Teenage Boy Love

Teenage Boy Love
bab 18 :kenapa aku dibentak


__ADS_3

𝙟𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙥𝙖𝙝𝙖𝙢 𝙙𝙚𝙖𝙧 🔞 𝙞𝙩𝙪 𝙖𝙧𝙩𝙞𝙣𝙮𝙖 𝙖𝙙𝙖 𝙠𝙖𝙩𝙖 𝙩𝙤𝙭𝙞𝙘 𝙖𝙩𝙖𝙪 𝙝𝙖𝙡 𝙮𝙜 𝙠𝙖𝙨𝙖𝙧 𝙤𝙠𝙚 saat sampai rumah


"kaila kamu ke kamar ya sayang, tidur ini udah jam berapa besok sekolah loh" ucap kyesia


"ia ma kaila ke kamar dulu" ucap kaila


saat aku sampe kamar aku kepikiran kak Alvarez deh gimana sakitnya ditinggal orang yg kita sayang apalagi ia selalu menyemangati kita huh telpon kak Alvarez kali ya


pov of end


di tempat lain


"arggggggg kakek kenapa pergi tinggalin arez kenapa kek" teriak Alvarez memang tak ada yg mendengar karna kamar Alvarez kedap suara


tiba tiba Alvarez mendengar dari handphone nya ada kaila yg menelpon


namun ia mematikannya


"maaf sayang aku gak akan " lirih Alvarez


di tempat lain


"kok kak Alvarez gak angkat ya kemana tu orang" ucap kaila


"udahlah tidur aja besok kan ketemu " ucap kaila


😴🕓


pagi indah dikeluarga bastianic mereka sedang makan bersama tak ada gangguan saat makan


"dad Kai udah selesai makan kau berangkat ya" ucap kaila


"hati hati dik" ucap kevin


"iya" teriak kaila dari luar


ia pun pergi ke sekolah saat sampai sekolah ia menemukan Alvarez yg berjalan hanya diam dan datar


"kak Alvarez tunggu" ucap kaila lalu memegang tangan Alvarez


namun ditepis


"kak al, kenapa tangan aku ditepis sih ish" ucap kaila yg ditatap datar oleh Alvarez


"gausah ikut" ucap Alvarez dingin


"kenapa aku pacar kamu " ucap kaila


"berisik" ucap Alvarez


sedangkan kaila diam ditempat


"kak kok kamu berubah " ucap kaila


"bukan urusan lo" ucap Alvarez


"tapi kemarin kenapa gak angkat" ucap kaila


"bisa diem gak" bentak Alvarez


sedangkan kaila yg mendengar kaget seketika ini hal pertama dalam hidupnya yg dibentak


"kak kamu" ucap kaila lalu berlari


sedangkan orang ora g yg ada disana menonton semua itu


"woy al kenapa lu sama adek gua" ucap keenan yg baru datang


"ada masalah lu" tanya kevin


sedangkan Alvarez hanya diam saja biarlah teman temannya itu bicara tanpa peduli dengan kevin dan keenan Alvarez pun mengejar kaila yg menangis


namun jejak kaila menghilang tak tahu dia ada dimana Alvarez sudah sempat ke kelas kaila namun teman kaila bilang kaila belum masuk

__ADS_1


"kamu dimana cinta" lirih Alvarez ia pun ke rooftop


Alvarez melihat kaila disana


"maaf tadi aku bentak kamu" ucap Alvarez


kaila pun melihat ke belakang kalau ia mendaftarkan wajahnya lalu pergi


"tunggu" ucap Alvarez namun tak urung membuat kaila diam ditempat


tanpa menghiraukan perintah Alvarez kaila langsung pergi


Alvarez tak tinggal diam ia mencekal pergelangan kaila


"auwhhh sakit kak, lepas kak" ucap kaila kesakitan


"tadi gue bilang apa tunggu, lo budeg atau apa" bentak Alvarez


"gak usah marah" ucap kaila


"lagian lo, disuruh nunggu ya tunggu gimana sih " ucap Alvarez


"kenapa sih kamu kak aku salah salah apa bilang, bisu sampe gak bisa ngomong " ucap kaila


membuat Alvarez marah


"eh lo, lo gak tau gimana rasanya ditinggal orang yg selalu ngejaga gue. lo itu cuma anak manja , dasar jadi anak mami aja bangga" ucap Alvarez membuat kaila kaget akan kata itu


