
"Para tokoh komik oah kini berada di dunia semu namun nampak nyata,mereka begitu menikmati dunia yang baru ditemukannya meskipun itu seperti bukan dunia nyata yang di alami dalam kehidupan para tokoh komik oah itu." Trindil mutualisme memulai berselancar di dunia yang baru ditemukan itu.
"Didunia yang aneh tapi nyata,dunia yang penuh kebebasan tanpa kendali,dunia yang membawa perubahan dari berbagai bidang..." Icikidut mencoba berada di luar jangkauan mimpi jaya sakti usai melihat dunia yang berbeda.
"Dunia mimpi ? dunia nyata,dunia yang berbeda.telah dilewati tanpa pernah diketahui." Srundul membawa semua cerita mimpi enthol fatamorgana ke dalam dunia yang baru ditemukan.
Semua berjalan begitu cepat,para tokoh komik oah mengitari batas cerita yang terbuang bersama waktu yang tersisa.
Entah apa yang telah dilakukan para tokoh komik oah itu membuat jaya sakti semakin tak menentu melihat para tokoh komik oah yang jungkir balik bergaya suka-suka,akrobat di dalam mimpi-,mimpinya.
"Aku ingat bahwa enthol fatamorgana telah menghapus sebagian mimpi yang terbawa angin sepoi-sepoi ditepi pantai biru pasir putih." Iyikidul sudah sedikit teringat akan peristiwa mimpi jaya sakti yang terbawa waktu.
Sejenak para tokoh komik oah sedang menikmati angin yang bertiup tepat di hidungnya sehingga terlihat dua lubang hidungnya tambah besar ketika angin besar meniupnya dengan jarak dekat.
"Para makhluk dari planet lain berterbangan ! " Icikidut mengurai benang kusut tak tentu.
"Apa maksudmu makhluk lain di planet lain,." Trindil mutualisme semakin membuat tak menentu kemana arah yang pernah dituju.
"Waton !! itu hanya waton ! gak pernah jelas ! " Enthol fatamorgana menjawab pertanyaan yang tersimpan tak di buka apa yang ada.
"Aku lupa ! " Iyikidul mencoba mengingat hal yang tak pernah ada.
__ADS_1
"Tak habis pikir para tokoh komik oah terus goyah yang terlalu tak mudah di pahami." Trindil mutualisme yang membuat jaya sakti semakin tak bisa di cerna tak bisa di mengerti.
"Mulai dan akhir semakin muter - muter tak bisa dimengerti dengan segala apa tak perna ada di balik mimpi jaya sakti.
Arus itu seakan terjadi namun itu hanyalah awan semu namun mereka pikir nyata para tokoh komik oah yang selalu bikin ulah gak pasti disisi cerita mimpi enthol fatamorgana.
"Jadi itu seperti magnet yang terus menarik besi yang menempel pada cerita semu dalam mimpi jaya sakti saat ini dan nanti." Trindil mutualisme seolah paling bisa menahan arus mimpi yang lebih kuat pada waktu belum terurai dari sisi cerita mimpi jaya sakti.
'Heran ..itu seperti angin yang begitu kuat membawa pergi dibalik mimpi jaya sakti sejauh apa yang mereka bisa
"Sejak awal itu terlihat rumit dengan berbagai ocehan tak ada guna dari waktu ke waktu." Termondol kontemplasi menggiring sebuah cerita mimpi seperti jadi nyata kearah yang sulit untuk di jelaskan.
Butiran air embun pagi jatuh dari daun membawa udara dingin di pegunungan mimpi enthol fatamorgana yang nampak terlihat nyata.
"Seperti biasa mereka para tokoh komik oah masih goyah dan terbawa ombak mimpi jaya sakti yang aksn menelan seluruh khayalan para tokoh komik oah dalam waktu yang berbeda .' Srundul menunjukkan hal yang tak tergambar dalam mimpi enthol fatamorgana.
