
"Sinar api merah...
...Lenyap begitu saja seolah waktu mempercepat perjalanan jaya sakti ke arah yang lebih aman atau mencari aman dari segala sesuatu cerita yang menggoyahkan sesuatu yang mudah hilang." Enthol fatamorgana membagikan sesuatu yang tak terlihat oleh jaya sakti namun dapat terbaca dari waktu ke waktu setelah tersembunyi dibalik Langit-langit ruang pikiran jaya sakti.
"Meskipun kobaran api dalam tungku hati jaya sakti mulai melemah namun bahan bakar dalam semangat jiwa tetap terjaga oleh jaya sakti saat lelah terbawa angin.
"Kini jaya sakti masih belum mengerti apa yang terjadi dalam komik kode rahasia itu." Trindil mutualisme dan lainnya sudah menjadi bagian alur cerita komik itu.
"Terus dan terus menerus mengamati keadaan tempat itu.." icikidut melihat jaya sakti masih terpaku pada tingkah laku para tokoh dalam komik aneh itu.
Sejenak icikidut membuka kembali sisi ruang pikiran jaya sakti yang masih nampak lebih banyak diisi oleh hal-hal terlalu aneh menurut para tokoh dalam komik itu.
"Hingga waktu membakar seluruh ruang pikiran iyikidul yang tak terkendali oleh sesuatu hal tak semestinya." Enthol fatamorgana mengira ada yang membuat iyikidul berubah seperti itu.
"Terlalu dingin membekukan ruang rahasia hati jaya sakti yang membawa pada jalur yang berbeda arah .." termondol kontemplasi pergi melintasi tempat dimana jaya sakti tak temukan cerita dalam komik aneh itu.
"Dia jaya sakti sudah terkoneksi dengan cerita yang dibawa oleh iyikidul dan kawannya.
Para tokoh dalam komik aneh itu berkumpul dan melihat jaya sakti mulai tak terlewatkan oleh waktu yang sempat berhenti disudut mimpi jaya sakti yang hilang bersama angin waktu saat itu.
"Apa yang kamu lakukan terhadap jaya sakti saat itu sehingga dia melewatkan cerita dalam komik kode rahasia itu.."iyikidul bertanya kepada salah satu tokoh dalam komik kode rahasia yang nampak seperti melayang terbang menuju putaran mimpi jaya sakti.
__ADS_1
"Apa mesti di berikan sebuah jawaban tanpa icikidut meminta pertanyaan yang tertinggal di segala sesuatu yang menjadi lebih dapat untuk diangkat pada waktunya oleh jaya sakti sendiri." Trindil mutualisme tak mau melihat mimpi jaya sakti yang masih nampak kacau.
"Semakin jauh tinggalkan tempat dimana jaya sakti berada.." enthol fatamorgana membawa cerita yang dibungkus dengan kata-kata tanpa makna agar mudah untuk dibuang bersama waktu yang hilang.
"Mungkin hanya cerita mimpi yang terlewati pada alur yang begitu deras arusnya menerjang segala keraguan jaya sakti saat ada yang terlewatkan pada sisi waktu yang terbuang oleh para tokoh dalam komik aneh itu." Icikidut tak mau masuk kedalam bagian yang tidak ada apapun." Enthol fatamorgana mengira bahwa semua yang telah terjadi pada mimpi semu jaya sakti akan nampak ada didalamnya.
"Seperti di dalam kehidupan jaya sakti yang sebenarnya..??"icikidut membenarkan ucapan enthol fatamorgana itu.
"Tidak ada apapun yang terjadi dalam kehidupan jaya sakti, namun sebaliknya benturan dalam mimpi jaya sakti sendiri pada apa yang telah dilihat jaya sakti saat itu." Icikidut membuat segala sesuatu nampak semakin sulit bagi jaya sakti.
"Itu sudah terlalu jauh tinggalkan tempat itu bersama mimpi jaya sakti." Iyikidul ikut terbenam dalam alur mimpi jaya sakti.
