
Menyusuri ruang-ruang tak terduga tak dikira menembus gelombang pikiran enthol fatamorgana yang melemahkan saat itu terjadi aliran listrik pada baterai eror.
"Terlihat atau tak terlihat oleh mata hati enthol fatamorgana.." icikidut menoleh ke arah enthol fatamorgana yang sedang menangkap sesuatu yang tak pernah ada di dalam cerita komik kode rahasia.
Sinyal pikiran enthol fatamorgana menangkap energi positif hadir dalam jarak tertentu menuju ketempat icikidut.
Termondol kontemplasi membongkar seluruh ruang pikiran jaya sakti yang masih berantakan menyusun cerita dalam komik kode rahasia yang belum terungkap oleh Jaya sakti.
"Masih banyak lagi yang belum terungkap oleh Jaya sakti kini mengalir begitu saja di dalam ruang mimpi jaya sakti." Icikidut membawa pergi cerita komik kode rahasia yang dibaca jaya sakti saat itu dan nanti kini masih mengalir di alur cerita mimpi jaya sakti duduk dibelakang awan berarak.
"Apa ya jadi lupa mau apa ?" Iyikidul memasuki ruang tanpa pintu yang tak terlihat oleh jaya sakti.
Trindil mutualisme melakukan perjalanan menuju iyikidul, iyikidul sedang melakukan perbaikan mesin cerita wagu disisi kehidupannya jaya sakti.
Ditempat yang tak pernah ada sebelumnya meski demikian Jaya sakti sendiri belum menemukan jalan pikiran para tokoh dalam komik kode rahasia.
Ketika sesuatu itu jadi sebuah rahasia hingga menyebabkan siklus putaran kehidupan terasa wagu lalu jadi kaku tidak ada lagi ragu maka teruslah jaya sakti disitu melulu.
"Kamu terpengaruh enthol fatamorgana??" Trindil mutualisme melihat iyikidul nampak seperti melayang di udara.
"Dibelahan dunia yang lain sudah banyak berterbangan tanpa sayap ..tapi bukan burung." Jaya sakti membaca cerita yang akan datang di sisi waktu yang berlalu.
"Kamu tidak tahu bahwa enthol fatamorgana produk baru pikiran lama.."iyikidul berhenti bergoyang seperti kipas angin.
"Apa yang kamu pikirkan itu benar! Bahwa nanti yang macet tidak di darat tapi di udara ?" Icikidut membenarkan omongan enthol fatamorgana yang terbuat dari bahan cerita komik kode rahasia itu...
__ADS_1
"Gak mungkin !!! Itu mengada-ada yang tidak ada.." termondol kontemplasi memberikan sebuah menu ide renyah tergambar dalam komik kode rahasia yang tersimpan.
"Ini dunia mimpi jaya sakti yang masih tersisa oleh alur cerita dalam komik kode rahasia itu." Brukudul muncul bersama yang lainnya.
"Apa yang di bicarakan tak pernah nyambung dari satu dengan yang lain.." jaya sakti melihat mereka berantakan tak terlihat namun tak bisa dibaca oleh Jaya sakti pada bagian yang hilang atau tak berada di dalam ruang pikiran para tokoh dalam komik kode rahasia itu.
"Itu membuat jaya sakti semakin gak jelas pada sesuatu yang tak terlihat namun bisa dirasakan kehadiran para makhluk aneh yang muncul dari dalam ruang pikiran jaya sakti saat ini dan nanti setelah membaca tanpa alur cerita dalam komik kode rahasia itu.
Semakin lama semakin gak jelas maka serangan tak terduga dan tak terlihat namun bisa dirasakan oleh jaya sakti saat membaca buku komik kode rahasia yang meluncur deras kearah jaya sakti hingga membawa ke dalam ruang mimpi jaya sakti yang masih tersisa.
Jaya sakti kembali pada alam mimpi yang berbeda namun penuh dengan misteri bersama para tokoh dalam komik kode rahasia itu.
Terbawa arus mimpi yang masih belum menemukan jalan pikiran para tokoh dalam komik kode rahasia itu.
"Kesini untuk menemui waktu yang cukup jauh tinggalkan tempat yang tidak diketahui oleh mereka para tokoh dalam komik kode rahasia namun mereka tetap mengikuti langkah kakiku ini para tokoh dalam komik kode rahasia itu walaupun ada di alam mimpi seperti aku rasakan ini.." jaya sakti masih dalam keadaan sadar penuh bagai baterai yang terisi penuh semangat yang membara dan tetap terjaga.
