Teenage Boy Love

Teenage Boy Love
bab 17 : semua berduka


__ADS_3

kaila pun ke ruang OSIS saat sampai


"kaila silahkan duduk" ucap salah satu anggota OSIS sebut saja angkasa aprilia naryana biasa disapa prilia


"iya" ucap kaila


ia pun duduk disamping Alvarez


saat duduk, Alvarez tiba tiba tersenyum karna melihat kaila dengan jailnya ia memegang tangan kaila yg ada di bawah meja


tanpa diketahui semua orang


"jadi, yaelah ga usah tatap tatapan kali cepet lah ,kita mau bahas apa Alvarez lu ya" ngegas anggota OSIS namanya mars api Alaska


"lu kagak tau mars mereka kalau ketemu dah bucin noh, " ucap naora verytta dermawan


"iya bener kata kembaran gue tos lah kak" ucap noara Nereytta dermawan


naora dan noara pun saling bertos tangan


"ck cepet, al lo mau bahas apa sih nyuruh gue sama yg lain ke sini" ucap Leoryon winata wertyam


"jadi gua mau bahas tentang besok, jadi gue selalu liat hampir semua murid cewek pakaian nya dikecilin terutama adik kelas ya gue wajari aja namanya juga mereka adaptasi sama lingkungan sma , mungkin baju atau roknya ke gedean tapi mereka ngecilin nya sampe seketat gitu apalagi peraturan di sekolah ini gak beleh dan gak ada yg boleh pake make up gue setiap hari liat semua cewek gak semua sih tapi hampir lah mereka menggunakan make up apalagi baju nya terbuka roknya di atas lutut itu kan tidak diperbolehkan ya emang sekolah ini bebas tapi gak sampe seliar itu kali. sekolah ini bukan untuk bergaya tapi ngejar ilmu jadi besok kita razia ,oke.gua bakal bagi tugas buat kalian jika ada barang barang yg tak diizinkan misalnya pisau, alat make up, ya pokoknya menurut kalian gak aman deh , ngerti kan selanjutnya wakil gue akan beri kalian semua tugas masing masing" ucap Alvarez panjang lebar


et et memang author pernah bilang sekolah ini bebas ya tapi bukan berarti liar gini, ngerti maksudnya kalau gak biar author yg jelasin jadi sekolah ini ada peraturan


1.dilarang bolos jika bolos akan di kenakan hukuman


2.pakaian harus sopan baju yg tidak terlalu ketat dan tidak terlalu besar, tidak diizinkan rok diatas lutut.


3.tidak diizinkan memakai make up jika memakai libblam, atau skincare lainnya diizinkan


4.tidak ada pembullyan


5.dilarang membawa benda tajam


6.dilarang merokok


7.tidak diizinkan bolos dalam pelajaran. jika bolos akan dianggap alpa atau tidak hadir dalam pelajaran oleh wakil guru kelas


dll


"oke besok kan hari selasa jadi besok kita semua razia aku bakal bagi tugas ya, dan aku bakal bagi kalian beberapa kelompok . kita semua ada 28 OSIS termasuk aku sama kak arez nah langsung aja aku bagi . masing masing ada 8 bagian ,8 bagian ada juga 12 bagian satu oke" ucap kaila


"sip lah" ucap mereka semua


"jadi bagian satu adalah


~noranda Marley viola


~sayang Regina George


~angkasa Arya Mark's


~derbert raja William's


~pangeran winata Sriwijaya


~nana aulia bagaskara


~derlangga dermawan


~api daren clarion


tugas kalian buat razia di kelas 1/kelas 10 semua kelas mulai a, b, c, d, e" ucap kaila

__ADS_1


"oke" ucap mereka yg ditunjuk


"lalu bagian dua adalah


_renata pinolia werdebert


_bulan Juni anggria


_ darana citramulia


_bintang Berlclasico


_bara antra cerdfly


_putra mahkota bramana


_angel albino verlion


_alice najwa mersico


tugas kalian razia dikelas 11 dan 12 kalian bagi aja jadi empat empat orang


" sedangkan 12 orang yg gak gue sebutin atau lebih tepatnya 10 yg lain razia di luar maksud gue diterbangkan sekolah kalian check tas maupun perlengkapan yg dipakai jangan sampai mereka tau apa yg kita bicarakan jangan bocorkan inget ya"ucap nya dengan tegas


"oke besok kita bakal laksanakan " ucap mereka semua


setelah metting kaila pun ke kelas nya belum genap sampai Kelas Alvarez memegang pergelangan kaila


"kenapa kak" tanya kaila


"nanti ke kantin bareng aku ya" ucap Alvarez lembut


"iya nanti kaila sama temen yg lain kesana " ucap kaila diangguki Alvarez


"yaudah aku ke ruang OSIS duluan ya masih banyak berkas yg aku urus " ucap Alvarez lalu ke ruang OSIS


