TERDAMPAR DI PLANET OAH

TERDAMPAR DI PLANET OAH
MAKHLUK ANEH


__ADS_3

Ketika mereka para tokoh atau gerombolan pemain dalam cerita komik kode rahasia yang nampak seperti melayang terbang menuju putaran waktu yang cukup lama hingga malam hari berganti hari berganti bulan hingga sampai pada tempat yang tak pernah dibayangkan oleh jaya sakti saat larut dan hanya alunan cerita komik aneh itu sekaligus absurd.


"Mungkin kamu tahu dimana kita berada??" Iyikidul tak tergoyahkan oleh segala prasangka watondol yang muncul tanpa diketahui sebelumnya.


"Kita ada di dunia mimpi, dunia khayalan, dunia yang berbeda atau dunia milik kita berdua ?" Icikidut mempersilahkan iyikidul terjun ke dunia lain.


"Ah .. icikidut tak bisa dilihat oleh pikiran jaya sakti?" Enthol fatamorgana mengira bahwa semua tanda itu hanyalah hiasan semata tanpa makna.


"Nah sudah melewati segala sesuatu cerita dalam komik aneh tapi empuk.." iyikidul membuka kunci dalam kepala jaya sakti saat melihat mereka para tokoh dalam komik kode rahasia bergeser ketepian sungai yang mengalir dalam ruang mimpi jaya sakti.


"Aku baru membuka lembaran cerita komik dimasa lalu lintas generasi dari waktu ke waktu.." trindil mutualisme mencoba memperbaiki sistem yang berjalan tak semestinya, kumpulan cerita masa lalu telah terhapus oleh waktu berjalan.


"Suara itu terdengar relung hati jaya sakti saat membuka cerita komik yang ditemukan di gudang penyimpanan barang tak terpakai dirumahnya.


"Entah mengulang kembali dari awal cerita komik yang sedang dibaca oleh Jaya sakti saat ini dan nanti." Termondol kontemplasi memberikan sebuah warna cat di ruang hati jaya sakti jadi begitu penuh tanda coretan tak terlihat oleh mata jaya sakti.


"Seperti iyikidul salah minum obat.." enthol fatamorgana melihat iyikidul nampak berbeda gayanya.


"Maksudnya apa salah minum obat??" Trindil mutualisme bertanya kepada Enthol fatamorgana.


"Salah minum obat!! Obat luar diminum!!" Enthol fatamorgana menjelaskan ucapannya yang terpotong.


"Ya.. seperti icikidut itu..sen kiri belok kanan..!!" Termondol kontemplasi memberikan contoh yang gak bener kepada para tokoh dalam komik kode rahasia itu.

__ADS_1


"Wow ... kacau icikidut itu! OAH benar-benar oah pikirannya."brukudul menempel di sela-sela pikiran jaya sakti yang terpaku oleh segala macam bentuk tingkah laku para tokoh dalam komik kode rahasia yang benar-benar koplak alias oah.


"Mereka para tokoh dalam komik kode rahasia memang sejenis makhluk stok lawas atau sudah limited edition.." trindil mutualisme merasa berbeda padahal sama saja, tidak ada yang beda hanya cara kegilaan yang berbeda.


"Merasa beda ? Trindil mutualisme beda ? Dia juga kurang sak ons.." brukudul menaburi otaknya dengan bumbu kekacauan pikiran trindil mutualisme.


"Kita berada di dunia oah !! Planet oah!!" Iyikidul membenarkan segala perilaku yang diluar batas kewajaran atau kenormalan yang tak terduga tak terkira dalam kehidupan cerita komik kode rahasia itu.


"Kalian semua memang gak normal alias gak wajar tapi nampak wajar saja jika dinikmati dengan cara yang beda." Jaya sakti melihat dan membaca cerita komik kode rahasia itu begitu cepat hingga terlewati hal yang belum terungkap.


"Ayo muter-muter!! Muter lagi ..!!" Iyikidul sudah lelah terdiam dalam sepi.


"Kurang !! Kurang sak ons bocah ini !" Enthol fatamorgana mencelat lompat dari ketinggian bukit karang mimpi.


