
Monster dut datang menelan semua mimpi yang ada saat semua para tokoh komik oah sedang menikmati cerita mimpi yang masih belum jelas arah perjalanannya.
Kini mereka tak menemukan kunci jawaban mimpi yang hilang bersama enthol fatamorgana.
Terlalu lama mereka menjelajahi ruang mimpi jaya sakti hingga tak tergambar hal yang mungkin bisa jadi bahan untuk sesuatu tak terbayangkan oleh para tokoh komik oah di planet oah itu.
Namun seperti kurang sak ons pikiran para tokoh komik oah yang sering dianggap sama pada waktu yang berbeda meskipun selalu ada aliran sungai dalam mimpi jaya sakti tak pernah hilang bersama dinginnya ruang hati jaya sakti saat mimpi hadir disini.
"Selalu ada hal yang mengherankan pada masa itu." icikidut mengiringi langkah bayangan semu waktu itu.
Melihat keatas sebuah gambaran langit yang tak biasa tergambar pada dunia mimpi,gambaran yang begitu aneh terlihat di depan mata para tokoh komik oah itu yang membuat semakin mengerikan ketika itu begitu dekat di depan para tokoh komik oah itu.
"Gambaran tentang apa yang kamu lihat enthol fatamorgana ?" Srundul memberikan sebuah tanda tanya besar diatas kepala para tokoh komik oah yang terlihat terpaku pada cerita mimpi yang nampak semu namun bisa terjadi dialam nyata jaya sakti.
"Gambaran berupa apa ? di langit - langit mimpi enthol fatamorgana ?"Iyikidul melompati waktu yang terlihat pelan namun begitu cepat berubah .
"Wajah - wajah raksasa ada di langit-langit ruang mimpi enthol fatamorgana itu yang dimaksud mungkin begitulah ,?" Icikidut juga berpendapat seperti itu .
"Mungkin itu yang terjadi pada waktu mimpi,namun belum begitu pasti karena setiap mimpi para tokoh komik oah berbeda dan tak pernah janjian untuk melakukan pertemuan di satu tempat di alam mimpi jaya sakti ." Watondol berpikir agak miring kemiringannya hampir jatuh di sudut ruang mimpinya bersama cerita mimpi semu itu.
"Aduh ! aduh ! aku masih mencoba untuk mengetahui cara yang terbaik pada apa yang kalian lakukan di planet oah itu ?" Jaya sakti tak bisa membaca apa yang tersembunyi di balik mimpi para tokoh komik oah itu.
"Tak seperti yang kalian pikirkan,semua berjalan dan mengalir tanpa arah yang mudah untuk dijelaskan." Srundul keluar dari ruang mimpi enthol fatamorgana mencari angin yang nampak berbeda dari yang lain.
"Wajah beberapa tergambar di langit mimpi jaya sakti namun bukan gambaran tokoh komik oah yang ada di planet oah tetapi gambaran wajah aneka makhluk tak jelas melintasi mimpi-mimpinya." Enthol fatamorgana memberikan gambaran yang tidak sepenuhnya terlihat di ruang mimpinya.?
__ADS_1
Kini enthol fatamorgana menghapus sedikit cerita mimpi yang tak tergambar dan terurai.
"Iyikidul lupa apa yang telah dilewatnya." Enthol fatamorgana membuka lembaran cerita mimpi komik oah itu.
"Ya..lupa bentuknya tapi ingat rasanya !" Icikidut langsung melompat dan melihat ekspresi wajahnya iyikidul yang mulai membayangkan sesuatu yang tak pernah terpikirkan akan ada dalam cerita mimpinya itu.
"Maksudnya apa itu ? empuk ? gurih ? manis ? atau apa ?" Trindil mutualisme nampak sedikit penasaran apa yang telah dikatakan enthol fatamorgana dan membuat gambaran yang semakin membuat dirinya semakin ringan melayang di udara yang lembab.
Saat itu semua terdiam saat terjadi ledakan gas beracun memporak porandakan khayalan mereka semua para tokoh komik oah itu,gas yang membuat bubar seluruh tokoh komik oah yang sedang menikmati cerita salah satu tokoh komik oah.
