
TERDAMPAR DI PLANET OAH
"Perjalanan yang mengasyikkan seperti begitu ya..." Iyikidul menggoyang goyang langkah kakinya menuju jalanan berbatu dan kadang terkadang ada asap kecil yang keluar tanah berbatu tersebut.
"Benar-benar kita telah berjalan di atas tempat penuh dengan misteri teka-teki silang tak berujung.." enthol fatamorgana melangkah perlahan seolah olah ada asap yang terlihat didepannya.
" Hem.. benar-benar aku tak pernah mengerti jalan pikiran kalian semua para tokoh dalam komik oah ini.."jaya sakti telah membaca sebagian jalan pikiran mereka yang gak pernah jelas.
"Jangan lupa tuangkan ide renyah tergambar dalam pikiran jaya sakti agar nampak seperti biasa saja..."trindil mutualisme mengotak-atik sebuah alasan yang tidak terdaftar dalam cerita komik kode rahasia itu.
"Kita memang bebas dari pengaruh cerita kosong itu dan tak pernah mungkin terpengaruh dengan hal-hal yang tak pernah kita dengar dari sumber terpercaya.."watondol membuka jalan setapak dari kerumunan rumput ilalang di padang pasir dibukit pasir yang penuh dengan keanehan dan keajaiban tergambar di pemandangan mata para tokoh dalam komik oah itu.
Sedangkan jaya sakti tetap mengamati gerak-gerik mereka para tokoh dalam komik oah yang semakin lama semakin gak jelas arah pembicaraannya.
"Kita terperangkap dalam buaian ucapan para tokoh dalam komik oah ini..!"iyikidul mencoba menjadi tidak bagian dari tokoh dalam komik oah itu.
"Iyikidul juga !! Apa yang kamu katakan sebelumnya meski aliran cerita komik oah itu tak pernah berubah." Icikidut membuat pikiran jaya sakti saat ini semakin kuat kearah yang semakin lama semakin gak jelas.
"Sebenarnya aku juga merasa ada yang aneh diantara pemandangan bukit pasir yang ditumbuhi rumput ilalang itu.." matondol langsung menerjang jalan yang masih belum terjamah oleh tangan-tangan makhluk lain disekitarnya.
"Sudah waktunya untuk istirahat di bawah pohon mangga besar itu.. untuk menyusun tenaga lagi .." srundul langsung duduk selonjoran dibawah pohon mangga itu.
__ADS_1
"Ada sesuatu yang tak pernah dilihat oleh para tokoh dalam komik oah itu.." jaya sakti ikut duduk di bawah pohon besar yang rindang sembari menikmati semilir angin sepoi-sepoi.
"Aku dengar sesuatu yang tak pernah aku kira dan tak pernah aku sangka bisa begitu.." iyikidul merasa ada yang tahu dari mana jaya sakti mengenal para tokoh dalam komik oah itu.
" Ini hanya sebuah hal tak terduga dari sebelumnya.." icikidut dan kawannya juga diketahui oleh jaya sakti meskipun sudah menutupi sesuatu hal dari para tokoh dalam komik oah itu.
"Ya..aku tak pernah mengira jaya sakti tajam pengamatannya.. atau sudah ada sebelumnya.." enthol fatamorgana membiarkan angin cerita komik.
"Mengikuti saja arah angin kemana perginya..." Brukudul tak mengikuti langkah kaki jaya sakti.
"Aku kira jaya sakti tidak tahu apa yang telah dilakukan para tokoh dalam komik oah itu.."icikidut mengira bahwa jaya sakti tidak pernah tahu namun sebaliknya jaya sakti tahu tidak banget akan hal itu.
"Aku juga dengar akan hal itu.." watondol menduga sebelumnya akan terjadi pada cerita mimpi jaya sakti yang tertunda.
"Ayo lekas lanjutkan perjalanan menuju ke tempat yang lebih tinggi...dataran tinggi yang tentunya lebih dingin.tidak seperti yang dibayangkan udaranya." Trindil mutualisme merasa berbeda dengan yang lainnya.
