
Rasa sakit kepala Bella berangsur membaik Bella benar-benar istirahat malam ini tak ada Sean yang menggangunya.
"haah...aku lapar " meregangkan otot-ototnya.
"semoga aku tidak bertemu dengannya"guman Bella.
Bella beranjak dari tempat tidurnya membuka pintu kamar, berjalan menuruni tangga menuju arah dapur.
"Lala.."sapa Bella
"nyonya..."balas Lala
"aku lapar tolong buatkan aku makanan pedas biar sakit kepalaku hilang,"pinta Bella
"tapi nyonya ini masih pagi,,nanti nyonya sakit perut"
"aku sudah biasa.. sebelum aku jadi istri tuanmu aku hanya rakyat jelata"terang Bella
"nyonya bisa saja,.... sebentar saya buatkan nyonya" pamit Lala
Bella menengok ke kanan dan kiri mencari keberadaan Sean yang tidak terlihat dari tadi."kemana pria itu,...akh sudahlah yang penting aku tidak bertemu dengannya."
selang beberapa menit Lala membawakan semangkuk sup hangat untuk Bella, "silahkan nyonya"
"terimakasih la"
Bella tersenyum senang melahap sup hangat buatan Lala.
"La,tuanmu kemana ??tanya Bella
"tuan sudah berangkat nyonya tadi pagi"jawab Lala
Bella mengangguk-ngangguk mengerti," apa tuanmu sering kasar terhadap pelayannya??tanya Bella menyelidik
"hmm...maaf nyonya,..tuan sangat baik" jawab Lala gugup
"baik,,.itu karna kamu kerja dengannya,pasti bela"dengus Bella
"tuan memang baik nyonya" Lala mencoba meyakinkan
"sudahlah,,.aku ingin ke kamar lagi"
" baik nyonya " Lala menundukkan kepalanya
__ADS_1
Dikamar Bella hanya menonton TV bosan rasanya seharian tidak ada kegiatan,ingin pergi keluar, banyak penjaga yang menjaga rumah ini pasti Sean tidak mengijinkan. Bella mendesah berat handphonenya telah hancur dibanting Sean. "aku kangen bi "lirih Bella.
Sean pulang cepat pada sore hari,dia ingin melihat Bella apa istrinya sudah baikan atau belum.Sean masuk ke kamar yang ditempati Bella saat ini,mencari keberadaan Bella tapi tidak terlihat.Tiba-tiba suara pintu kamar mandi terbuka menampakkan Bella yang hanya memakai handuk yang menutupi dada sampai paha nya saja,membuat Sean terbakar gairah.Bella melotot kaget melihat Sean dikamar nya.
"kamu ngapain kesini???sentak Bella
Sean mendekati Bella yang mematung melihat kehadiran Sean. "aku hanya ingin memastikan kamu baik-baik saja " jawab Sean menyeringai
"keluarlah aku mau pakai baju"usir Bella
"kamu pakai baju saja aku tidak akan melihat"Sean beralasan
"cepat keluar Sean "mendorong tubuh Sean menuju arah pintu, tiba-tiba saja handuk yang dipakai Bella merosot ke lantai.Seketika Bella menutup mata Sean agar tidak melihatnya telanjang.
"ada apa kau menutup mataku"tanya Sean pura-pura.
"sudah diam saja,pakai tanganmu buat tutup mata"perintah Bella
"aku tidak mau" tersenyum senang karna dia tahu Bella telanjang bulat di depannya.
"Sean "Bella memelas
tangan Sean merangkul pinggang Bella mendekatkan tubuhnya ke tubuh Bella.Wangi tubuh Bella sehabis mandi membangkitkan gairah Sean.
"jangan macam-macam Sean"gertak Bella
"aku hanya melakukan satu macam saja"Sean meraih tangan Bella yang menutup matanya.Mata Sean dan Bella bertatapan, tatapan sayu Bella membuat Sean ingin menciumnya.
cup. Sean mencium mata Bella
"maafkan aku bell '' ucap Sean tulus
Bella memalingkan wajahnya dari tatapan Sean,Bella akui Sean memang tampan,wajah bak dewa Yunani ditambah postur tubuh Sean yang berotot dan kekar.
"bell " seru Sean
"aku memaafkan mu"jawab Bella pelan
"terimakasih sayang"Sean tersenyum senang
tiba-tiba saja Sean mencium bibir Bella dengan lembut sangat lembut menuntun Bella untuk membalas ciuman nya.Bella tidak menolak ciuman Sean membalas ciuman Sean.
Sean senang akhirnya Bella membalas ciuman nya menuntun Bella kearah ranjang.Mencumbui bibir Bella yang kini jadi candunya.
__ADS_1
Gairah Sean memuncak,dibukanya baju dan celananya menatap Bella penuh gairah.Dikukungnya tubuh Bella menuntaskan hasrat nya.Kali ini Sean melakukan nya dengan lembut agar Bella tidak menolaknya lagi.
"bell..aku sayang padamu"ucap Sean usai melakukan kegiatan panasnya.
Bella membisu tidak belum mencintai Sean,pria asing yang tiba-tiba jadi suaminya.
"bell,maafkan sikapku kemarin aku benar-benar marah saat kamu menerima telepon dari mantanmu"
"iya "jawab Bella datar
Sean membalikan tubuh Bella menghadapkan ke arah Sean."apa kau mencintaiku??tanya Sean
"aku tidak mencintai kamu Sean"jawab Bella mantap
Sean tersenyum simpul mendengar ucapan Bella, istrinya memang blak-blakan.
"ya ok sekarang belum, tapi nanti pasti kamu akan mencintaiku"ucap Sean percaya diri
percaya diri sekali pria ini, gumam Bella dalam hati. "tapi kamu menikmati sentuhanku bell "Sean menyeringai mesum.
Bella beranjak dari tempat tidur nya malas rasanya berdekatan dengan pria menyebalkan ini. "mau kemana bell" tanya Sean
"aku mau mandi lagi,"ketus Bella
"aku juga ingin mandi ayo mandi bersama"ajak Sean semangat
"tidak mau"tolak Bella
tapi Sean secepat kilat membopong tubuh Bella ke kamar mandi,mengunci kamar mandi supaya Bella tidak bisa keluar.
"Sean mau apa kamu" bentak Bella
"tentu saja mandi bersamamu"senyum Sean
Bella pasrah Sean ikut mandi bersamanya.Kegiatan mandi Bella terganggu oleh Sean,yang bermain-main ditubuhnya.
"Sean hentikan aku mau mandi,aku lapar'"lirih Bella.Sean memainkan jarinya kemilik Bella,, mengaduk-aduk milik Bella agar terbakar gairah lagi."se...ann "lirih Bella tertahan.
"lepaskan sayang "ucap Sean menggoda Bella.
"tolong..ber...hen..ti..."ucap Bella tertahan,
Sean benar-benar membuat Bella bergairah kembali,mengulang lagi kegiatan panasnya.
__ADS_1
jangan baper guys