"Ini apa lagi..???" Jaya sakti mengikuti apa kata mereka para tokoh dalam komik yang berjudul kode rahasia yang tak pernah tahu apa itu dan apa ini.


"Tak menyadari ada sesuatu di belakang punggung jaya sakti saat membaca komik misteri rahasia itu." Icikidut mencoba melihat dengan jelas apa yang ada di belakang punggungnya jaya sakti.


"Apa ?????" Jaya sakti berputar berbalik kebelakang namun tak satupun ada sesuatu nampak mencekam pikiran jaya sakti.


"Jangan membuat aku jadi melompati jurang pemisah antara dunia nyata dengan dunia mimpi.." enthol fatamorgana menggambarkan sesuatu yang tak terlihat oleh mata jaya sakti, hanya semu.


"Aku masih sadar pada posisi saat ini!!" Jaya sakti berteriak keras bagai kesurupan makhluk aneh dari dunia aneh.

__ADS_1


"Dia masih wajar menurut dia begitu.." icikidut berjalan mendekati pintu keluar gerbang mimpi jaya sakti.


"Heh... icikidut mau kemana?? Ini belum habis..!" Enthol fatamorgana mengangkat icikidut dengan jari telunjuknya seperti icikidut berubah menjadi mainan kecil yang dipindah ketempat wadah yang semestinya oleh icikidut.


"Tak usah dipikirkan dan tak usah dibayangkan karena itu akan membuat merem melek mangap mingkem begitu udara ngantuk menggempur imajinasi mimpi jaya sakti." Trindil mutualisme melayang terbang tinggi diawan biru.


"Ayo..terus diperas seluruh tenaga dan pikiran jaya sakti saat mencoba mengerti dan memahami sesuatu yang tak bisa di bayangkan begitu saja." Brukudul menempel di sela-sela pikiran jaya sakti.


"Terus perjalanan menuju ke tempat dimana sumber cerita sejagad raya itu hadir di setiap sudut ruang angkasa yang akan mendarat tepat dihadapannya jaya sakti yang masih nampak seperti nyata namun mimpi." Enthol fatamorgana melihat jaya sakti masih belum menemukan jalan keluar dari dalam ruang alam mimpi.


"Begitu banyak cara untuk keluar dari dalam ruang pikiran jaya sakti namun itu hanya membuat suasana semakin gak jelas.." trindil mutualisme merasa berbeda padahal sama saja.


"Aku masih ingat apa yang telah terjadi pada peristiwa benturan imajinasi yang membawa ke dunia mimpi bersama para tokoh komik kode rahasia." Srundul muncul hanya sekilas waktu yang berlalu.


"Biar kami bebas menempuh jalan keluar dari dalam alam mimpi namun tak pernah dilakukan begitu senang dan riang gembira menghiasi setiap hembusan nafas panjang kehidupan." Seruput hadir dari nama baru dalam cerita komik kode rahasia yang tersembunyi juga membuat udara dingin hati jaya sakti.


"Aku heran kamu melakukan ini dan itu tak dicurigai namun sebaliknya jika aku melangkah sedikit ataupun banyak sudah begitu banyak curiga dan prasangka mencelat lompati ke arah sini." Icikidut menunjuk iyikidul begitu bebas dengan segala imajinasinya.


"Ah, itu hanya perasaanmu saja icikidut .."iyikidul menangkis pendapat yang dilontarkan oleh icikidut terhadap apa yang telah dilalui.


"Sedikit lagi sudah sampai di depan pintu keluar gerbang mimpi jaya sakti."icikidut menunjuk kearah tanda garis merah melintasi awan gelap.


"Tak menentu arah yang kamu bawa.. icikidut!" Trindil mutualisme melihat sekeliling tempat itu tak ada apapun yang dapat untuk bertahan hidup.

__ADS_1


"Bukan apa-apa karena kita tidak pernah tahu apa yang telah terjadi sebelumnya." Icikidut membuka lembaran cerita komik kode rahasia itu yang sedang dibaca oleh Jaya sakti.


"Mereka datang !!!' enthol fatamorgana membuka pintu pertama pada pesawat ruang angkasa melihat makhluk aneh merangkak naik ke atas bukit karang kering berasap tebal.


__ADS_2