Tentang Waktu

Tentang Waktu
kekecewaan


__ADS_3

fino berdiri di depan kelas gisa


isa berlarian dari arah kantin dia seketika terkaget kaget melihat fino berdiri disitu


" eh buset,udah kayak penampakan aja kamu fin...ngagetin orang!" celoteh nya


"kamu kaget sa,...padahal aku ga sembunyi loh" ucap fino


"bukan gitu maksudnya ...jarang jarang kamu nongkrong disini"


"aku nyari gisa"


" ya elah kenapa ga di telfon aja !"


"hapenya ga aktif"


isa manggut manggut matanya celingukan ke dalam kelas mencari gisa namun sayang gisa tak ditemukan juga


" gisa ga ada tuh..mungkin dia di perpus kali"tebak isa


"di perpus??"


" iya katanya sih mau nyari buku"


fino pun berpamitan pada isa lalu menuju perpus sekolah


suasana di perpus begitu tenang ,fino mendapati gisa tengah asyik membolak balik buku di meja kedua di ruang baca itu


"gisa..." bisik nya


gisa spontan menatap fino" fino??"


fino duduk di depan gisa " aku tadi nyariin ke kelas kamu, taunya kamu di sini kata isa"


" ada apa fin?"


"aku mau minta tolong sama kamu!"


"tolong apa an?"


" sepulang sekolah temenin aku yuk...nyari kado "pinta fino


" kado??"


fino mau cari kado buat seorang cewek...??


kira kira siapa? nyari kado? berarti si cewek itu ulang tahun dalam waktu dekat ini,sedangkan ultah gisa masih jauh aja


kira kira siapa yang berulang tahun dalam waktu dekat ini? sampai sampai fino menyempatkan waktu untuk membeli kado,jangan jangan untuk cewek lain lagi "ih ogah amat "celetuk nya


"pak Ogah???" guru killer yang sedari tadi ngoceh didepan kelas itu terpekik mendengar jawaban yang keluar dari mulut gisa atas pertanyaan nya yang di ajukan terhadap gisa


gisa terhenyak dari lamunan,dia segera menyadari keadaan. kelas nya....dia menoleh pada isa dengan muka cemas


"apaan nih???" tanyanya


"kamu sih..ngelamun aja!" seru isa mulut nya manyun manyun


si guru menghampiri gisa


"kenapa bisa pak Ogah??" tanya nya ketus


"....mmmmmaaf bu,tadi bisa diulangi?"


sontak seisi ruang kelas tertawa mendengar jawaban gisa "Praaaakkk" sang guru menghentakan penggaris ke meja gisa


seketika semuanya hening

__ADS_1


"seseorang yang bermata pencaharian menangkap ikan dilaut..." sang guru menatap tajam gisa"....kau sebut pak Ogah??"


gisa meringis Alamaaaaaak.,......


----------------$$$$$$----------------


handphone berdering sepulang sekolah gisa berdiri dibawah pohon didepan sekolah dia sedang menunggu fino


dia menatap handphone nya"angga??"


"halo ngga??"


"gisa..pulang bareng yuk? kamu dimana?


gisa celingukan mencari fino "aduh ga bisa aku ada janji nih"


"ya udah sore aja ya aku tunggu ditaman komplek kamu!"


"mo kemana sih ngga?"


"ga kemana mana sih,cuma ada yang mau aku omongin"


"oh yaudah sore aja klo gitu!"


" ya udah...dateng ya?"


" oke oke"


suasana di toko pernak pernik kado itu begitu ramai semua barang disitu bagus bagus terutama barang untuk cewek


warna nya yang begitu indah dan lembut juga romantis karna bernuansa pink.


fino juga sibuk melihat lihat barang yg terpajang disitu


gisa pun mulai memilah milah barang yang menurutnya bagus


"andai saja kado itu buat aku pasti aku milih yang ini nih" gumamnya sambil senyum senyum melihat sebuah kotak musik nan elegan itu.


