TERDAMPAR DI PLANET OAH

TERDAMPAR DI PLANET OAH
ENTAH APA...


__ADS_3

"Apa yang kamu inginkan ?"enthol fatamorgana melihat iyikidul nampak tak membuat suasana pikirannya seperti tak ada yang mau dipikirkan dari segala hal yang bisa dimengerti oleh iyikidul sendiri.


"Aku tak ingin apapun jua hal sesuatu hal itu membuat terpikir dari waktu ke waktu.." iyikidul mencoba mendinginkan segala sesuatu yang tak bisa dibayangkan oleh iyikidul sendiri.


"Lalu mau kemana kita pergi sebelum trindil mutualisme merasa sama seperti semula tak ada yang perlu pikiran.." icikidut membuat pikiran iyikidul bersama dengan beberapa waktu berlalu nampak penuh dengan keanehan yang terjadi pada dirinya sendiri.


"Seperti kita ini jenis makhluk yang hidup di dua alam .." watondol menambah sesuatu yang tak pernah diketahui oleh mereka para tokoh dalam komik oah itu.


"Dua alam...di darat dan di air..? Maksudmu itu?" Icikidut menyambar kesana-kemari ucapan watondol dengan keanehan tersembunyi.


"Bukan seperti itu..tapi Dua alam itu..alam mimpi dan alam nyata !"iyikidul memperjelas pernyataan watondol dengan emosi tak terkendali dengan arogansi makhluk gak jelas itu.


"Iyikidul bisa aja kalau ngomong!"matondol melawan sesuatu yang tak pernah tahu apa yang terjadi sesudahnya.


"Nampaknya ada energi negatif mengalir dari suara keras yang dilontarkan watondol saat semua para tokoh dalam komik oah berpikir sama pada cerita yang tersaji di uraian salah satu tokoh dalam komik oah itu.


"Biar saja dia ngomong apa saja!!" Trindil mutualisme menjaga semua tokoh dalam komik oah tetap tenang pada suasana yang tak bisa dijelaskan karena terlalu banyak alasan.


"Kita sudah terlalu jauh waktu yang ditinggalkan untuk melawan segala sesuatu yang tak berguna bagi kelangsungan jiwa-jiwa yang kosong.." enthol fatamorgana sudah tak mau membahas segala bentuk prasangka tak berkesudahan dengan keanehan yang terjadi.


"Sejenis makhluk gak jelas telah membuat ulah di planet oah ini?" Iyikidul menemukan jawaban tanpa pertanyaan yang pasti dari sisi manapun tak pernah terjadi.


"Biar kita berada dimana saja tetap saja kita tak terungkap karena sudah terhapus oleh waktu berjalan.." icikidut memahami apa yang tak terjadi pada sisi waktu yang tersembunyi.


"Aku sudah merasa ada energi panas dan juga energi negatif mengalir pada aliran yang tergambar dari ocehan para tokoh dalam komik oah itu." Watondol tak mampu mengukir cerita dalam komik oah itu.


"Entahlah apa yang telah terjadi pada mimpi jaya sakti saat membaca cerita komik oah itu.." icikidut membaca gerakan tanpa bayangan melintasi dunia yang penuh dengan misteri.


"Seperti biasa nampak icikidut tidak ada yang membuat berjalan apa adanya.." trindil mutualisme merasa tidak pernah tahu apa yang sebenarnya terjadi.


"Beberapa waktu lalu saat ini terjadi begitu saja tanpa pernah tahu.." enthol fatamorgana tidak mau berada di dalam ruang mimpi." Srundul melayang terbang menuju ke arah bawah sadar.


"Lalu apa yang harus aku lakukan jika ini seperti terjadi begitu saja?" Super wagu muncul di balik awan gelap bergerak perlahan hingga rata sekitarnya.

__ADS_1


"kini super wagu mampu terbang melayang tinggi tanpa sayap tanpa beban berat bagi dalam mimpi jaya sakti yang saat itu telah meninggalkan tempat tak berpenghuni sepi.