"mel li re ra nanti ke kantin yuk" ajak kaila


"yaudah " ucap mereka


guru pun melanjutkan mata pelajaran yg tertunda


sip lah


pukul menunjukan 15.00 waktu nya semua murid pulang ke rumah masing masing


pov of kaila


beuh capek banget , langsung mandi mantep kali ya


saat sudah mandi kaila pun bersiaplah siap


lalu keruang makan dan membuat pop mie sambil membawa jus


lalu saat sampai kamar pas sekali hujan tiba tiba turun


"seru nih nonton sambil makan mie apalagi hujan " ucap ku


"tapi kok kepikiran kak Alvarez ya" ucap kaila


tanpa pikir panjang kaila pun menelpon Alvarez namun tak diangkat tapi kaila kedua kalianya menelpon Alvarez sykurnya diangkat


"𝘩𝘢𝘭𝘰 𝘬𝘢𝘪𝘭𝘢"


^^^"𝘩𝘢𝘭𝘰 𝘬𝘢𝘬, 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘥𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 "^^^

__ADS_1


"𝘢𝘬𝘶 𝘥𝘪𝘳𝘶𝘮𝘢𝘩 𝘴𝘢𝘬𝘪𝘵 𝘴𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨"


^^^"𝘬𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢 𝘥𝘪𝘴𝘢𝘯𝘢 𝘬𝘢𝘬 𝘢𝘭 𝘴𝘢𝘬𝘪𝘵 "^^^


"𝘬𝘢𝘬𝘦𝘬 𝘢𝘬𝘶, 𝘬𝘢𝘬𝘦𝘬 𝘢𝘬𝘶


𝘬𝘰𝘮𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨"


^^^"𝘬𝘢𝘪𝘭𝘢 𝘬𝘦𝘴𝘢𝘯𝘢 𝘬𝘢𝘬"^^^


"𝘵𝘢𝘱"


tanpa mendengar kata Alvarez


ditelpon kaila cepat cepat keluar kamar dan menemukan keluarga nya


"dady momy kak ikut kaila ke rumah sakit cepet " ucap kaila panik


"kemana baby" tanya keenan


"ke rumah sakit andara " ucap kaila yg baru dikirim alamat rumah sakit oleh Alvarez


"emang ngapain kesana princes" tanya kyesia


"kakek kak Alvarez koma mah" ucap kailan


"ya sudah mari kita semua kesana " ucap kevin diangguki semua orang mereka pun bergegas ke rumah sakit saat di rumah sakit kaila melihat Alvarez duduk bersandar di tembok Alvin dan anna menangis di tempat duduk yg sudah tersedia


"kak al" ucap kaila pelan namun Alvarez langsung memeluk kaila


"sabar ya kak, kita do'ain kakek kamu slamat " ucap kaila. namun Alvarez hanya diam


tiba tiba ada dokter yg datang


"dengan keluarga pasien " ucap dokter itu


"ya kami keluarga pasien gimana keadaan papa saya" tanya Alvin


sedangkan dokter itu menunduk


"kenapa anda menunduk katakan " ucap anna


"maaf pak buk , papa kalian sudah tiada sejak pukul 16.59 kami turut berduka cita atas kematian beliau, jika begitu saya permisi " ucap dokter itu


"kek" lirih Alvarez terasa hati nya perih seperti tertusuk oleh diri namun terluka tapi tak berdarah


"kak" ucap kaila memeluk erat Alvarez


mereka semua berduka hanya terdengar tangisan pilu atas peninggalan harta dalam hati mereka yg sudah pergi tertelan penyakit


"sabar kak, kaila disini, hey kaila selalu ada buat kamu, jangan nangis ya sayang kalau kak al nangis kakek kak al bakal sendiri emang mau buat dia sedih" ucap kaila


Alvarez pun menggeleng celengan kepala


sedangkan keluarga yg lain


"Alvin, yang tabah ya" ucap kenzo menangkan temannya


"makasi ken" ucap Alvin


"na jangan nangis dong lo gimana sih bokap lo nanti sedih karna keluarga nya gak ikhlas nerima semua" ucap kyesia


"gua tau kyesia tapi gua gak nyangka bisa secepet ini Tuhan ambil papa mertua gue, selama ini dia baik sama gue dia bahkan sayang banget sama gue dia tulus tapi kenapa dia harus pergi gua gak bisa Terima kyesia " ucap anna mendengar kata itu Alvin memeluk anna


sedangkan kyesia hanya diam ia sedih melihat teman nya seperti ini

__ADS_1


tak terasa pukul sudah menunjukan 19.00 mereka pulang ke rumah , sedangkan keluarga Alvarez tengah mengurus kematian sang kakek/papa


__ADS_2