Teenage Boy Love

Teenage Boy Love
bab 4 : mulai menarik satu sama lain


__ADS_3

saat mereka sudah duduk


"eh kok ada mereka" kata kelvin


"kenapa emang kagak boleh, kalau kagak gw ama yg lain pindah" kata meli


"eh jangan dong cantik, lagian lu sih kel biarin aja kali " kata stevan


"diem lu" kata Alvarez


"gw bisa bicara berdua sama lu " kata al


"ada bau bau saling suka nih" kata kelvin


"diem lu tai, gak ada yg mau ngajak lo ngomong" kata keenan


"bisa kok , tapi dimana " kata kaila


"ditaman mau" kata Alvarez dingin


"boleh kak " kata kaila


setelah itu mereka saling diam. kevin pun memecah suasana


"eh atau nanti kita malem party dirumah gue mau gak jangan lupa lo kelvin ama stevan infoin ke anak laen oke" kata kevin


"wih seru nih" kata kevin


"iya kak kebetulan orang tua aku lagi gak ada dirumah jadi ya dibolehin deh untuk party " kata kaila


"iye deh " kata kelvin stevan


setelah makan Alvarez dan kaila pun ke taman


"mmm lo mau gak ikut gue ke rumah " kata Alvarez


"ke rumah, siapa? " kata kaila bingung


"rumah gue ortu gue ngerayain universery " kata Alvarez


"terus hubungan aku apa kak " kata kaila


"gini gue mau jujur gue suka sama lo, lo punya ketertarikan sendiri jadi gue merasa lo istimewa " kata Alvarez


"aku baru beberapa hari disini kak, kalau gak salah " kata kaila diakhir kalimat pelan


"gue tau tapi lo unik. lo mau jadi pacar gue " kata Alvarez


"gue emang bukan cowok romantis yg kalau mau menyatakan perasaan harus bawa bunga tapi tanpa bunga pun gue bener bener tulus" lanjutnya


"iya aku mau kok, tapi apa kak al tulus " kata kaila


"jadi diterima , iya gue akan tulus sama lo" kata Alvarez


"iya " kata kaila


tanpa mereka sadari ada teman teman mereka yg menguping semua pembicaraan mereka


"ASIKKKK BOSSSSS UDAH KAGAK JOMBLO" kata kelvin


"kalian ngapain " tanya Alvarez menatap tajam


"gara gara lo anjing argggg cobak aja mulut lo bisa gue puter , dari dulu udah gue puter terus gue blender " kata stevan jengkel


"ngomongnya mas lo kira gue apaan "kata kelvin


" hehehehe sory gue keceplosan abisnya gue kaget anjir "lanjutnya


" jadi temen kita udah jadi pasangan kak Alvarez nih "kata meli sambil menyenggol bahu kaila sampai membuat kaila malu


" apaan sih mel"kata kaila malu


"cie pipinya merah, atututu adik gue udah punya pacar. " kata kevin


"awas jantung nya dik. " lanjutnya


"cieee yg mau ketemu calon mertua " kata keenan


Iyah yg mereka katakan, suka merayu kaila dan Alvarez

__ADS_1


"kaila kamu pulang sama aku ya " kata Alvarez yg membuat temannya menatapnya geli , pasalnya Alvarez tak pernah memanggil seseorang dengan sebutan aku-kamu kecuali keluarganya


"pretttt kaila kimi piling simi iki yi " cibir kelvin


"sumpah al jijik gue jijik denger lo aku kamu" kata stevan


"apan sih lo nganggu orang pacaran, mending pergi yuk sayang " kata Alvarez membuat jantung kaila berdetak tak karuan


"uuuuuuuuu BUCIN" ejek mereka semua


kaila dan Alvarez tak mengubris mereka semua, mereka langsung pergi ke kelas masing masing


"kak aku ke kelas dulu ya " kata kaila lembut


"iya sayang, rajin rajin ya belajarnya " kata Alvarez


"iya sayang " kata kaila membuat hati Alvarez berdetak kencang juga


"daaa" kata kaila


Alvarez pun langsung pergi saat dilorong Alvarez terus tersenyum membuat kaum hawa memujinya


"eh bar lo tau gak " kata kelvin


"gak" kata bara polos, ya itu bara temannya Alvarez dan yg lain bara memang jarang kumpul karna dia harus ikut latihan basket dan dia juga harus mempersiapkan perlombaan untuk nanti


"Alvarez udah punya pacar" kata keenan baru datang


"emang siapa yg mau jadi pacarnya varez, orangnya dingin gitu kayak kutub utara " kata bara mengejek