"Huh!! harusnya gimana itu? terlalu banyak yang dibicarakan tanpa arah yang jelas.." icikidut membuat semakin tak tentu arah kemana melangkah dalam mimpi sepi.


TERDAMPAR DI PLANET OAH


jelas apa yang telah berubah menjadi sesuatu yang tak pernah diketahui oleh mereka para tokoh dalam komik oah itu adalah sebuah pertanda yang tidak bisa keluar dari dalam ruang pikiran jaya sakti saat itu.


"Entah apa yang telah terjadi pada dirinya?" Icikidut melihat dan ikut membaca komik oah yang terasa obah pada posisi yang tak terduga.


"Tak perlu dibayangkan karena itu sulit untuk dibayangkan cukup dinikmati apa yang telah mengalir dari alur cerita komik oah yang sedang dibaca jaya sakti saat itu.


"Muter-muter? Nanti bisa panas dan terbakar.. konslet sesuatu yang gak jelas!" Watondol tak mau ikut campur urusan yang tak ada ujungnya.


"Sebenarnya ini apa yang telah kalian jelaskan? Tak ada yang perlu dijelaskan begitu?" Trindil mutualisme merasa tidak pernah tahu apa yang telah terjadi pada mimpi yang hilang pada jaya sakti saat itu.


" Bukan jaya sakti tapi iyikidul.. mungkin kamu pikir begitu!" Enthol fatamorgana mempunyai sayap tak terlihat oleh para tokoh dalam komik oah itu.


"Seperti biasa yang pernah kalian uraikan dengan berbagai bentuk wajah keunikan dan keanehan para tokoh dalam komik oah itu bukanlah hal nyata namun sekedar melintasi dari imajinasi jaya sakti saat ini dan nanti.


"Terlalu cepat mengambil kesimpulan bahwa kita ini bukanlah makhluk dari masa yang berbeda.." iyikidul mencari terus sesuatu yang tak pernah ada dalam mimpi jaya sakti.


"Lalu kita ulangi segala bentuk kekacauan pikiran jaya sakti sehingga terbentuk sebuah hal yang tak mudah untuk dibayangkan karena tak perlu dibayangkan namun dinikmati yang tak ada..." Watondol menarik kabel dalam otaknya iyikidul yang sempat konslet karena terlalu berpikir jauh dan jauh tak terbayangkan oleh semua para tokoh dalam komik oah itu.


"Sudah kuduga iyikidul nampak seperti nyata dan menempel disetiap dinding ruang mimpi jaya sakti yang terlihat semakin lemah energi baterai dalam jiwanya.." srundul mencoba membuat suasana semakin gak jelas apa yang telah memasuki.


"Begitu mudah menarik kesimpulan sebelum menemukan sesuatu yang belum jelas..." Matondol berkata seolah memberi kekuatan aneh pada setiap waktu yang digunakan oleh para tokoh dalam komik oah itu.


"Mudah untuk dipahami? Itu hanyalah bayangan semu dalam komik oah itu.." srundul melayang mengitari rumput ilalang tinggi menghijau terhampar di dalam ruang mimpi jaya sakti.


"Kejadian tak terduga dari cerita mimpi jadi kenyataan seperti sebuah jawaban dari segala pertanyaan yang sempat hilang dari ingatan.." icikidut tak mau ikut terbawa arus pusaran cerita komik oah yang terlihat begitu cepat mempengaruhi pikiran jaya sakti saat itu dan nanti.


"Aku lihat dia enthol fatamorgana ada di dalam mimpi dan terbangun dia muncul mengetuk pintu kehidupan nyata seolah ada energi kuat memberikan informasi kepada diriku saat bermimpi.." jaya sakti mengurai cerita mimpi kepada para tokoh dalam komik oah itu seperti hal aneh dan tak nyata, seperti bicara pada angin dingin yang melintasi pikirannya,atau seperti bicara pada benda mati yang seolah hidup di dunianya sendiri, begitu ringan menggambarkan gambaran khayalan semu jadi nyata oleh jaya sakti sendiri.