"Dia telah buang angin !!"Matondol mencium aroma memabukkan dan menusuk lubang hidung para tokoh komik oah.
"Watondol kentut ! tepat dalam ruang para tokoh komik oah itu.' Srundul berpaling kearah watondol diiring semua tokoh komik oah menatap watondol yang cengar - cengir menikmati rasa lega itu.
"Sedikit berbeda seperti yang kamu lihat ?" Srundul mulai berbicara saat sepi melanda mereka para tokoh komik oah tiba bersama membawa sesuatu yang tak bisa di gambarkan dengan apapun.
Di setiap hembusan nafas para tokoh komik oah ada yang terlihat begitu tak berjalan semestinya.
Kini mereka tetap mengalir ikuti aliran air MPI enthol fatamorgana.
Sayap - sayap cerita mimpi mulai bermunculan di belakang para tokoh komik oah hingga mereka mencoba menggunakan gambaran mimpinya untuk jadi kenyataan.
"Aku belum pernah melakukan ini ?"Iyikidul bertanya pada waktu yang berputar lebih lambat sepertinya namun begitu cepat terasa sudah berubah hari yang telah dilewatinya.
"Keadaan itu seperti pernah terjadi pada mimpi enthol fatamorgana saat semua beban telah dibuang semua sehingga tak tersisa sedikitpun dipundaknya,saat itu juga enthol fatamorgana terangkat tinggi di udara dan melayang terbang tinggalkan bumi yang masih berputar." Enthol fatamorgana terbang tanpa sayap di pundaknya.
__ADS_1
"Hei ! enthol fatamorgana ! kamu telah berhasil terbang tanpa sayap ? tidak hanya di atas air namun di atas bukit dan gunung yang dilaluinya dengan begitu ringan."Trindil mutualisme melihat seperti nyata bukan sekedar mimpi jaya sakti yang tertunda.
"Betul ! dibelahan dunia lain sudah terjadi seperti itu dan bukan sekedar mimpi disiang hari.'Icikidut membaca bagian belahan dunia yang hilang.
Para tokoh komik oah juga mulai melompati pegunungan yang dilalui bersama cerita mimpi jaya sakti.
Terbang tanpa sayap dan sayapnya dibuang begitu saja oleh para tokoh komik oah.
"Mereka telah meninggalkan tempat dimana mereka berada dan berpindah pada dunia yang baru ditemukan itu."Jaya sakti sudah membaca gerakan mereka begitu tak terlihat begitu cepat berputar dan terbang entah kemana.
"Kita ada di dunia yang penuh dengan kepalsuan namun tetap menikmati akan hal itu." Icikidut menilai dunia yang ditemukan seperti itu.
"Bukan sekedar serba-serbi kepalsuan namun aneka warna kebohongan tersaji di dunia yang seperti kecil dalam genggaman ini."Termondol kontemplasi membagikan pendapatnya pada para tokoh komik oah yang mulai terbawa arus perubahan dunia yang berbeda.
"Tidak hanya kepalsuan namun kegilaan yang tersaji juga ada dan tetap menikmati hal itu." Srundul juga telah mengenal dunia yang baru ditemukannya itu.
"Dunia penuh berbagai tingkah polah yang terkadang tak pernah bisa dimengerti akan semua itu." Matondol juga melihat sebagai hiburan belaka tidak terlalu untuk dijadikan hal yang berpengaruh bagi perjalanan yang panjang itu.
"Dia selalu berpendapat seolah sama apa yang telah terjadi pada masa lalu dan terjadi pada masa depan ." Icikidut seperti mencoba menggambarkan sesuatu yang tak terbayangkan oleh para tokoh komik oah itu.
"Ya ! dia pikir begitu !" Srundul menyundul di ketinggian yang berbeda pada batas maksimal.
"Memang tak selalu pengaruh arus yang mengalir di tepian mimpi jaya sakti saat itu." Trindil mutualisme melihat ada yang muncul di balik rerumputan hutan hujan tropis.
"Siapa dia ?
__ADS_1