"kalau ngomong gausah bawa bawa momy kak, kalau ngerendahin ngerendahin aja gak usah bawa orang lain, lo kalau ke gini,kayak pengecut " ucap kaila


membuat Alvarez amat marah


kalau Alvarez mencekram dagu kaila


"ngomong apa lu bilang" bentak Alvarez


"lo pengecut pecundang " ucap kaila


plak


sedangkan kaila menangis


"kamu tega kak, orang tua aku gak pernah kasar kek gini sedangkan kamu bukan suami bukan keluarga tega kek gini" ucap kaila


sebelum pergi kaila berkata


"lebih baik kita putus kak" ucap kaila lalu pergi


Alvarez yg menyadari pun terlihat menyesal


"bodoh lo al, bodoh kenapa lo tampar pacar lo sendiri kenapa lo kasar kek gini al argfhhhh" teriak Alvarez


tanpa sadar seorang gadis melihat dia qila


"tanpa gue rusak hubungan kalian dari awal udah rusak tapi gue bakal buat lebih rusak lagi" gumam qila lalu tersenyum


kaila berlari ke kamar mandi


"dad mom kak Alvarez tega, kak arez nampar kaila sakit mom" ucap kaila


dibalik pintu ada seseorang mendengar itu semua


"hahahahahha, dari awal emang lo dan Alvarez gak cocok, cocok kan gue sama Alvarez dimana mana " ucap qila.


"qila ngapain kamu disini" ucap kaila


"gue bakal buat lo sehancut hancurnya kaila, karna lo udah buat Alvarez suka dan berpaling ke lo bukan ke gua" bentak qila lalu mengambil air dan menyiram kaila


"itu pembalasan karna lo udah macam macam sama gue " ucap qila


plak


"dan ini pembalasan lo udah rebut Alvarez dari gue, sakit, gue yg lebih sakit kaila" teriak qila

__ADS_1


sedangkan kaila tak mampu membalas semuanya sakit baginya tubuh nah kan hati sudah terluka


"yaampun kaila kamu gak apa apa" ucap Rere


"dingin re" ucap kaila bibirnya pucat


"lo ikut gue ke UKS" ucap Mely yg ada disamping


lili, meli,Rere, dan rara pun membawa kaila ke UKS


"asik gue kenapa woy" ucap kevin


"dik kenapa" ucap keenan pelan


"nanti kaila cita dirumah ya kak" lirihnya


cepat cepat keenan menggendong kaila ke UKS


"dik tolong periksa adik gue ya" ucap kevin


"ya kak" ucap salah satu murid


"kak tolong beliin kaila pakaian ya kaila gak kuat" ucap kaila


"iya sayang tunggu abang beli dulu" ucap keenan


keenan cepat cepat membeli baju untuk kaila


"kak kevin mending bawa adiknya pulang ya kesian kak kaila kalau dipaksain sekolah nanti tambah sakit nanti biar nara yg bilang sama guru " ucap nara


"ooo oke dik thanks ya" ucap kevin


nara pun mengangguk


"dik ini baju nya" ucap keenan


"yaudah kaila ganti ya kak" ucap kaila


"keenan ambil sono tas kaila" suruh kevin


"berani lo " ucap keenan


"napa sih cepet lah kasian kaila" ucap kevin


sedangkan tanpa banyak omong keenan ke kelas kaila sampai dikelas


"mel ambilin tas kaila" ucap keenan


"kaila kenapa"tanya meli


" tanya sama Rere, cepet ck"ucap keenan


"ck ia ia " ucap meli


cepat cepat meli memberi tas kaila kepada keenan


keenan pun ke UKS


"nih vin " ucap keenan


"thanks bang" ucap kevin


"dik yuk pulang" ucap kevin diangguki kaila


mereka pun pulang banyak yg membisikan kaila namun tak di gubris oleh mereka


saat sampe rumah


"my kaila pulang" teriak kaila


"eh anak momy tumben pulang cepet, kenapa hm" ucap kyesia


"anak dady kenapa kok murung, sama siapa tadi " ucap kenzo

__ADS_1


"tadi kak kevin yg nganter pulang tapi dia langsung ke sekolah my kaila ke kamar ya " ucap kaila


"ya sudah " ucap mereka


__ADS_2