__ADS_1


Begitu kuat fantasi gila Jaya sakti memorakporandakan cerita komik oah kedalam dunia mimpi semu, memperlakukan dirinya sendiri tentang sesuatu yang tak pernah ada dalam dunia nyata tergambar jelas begitu saja, hingga Jaya sakti terus mengamati lembaran cerita komik absurd, komik oah, komik ekspresi dengan bentuk wajah kartun komik oah.


"Mungkin terlalu lama dialam lain sehingga terlihat seperti nyata dan tak apa-apa meskipun nampak berbahaya saat terlihat nyata.. seperti didepan jurang yang sering muncul didepan jaya sakti.. menghindari tapi tak bisa.." icikidut melihat jaya sakti terlihat penuh dengan keanehan yang terjadi pada waktu itu.


"Tak perlu dibayangkan sekali lagi tak bisa dibayangkan begitu mudah menciptakan sebuah jawaban dari segala sesuatu yang tak pernah ada sebelumnya.." srundul tetap terjaga dengan baik.


"Apa yang kalian katakan itu benar?" Seruput nama yang terakhir diciptakan sebelum semua terasa penuh pada daya tampung baskom yang terisi kembang api mengakibatkan ledakan pada ucapan para tokoh dalam komik oah terasa pedas tak terkira oleh jaya sakti.


"Menjadi sesuatu yang tak pernah diketahui sebelumnya.." trindil mutualisme tak terlihat seperti apa adanya.


"Tinggalkan semua para tokoh dalam komik oah itu agar tetap berjalan sewajarnya.." iyikidul seolah membuat perbedaan dalam segala tingkah laku para tokoh dalam komik oah itu agar terlihat berwarna dan berbeda begitu saja.


"Mungkin cerita dalam komik oah itu yang sedang dibaca jaya sakti hanyalah sebuah gambaran mimpi yang tersisa dari tempat tak terduga." Watondol menambah sesuatu yang tak bisa dibayangkan oleh jaya sakti.


"Kita sudah hampir sampai di tempat yang penuh dengan misteri teka-teki silang atau penuh dengan keanehan keunikan kebebasan tersendiri bagi para tokoh dalam komik oah itu.


"Aku ingin...." Iyikidul memotong ucapannya sendiri.


"Aku akan...." Enthol fatamorgana memisahkan kalimatnya yang terbuang.


"Aku mau...." Trindil mutualisme juga menghentikan kata-kata yang tak lengkap.


"Aku rasa..." Icikidut berhenti mengerem kalimat yang diucapkan agar terlihat sama dengan mereka para tokoh dalam komik oah itu.


"Aku harus...." Matondol juga ikut terhenti saat waktu berhenti dalam perjalanan petualangan mimpi jaya sakti.


"Aku terbang melayang..." Termondol kontemplasi tak mau begitu saja melengkapi cerita mimpi jaya sakti saat belum waktunya atau sekedar menghirup udara segar pagi dari polusi cerita semu.


"Sudah kuduga ini..." Watondol menarik tali alur cerita dalam komik oah begitu cepat hingga tak mampu untuk digambarkan oleh jaya sakti.


"Ayo... lepaskan segala sesuatu yang menempel di dinding ruang pikiran jaya sakti agar terlihat bersih.." para tokoh dalam komik oah serentak mulai merasakan sesuatu terbang entah kemana.


"Sesuatu tersimpan rapi dalam rahasia ruang hati Jaya sakti yang tak tergoyahkan oleh apapun juga.." matondol mengetahui apa yang tak terlihat oleh jaya sakti dan para tokoh dalam komik oah itu.

__ADS_1


"Jangan lupa tuangkan segala sesuatu yang berbeda dengan pemikiran jaya sakti..? Tentu membuat mereka para tokoh dalam komik oah berpikir sama saja dengan keanehan yang dilakukannya.." srundul tetap masih terjaga dari semua mimpi semu yang melupakan segalanya.


"Begitu banyak kata yang tersisa dari tempat tak terlihat oleh mata para tokoh dalam komik oah begitu rumit yang telah merasuki jiwa-jiwa yang bolong..eh kosong terlalu banyak yang digunakan hingga habis baterai yang tersisa.


__ADS_2