"Icikidut masih mengira-ngira hal yang belum pasti terjadi tak perlu dibayangkan ataupun dipikirkan ."trindil mutualisme membawa suasana hati jaya sakti tak terbawa arus para tokoh dalam komik aneh itu.
"Namun brukudul menempel terus di pikiran jaya sakti saat cerita itu dibawa jaya dengan hal yang belum bisa dipahami juga dimengerti.
"Larut dalam air mengalir di kedalaman ruang pikiran jaya sakti tanpa ada debu prasangka yang dibawa oleh iyikidul disetiap waktu." Enthol fatamorgana melihat sesuatu pada jaya sakti ikut terbawa.
"Apa maksudmu Iyikidul?? Aku harus mencari sesuatu yang belum pernah ku pahami.." enthol fatamorgana membuka suasana ruang mimpi iyikidul.
Tiba-tiba termondol kontemplasi mengajukan sebuah pertanyaan kepada icikidut yang berkeliaran di dalam ruang pikiran jaya sakti sehingga membuat jaya sakti seperti tak menemukan sesuatu yang tak pernah ada sebelumnya.
__ADS_1
"Para tokoh dalam komik kode rahasia itu mulai mengepung jaya sakti dari berbagai arah hingga Jaya sakti seperti ringan melayang terbang menuju arah yang jaya sakti tentukan sendiri." Brukudul menangkap sinyal kehidupan jaya sakti l yang masih belum bisa dilihat dari jarak tak tentu.
"Aku harus lepas dari sini sebelum terdampar di kehidupan para tokoh dalam komik kode rahasia itu.." jaya sakti beranjak dari tempat dimana sumber cerita misteri itu hadir dan melesat menembus ruang dan waktu.
"Hahaha.. Jaya sakti mulai tak mampu bergerak dan beranjak dari segala sesuatu yang tak nampak mengikatnya dari sisi ruang hatinya jaya sakti." Enthol fatamorgana sudah tahu sebelumnya bahwa jaya sakti akan terbawa entah kemana arah arus cerita mimpi jaya sakti sendiri.
"Kini saatnya aku sudah tahu itu bukanlah nyata dalam pikiranku .." jaya sakti masih dalam posisi yang berdiri di tempat yang semu bersama waktu berlalu.
"Ayo.. putar sekali lagi .." enthol fatamorgana mulai kurang sak ons.
"Maksudmu??? Kipas angin semprotan ngantuk?" Trindil mutualisme melompati pikiran iyikidul yang terbuka pada pintu kepalanya yang mengeluarkan asap gelap seperti Bakaran gosong di dalam otak iyikidul.
Kini semakin dekat dan dalam waktu yang lama ditempuh oleh para tokoh dalam komik kode rahasia itu, yang kini dipertanyakan banyak serangga berterbangan menuju sumber cahaya.
"Begitu mudah menjawab tanpa ada pertanyaan yang mengalir ke otaknya jaya sakti." Icikidut sudah menduga sebelumnya.
"Tak perlu dipikirkan sekali lagi sesuatu yang tak pernah ada dalam ruang pikiran jaya sakti.." brukudul tak mampu bergerak melawan khayalan semu jaya sakti yang terbawa ke alam mimpi.
Jaya sakti masih terperangkap dan terjebak arus cerita yang dibawa oleh iyikidul dan kawannya yang lain.
"Biarkan jaya sakti menemukan jalan keluar dari ruang mimpi yang pernah ada sebelumnya." Icikidut tak mau melihat jaya sakti terjebak terlalu lama di ruang mimpi.
__ADS_1
"Kita tak bisa berbuat apa-apa karena kita dan jaya sakti itu dunianya berbeda .." icikidut menunjuk kearah jaya sakti yang masih nampak seperti melayang terbang di ruang mimpi.
"Kalau begitu termondol kontemplasi memberikan sebuah menu ide renyah tergambar dalam hati jaya sakti." Trindil mutualisme menggambar arah mimpi iyikidul yang hilang.