Tentang Waktu

Tentang Waktu
10. BERBEDA


__ADS_3

_Perjalanan Ikana begitu cepat dimana sekarang ia ada di depan rumah Laura, masuk tanpa salam adalah kebiyasaannya mengambil segelas air dan langsung meminumnya_


" Habis dari mana Lo " tannya Laura


" Iih Bau amiss, lu habis ngaain " ujar Laura lagi


" Jangan banyak tannya dan lu ngak perlu tau "


Laura sebenarnya tau semuanya, diam-diam ia selalu mengamati dan mencari tau.


Laura hampir sama dengan Sepupunya Ikana yang membedakan hannya jika Ikana suka dengan kekerasan dan penyiksaan, sedangkan Laura iya suka meneror dan membuat mental orang terganggu.


Sekarang Laura ada di depan rumah seseorang yang selalu ia pikirkan entah itu dulu dan sekarang


" Gue Kangen, tapi ngak ada hak " lirih Laura sedih ia hannya menatap rumah besar itu tanpa niat untuk bertamu


" Tapi kayanya Lo gila deh, tapi gue suka gimana " frustasi Laura iya memukul motornya untuk melampiaskan kekesalannya.


Tak ingin lama lama Laura pergi meninggalkan rumah tersebut, namun ternyata ada yang memperhatikan Laura dari dalam rumah yaitu Vargo sendiri.


" Bahkan dia tau rumah gue, aku harus jaga Riana dari dia " Ujar Vargo


Vargo bergegas pergi menggunakan motornya menuju Rumah Riana.


Tibannya di depan rumah Riana.


' Tok tok tok'


"Ri ini gue Vargo "


Pintupun terbuka menampilkan Riana dengan kantongmata yang menghitam dan tangan yang memegangi perutnya.


" Lo kenapa "


Tanpa menjawab Riana menyuruh Vargo masuk

__ADS_1


" Masuk " ujar nya lirih


" Lo udah makan, Lo ngak tidur, ada masalah, ? " Tannya Vargo beruntun


" Lapar "


" Gue pesen online aja ya "


" Ngak mau " tolak Riana


" Kenapa "


" Gue bilang ngak mau ya ngak mau " bentak Riana


" Okey okey, gue yang beli "


" Hmmm "


Vargo pun pergi untuk membeli makanan, sedangkan Riana menatap kotak semalam yang masih ada di atas meja


Sedangkan Vargo bingung, pasalnya ia lupa bertanya mau nelpon henphone aja ngak dia bawa


" Yaudah lah pesen apa aja , setau gue dia makan segalanya "


Sedangkan di balik pohon dua orang Wanita sedang mengawasi Vargo


" Apa perlu di culik aja "


" Jangan lah "


" Lah kenapa? "


" Ya jangan entar mati lagi kalo lu yang culik, eh meninggal maksudnya "


" Dia harusnya mati emang "

__ADS_1


" Ih Ikanan mulutnya "


Ikana hannya mendengus sebal


" Iya iya ngak lagi, tapi perlu lu ingat Lau, jika dia menjadi jadi membela wanita itu maka gue ngak segan segan nargetin dia "


" Iya kalo di semakin menjadi maka musnahkan "


Ya dua gadis yang sedang mengawasi Vargo adalah Ikana Dan Laura


Selesai Vargo memesan beberapa makan ia pulang ke rumah Riana ia masuk tanpa menggunakan salam sama sekali, tapi saat ingin menata makanan di meja makan ia melihat sebuah kotak, kotak itu berbau tak sedap dimana Vargo membukanya.


" Aaaaaaaaaaa" teriakan Vargo


Riana yang semula rebahan di kasur langsung terbangun dan bergegas menuju ruang tamu setelah mendengar suara teriakkan


" Kenapa "


" I.....Bu.... I.. Bu.. lo” sambil menunjuk kotak tersebut


". Udah tau " jawab Riana santai"


" Jangan sesantai ini Riana , ini Ibu Lo"


" Iya, terus gue harus gimana "


" Setidaknya berduka untuk ibu Lo "


" Gue ngak ngerti, dan ngak mau ngerti "


" Ayolah Ri belajar jadi manusi dikit "


" Maksud Lo gue bukan manusia "


" Bukan gitu Ri setidaknya buat diri Lo sama kaya orang normal, dan jangan tunjukan perbedaan Lo ke orang lain "

__ADS_1


" Kenapa, apa gue harus sembunyi sama identitas palsu terus "


__ADS_2