"Bagai hiasan mimpi semu yang masih membawa jaya seperti nyata..!" Termondol kontemplasi memberikan sesuatu yang kepada jaya sakti yang masih belum bisa dipahami.
Muter-muter bagai kitiran yang masih tertutup oleh mimpi jaya sakti.
"Kini dan nanti jaya sakti masih menanti sesuatu yang tak pasti???" Termondol kontemplasi mencoba menebak jalan pikiran jaya sakti yang masih buntu atau masih belum menemukan jalan keluar pintu ruang mimpi.
"Oooohh..tak mengira dan tak menduga bahwa ini begitu banyak yang terlihat di jalan pikiran jaya sakti saat ini." Icikidut mengeluarkan asap putih dari kedua lubang hidung icikidut.
"Tidak ada yang bisa merubah tampilan jaya sakti saat ini dan nanti.' icikidut menunjuk kearah tanda garis besar melintasi jalan pikiran jaya sakti yang sudah berubah.
__ADS_1
"Selalu ada yang bisa kita lihat saat waktu yang cukup lama untuk menuju ke arah yang lebih kuat dari sebelumnya." Iyikidul berhenti bergoyang goyang ikutti langkah kaki mereka para tokoh dalam komik kode rahasia itu.
"Masih ada beberapa hal yang tidak diketahui oleh jaya sakti." Enthol fatamorgana yang begitu menthol- menthol terlihat dari jarak jauh namun masih bisa terbang melayang di udara tanpa sayap sayap ide yang tumbuh di dalam ruang pikiran jaya sakti.
Masih muter-muter tak terlihat oleh jaya sakti sehingga jaya sakti hanya mengamati pada bagian yang terkelupas cerita komik kode rahasia itu.
"Ya..dia jaya sakti benar-benar belum menemukan jalan keluar dari dalam ruang mimpi jaya sakti sendiri." Icikidut juga tidak melihat keberadaan mereka para tokoh dalam komik kode rahasia yang meluncur deras saat icikidut mulai membuat pikiran jaya sakti berubah pada waktu tertentu.
Iyikidul mencoba membuka lembaran cerita yang penuh dengan tanda tanya besar diatas kepalanya Jaya sakti.
"Iyikidul menggambarkan dan menguraikan secara langsung menerjang sisi ngantuk jaya sakti..,": enthol fatamorgana melihat iyikidul nampak berbeda dengan sebelumnya.
Jaya sakti membaca gambar pada komik kode rahasia namun hanya terlintas tulisan yang muncul.
"Jaya sakti membaca yang tidak pernah diketahui oleh mereka para tokoh dalam komik kode rahasia." Icikidut membantu jaya sakti melayang di udara.
"Hampir sedikit lagi sudah sampai pada sebuah tanda tanya yang memberikan sesuatu yang berbeda.." iyikidul mencari tahu tentang sesuatu yang tidak bisa digambarkan dengan kata-kata begitu cepat melintasi ruang pikiran jaya sakti.
"Kini sudah semakin jauh jarak yang tidak pernah bisa kembali lagi ke masa silam." Icikidut melayang terbang menuju putaran waktu yang cukup jauh.
"Apa jaya sakti melihat kita ada di mana?" Trindil mutualisme membentuk seperti sesuatu yang tidak pernah tahu apa itu.
"Kini saatnya jaya sakti kembali menuju ke arah yang semestinya dan mengalir apa adanya tanpa beban yang harus dilakukan jaya sakti sendiri didalam ruang pikiran jaya sakti." Icikidut melihat sekeliling tempat jaya sakti seperti melayang terbang menuju ke arah yang sama.
"Bagai magnet semua benda ketarik kearah alur cerita dalam komik kode rahasia yang ditutupi oleh para tokoh dalam komik kode rahasia itu." Enthol fatamorgana mengira seperti ini.
__ADS_1
"Tidak pernah ada kaitannya dengan apapun yang digambarkan oleh icikidut ataupun enthol fatamorgana bahkan seluruh tokoh pemain dalam komik kode rahasia ini yang mengalir di dalam cerita komik kode rahasia itu." Iyikidul berkata yang sesungguhnya kepada jaya sakti saat kesadaran dalam ruang mimpi begitu menurut gelombangnya.
"Jadi itu semua sudah diketahui sebelumnya oleh jaya sakti sendiri namun tanpa sadar terbawa arus pusaran pikiran cerita komik kode rahasia yang menghanyutkan jaya sakti." Icikidut juga memberikan beberapa waktu kepada jaya sakti untuk melepaskan ikatan mimpi itu.