namun wanita itu gaya nya begitu santai dengan celana kain yang cungklang nya alias kebawah enggak ke atas enggak


dan kaus oblong biru muda dan kaca mata yang nempel di batang hidung nya


dia menghampiri gisa " cari apa?"


gisa menatap wanita itu dengan senyum kecut


"cari barang ..."belum selesai gisa menjawab si nenek udah nyamber aja kayak gledek


"ini bagus..loh"


si nenek menunjukan sebuah boneka kucing dengan tangan yg melambai lambai


gisa bingung " kok lebih mirip buat pajangan ditoko toko kelontong sih...", ucap gisa heran


nenek itu tersenyum " bagus kan ...bagus kan??"


gisa garuk garuk " bagus dari hongkong?"


"loh...kenapa?...anak yang lain pada suka .." jawab si wanita itu meyakinkan


" nenek pikir..,aku anak sd??" tanya gisa setengah berbisik sambil melirik ke arah fino yang lagi serius


si nenek melotot dan menatap ke arah gisa. dari atas ke bawah dengan membuka sedikit kaca matanya


" kamu anak sma??? dikirain anak sd...." sahut si nenek dingin sambil berlalu


"whaaaattttt....?" gisa terpekik

__ADS_1


kok bisa ...kaca mata si nenek itu malah bikin keder bukan nya bikin makin jelas


Alamaaaaaakkk.........


setelah beberapa saat fino mendapatkan yang dia cari,tapi gisa sedikit merasa aneh


katanya ngajakin gisa buat cariin kado, tapi setiap gisa milih yg bagus menurut gisa fino kadang engga sreg. dan malahan fino milih sendiri kadonya


gisa menepak jidad nya " lalu ngapain pake ngajak ngajakin segala...sok sok galau lagi nyari kado.."


" makan yuk...makan bakso??!" ajak fino


"makan cilok aja " seloroh gisa cuek


"loh kenapa?"


"aku lagi diet fin"


fino manggut manggut " oke deh"


mereka menghampiri abang tukang cilok kuah itu


"pesen dua bang " mereka pun duduk di bangku itu


hari mulai beranjak sore,gisa menatap kado itu " siapa yang ulang tahun fin??"


fino menatap gisa " ya???...oh ini, ini buat tunangan aku", jawab fino pelan


"haaaaaahhhhh......" jerit hati gisa


namun dia hanya tetdiam berusaha tidak bereaksi didepan fino


"kok kamu ngga pernah cerita klo kamu dah tunangan?" tanya gisa datar


gengsi juga guys!


klo harus nangis teriak teriak karna patah hati didepan fino


"enggalah...ga usah cerita juga pasti nya dah pada tau kok" seloroh fino santai


"tau ?? tau dari mana?"


fino menatap gisa "jadi kamu belum tau?"


gisa menggeleng


" kamu pasti ngga pernah baca mading di sekolah ya?... di situ banyak di ulas tentang aku,sebenernya aku kurang setuju sih!" wajah fino terlihat begitu kecewa


" tapi mau gimana lagi, kita ga bisa mengendalikan mereka" lanjut fino


"osis maksudnya??"


fino manggut manggut


ada sejuta rasa kecewa yang harus dikulum dimulut gisa rasa nya begitu pahit bercampur getir


perasaan nya agak sedikit kesal dia merasa perasaan nya udah di PHP in


tanpa rasa bersalah sedikitpun fino melahap cilok kuahnya sementara gisa cuma mainin sendok nya " kenapa cuma muter muter di mangkok?" tanya fino memperhatikan gisa


gisa kaget "aduh ngedadak kenyang nih" ucap gisa


" kenyang makan apa an ?" fino heran


" kenyang makan ati.....eh maksud nya ,tadi udah makan nasgor ati ampela dikantin..." gisa meringis


"uuupsss....jaim ....jaim ...dong gis, jaga dong harga diri kamu" gumam gisa dalam hati

__ADS_1


sementara itu ,angga cuma bisa bolak balok eh bolak balik di bangku taman nungguin gisa


dia seperti sedang dilanda kegelisahan sambil terus menatap handphone nya berharap gisa menghubunginya......


__ADS_2