"Uh..berat terasa seluruh ruang pikiran diriku telah masuk kedalam kekacauan yang ditimbulkan oleh goyangan mimpiku itu." Enthol fatamorgana melayang terasa ringan dan terbang bersama mimpi-mimpinya tanpa ada yang bisa menghalangi terbangnya tinggi di awan putih dan juga biru.
Sudah ditemukan dunia yang hilang bersama para tokoh komik oah yang hanyut dalam alur cerita mimpi jaya sakti meski tanpa arah yang jelas.
"Aku tak pernah bermimpi bertemu sesuatu yang di anggap berbeda pada waktu melayang ringan bagai kapas dan terus ringan tanpa beban namun itu hanya sesaat waktu telah mengunci cerita mimpi jaya sakti pada saat ini dan nanti." Termondol kontemplasi mengarah pada hal yang masih belum di ketahui oleh sebagian tokoh komik oah itu.
__ADS_1
"Tak terbayangkan sesuatu itu mampu mengoyak seluruh ruang hati dan pikiran para tokoh oah mimpi yang lama terjadi." Iyikidul kini berada di selatan kehidupan mimpi enthol fatamorgana.
"Gimana ? masih terperangkap pada kata - kata para tokoh komik oah yang masih goyah pada masanya." Icikidut mulai merasa ada di belahan dunia yang berbeda pada umumnya.
Mereka memang beda dan tak pernah sama karena beda menurut mereka para tokoh komik oah yang terus menikmati perbedaan itu .
"Ini dunia yang sama !" Jaya sakti berteriak sembari menikmati layar mimpi enthol fatamorgana yang sempat di hilang.
"Jelas beda ! kita berada di dunia bukan sama apa yang terlihat dan tergambar oleh jaya sakti saat ini."Trindil mutualisme mencoba menggambarkan sesuatu yang tak terpikirkan oleh jaya sakti saat mimpi beradu dengan khayalan semu tokoh komik oah yang membuat jaya sakti semakin tak memahami dan mengerti apa yang ada di kehidupan para tokoh oah,dalam komik oah itu.
"Kadang aku harus mencerna makna apa atau hanya sekedar intermeso yang pernah di sajikan pada waktu yang sesuai." Termondol kontemplasi menjelajahi kehidupan yang berbeda pada alam yang berbeda pula.
"Semakin aku masuk kedalam alur aliran mimpi para tokoh komik oah semakin nampak gak pernah jelas arah yang di tuju seperti berada di tempat penuh dengan tanda tanya mengelilingi ruang mimpiku saat itu." Jaya sakti terus bergerak meskipun tubuhnya tetap berada di tempat yang sama namun sayap-sayap mimpi telah membawa terbang sesuka hati.
"Kini kita ada saat semua terlihat berbeda dengan waktu masa lalu dan kini." Srundul tetap pada pendiriannya tentang hal yang mungkin menggoyahkan pemimpi di dunia yang penuh keanehan itu.
"Tetap pada jalur yang sama meskipun warna tetap beda namun tujuan para tokoh komik oah tetap sama tak pernah ada perbedaan yang mungkin dianggap aneh jika tanpa ada hal yang sulit di cerna oleh jaya sakti." Matondol melihat semakin ada yang membuat untaian kata tanpa makna tergambar dari perjalanan mimpi jaya sakti.
"Tak usah menyerempet hal - hal yang terlalu panas karena itu aku tak pernah mau berpikir terlalu jauh ke dunia mereka para tokoh komik oah itu !" Watondol merasa ikut berbeda seperti yang pernah dilakukan oleh enthol fatamorgana saat itu dan menjadi pengaruh bagi yang terpengaruh,semua tokoh oah ataupun sebagian yang ada.
"Aku juga tak pernah mau bicara tentang sesuatu yang menjadi panas apalagi dekat kompor pasti tambah panas !" Iyikidul mulai mengusik pikiran jaya sakti saat mimpi terlalu dingin.
__ADS_1