"Ngomong sana-sini seolah tidak ada habisnya.. meskipun gak jelas yang dibicarakan oleh para tokoh dalam komik oah itu."jaya sakti tak bisa memahami apa yang telah terjadi pada tokoh komik oah itu yang telah berbenturan hal-hal aneh dengan cara para tokoh dalam komik oah yang terlihat hanyalah sebuah gambaran semu.
"Seperti Jaya sakti melihat mereka para tokoh dalam komik oah berterbangan melayang di
antara jendela kehidupan yang terlewatkan." icikidut menyerang jaya sakti dalam ruang pikiran jaya sakti saat terlelap dalam mimpi.
__ADS_1
"Tak semudah itu dibayangkan...! para tokoh dalam komik oah.." . trindil mutualisme tidak berada diantara mereka para komik oah yang sedang sedang LEYEH-LEYEH di suatu tempat yang penuh dengan angin sepoi-sepoi di bawah pohon mangga.
"Siang hari yang terang benderang di depan pemandangan didepan sana.." icikidut melihat pemandangan padang rumput nan luas terbentang.
"Kehidupan yang nampak begitu aneh tetapi tetap saja dicari..dan dinikmati hal-hal aneh itu.." iyikidul melewati jalan sepi disudut ruang pikiran enthol fatamorgana dan tak biasa disebut begitu oleh iyikidul.
"Memang begitu aneh... sesuatu yang tak pernah tahu apa yang sebenarnya ada di pikiran iyikidul."icikidut juga menerka-menerka hal yang tak pernah ada di benaknya.
"Sejauh ini semua berjalan apa adanya tanpa bumbu pemanis drama yang dijalankan oleh para tokoh dalam komik oah itu.." matondol berkata seperti mengetahui hal yang akan terjadi di depan alur cerita jaya sakti saat membaca pikiran para tokoh dalam komik oah itu.
"Sudah kuduga kita berada pada waktu yang tidak tepat untuk mengurai sesuatu yang belum terungkap dari sisi ruang mimpi jaya sakti." icikidut membuat segala sesuatu yang tak terduga oleh para tokoh dalam komik oah itu.
"Kita lihat pemandangan yang luas jauh kedepan tanpa asap polusi udara yang terkadang menyesakkan.." trindil mutualisme menghirup udara segar di sekitarnya terdapat pepohonan yang rindang.
"Cukup sudah kita mengumpulkan energi,dan sudah waktunya untuk bergerak cepat sebelum tertinggal jauh dari yang lainnya.." matondol mengingatkan pada para icikidut yang dut-dutan begitulah sekelumit tentang sesuatu yang tak pernah ada sebelumnya.
"ya.. cukup banyak isi baterai tenaga untuk perjalanan ke dunia yang penuh dengan segala sesuatu yang tak pernah bisa dimengerti dan dipahami oleh kita para tokoh dalam komik oah ini.." icikidut terus menerus memompa energi semangat jiwa dalam dunia mimpi.
"Aku kira kita sudah penuh dengan hal-hal yang dianggap sebagai hal aneh menghadapi kalian semua para tokoh dalam komik oah itu." jaya sakti tak melihat itu sebagai hal yang biasa didengar diamati dari sisi yang berbeda.
"Lalu kita akan berada dimana ini ?? kita tak punya apa-apa .." matondol berkata seperti seolah mengingatkan pada para tokoh dalam komik oah agar tidak terlalu berlebihan dalam hal kehidupan yang dilaluinya.
__ADS_1
"Aku sangat setuju apa yang telah kamu ucapkan tadi.. memang sepatutnya kita hanya berjalan di batas waktu yang penuh tanda tanya dan tak mampu untuk dijawab.. karena kita hanyalah bagian kecil dari perjalanan kehidupan yang dilaluinya.." iyikidul mencoba juga menangkap apa yang sebenarnya ada di bahas oleh matondol itu.
"Terlalu banyak hal masih jadi misteri teka-teki silang kehidupan jaya sakti saat ini dan nanti.." trindil mutualisme sudah menduga sebelumnya.