " kata Alvare lalu keluar tinggallah kaila sendiri

__ADS_1


__ADS_2