"bilang apa lo" kata varez tiba tiba


"kagak lo ganteng gitu doang " kata bara


"eleh gue bunuh lu, baru tau " kata varez


"eh lu" kata bara


"udah udah " kata kelvin


"woy api nanti lo mau ikut party gak" kata kelvin


"mana" kata bara


"tau, namanya kalau gak salah kaila kan, tau kenapa " kata bara


"nah ya itu mau ikut " kata stevan


"boleh "


"jam berapa " lanjut bara


"7 malam " kata Alvarez dingin


"oke " kata mereka berbarengan


pelajaran pun dimulai guru sudah datang ke kelas dan mulai mengajar anak anak


"baik anak anak Terima kasih atas waktunya kalian sudah boleh pulang " kata guru tersebut


"beh akhirnya bisa pulang " kata kelvin


"duluan " kata Alvarez cuek


"dia kemana " kata bara


"nemuin pacarnya " kata kelvin


"siapa "kata bara


" kaila "kata keenan


" haaa serius lo Alvarez pacaran ama adik lo"kata bara kaget


"iya kenapa " kata kevin


"eh kagak, napa lo pada kagak ngabarin " kata bara


"biar tau sendiri " kata keenan cuek

__ADS_1


saat diparkiran


kaila sedang menunggu Alvarez. Alvarez pun datang


"kaila maaf tadi aku ke kamar mandi dulu sayang " kata Alvarez


"gak apa apa kok kak varez " kata kaila


"ya udah kerumah kamu dulu ya terus ke rumah aku ganti baju baru kita jalan jalan kan masih ada waktu " kata Alvarez


"yaudah yuk " kata kaila


Alvarez menyalakan mesin motor nya dan langsung menuju kediaman kaila


saat samapai dirumah kaila


"sayang sama siapa sih anak momy pulang " kata kyesia


"sama pacar kaila ma " kata kaila


"siapa " suara bariton itu adalah kenzo


"selamat siang om tante saya Alvarez pacarnya kaila " kata Alvarez


"iya, baru pacaran ya " goda kenzo


𝚑𝚊𝚖𝚙𝚒𝚛, 𝚐𝚠 𝚔𝚒𝚛𝚊 𝚔𝚊𝚢𝚊𝚔 𝚍𝚒𝚜𝚎𝚗𝚎𝚝𝚛𝚘𝚗 𝚜𝚒𝚗𝚎𝚝𝚛𝚘𝚗 𝚢𝚐 𝚑𝚊𝚛𝚞𝚜 𝚍𝚒 𝚝𝚊𝚗𝚢𝚊𝚒𝚗 𝚒𝚗𝚒 𝚒𝚝𝚞 𝚜𝚊𝚖𝚊 𝚘𝚛𝚝𝚞 𝚙𝚊𝚌𝚊𝚛 pikir Alvarez


"Alvarez udah makan " kata kyesia


"belum tan, rencana nya mau ajakin kaila makan diluar sambil jalan jalan. kalau urusan aman atau gak pasti aman kok tan om" kata Alvarez satu kali nafas saking gugupnya


"iy tante om percaya, panggil dady sama momy aja ya sayang " kata kenzo


"iya kami sudah menganggap kamu anak kami kok" kata kyesia


kaila masih dikamarnya siap siap


"ahh serius aku jadi pacar kaka varez " kata kaila bercermin


"yaudah lah aku turun aja " kata kaila


"udah slesai sayang, hati hati ya. nurut sama Alvarez ya" kata kyesia


"iya mom " kata kaila


"kami pergi dulu ya mom my " kata Alvarez


"iya, hati hati ya jangan pulang larut malam. oh ya jadi kan temen temen kamu kesini, rencananya setelah temen mu kesini kami langsung pergi sementar " kata kenzo


"jadi dad" kata kaila


"bagus, ya sudah sana jalan jalan " kata kenzo


kaila dan Alvarez pun langsung pergi


mereka tiba berenti di pinggir jalan


"makan yuk, gak apa apa kan pinggir jalan " kata varez


"it's okay kok kak gak apa apa" kata kaila


langsung saja mereka masuk ke warung bakso itu


"bang bakso dua satu pedes satunya lagi gak terlalu pedes ya " kata varez


"siap dengan varez " kata akang itu


"kak rez sering kesini " kata kaila


"iya sering, semoga suka ya yang " kata varez


"ya kak " kata kaila


"pacar baru ya den" kata abang abang bakso itu sambil memberi bakso yg sudah di pesan Alvarez


"iya bang " kata varez


"cantik, semoga langgeng ya den non " kata akang itu

__ADS_1


"Terima kasih kang" kata kaila lembut


"iya neng gelis silahkan dimakan semoga suka " kata abang abang itu langsung pergi


__ADS_2