
"Han,,buatin kopi ya,,kamu mau sarapan apa,"
"iya mas,apa saja terserah mas"jawabku sambil menyalakan kompor gas,yah mulai hari ini aku harus terbiasa membuatkan mas Wahyu kopi,dan membuat kan nya sarapan.
"loh sudah bangun git,Wahyu cuti kan,kamu juga"mama muncul dari balik kamarnya, ternyata bibiku pada tidur di kamar mama dan yang lainnya tidur di kamar adekku Ali dan Kia,
"iya mah,mama mau buat teh biar aku buatkan sekalian,"
"iya buat kan di teko saja git biar banyak, buat yang lain juga"
"iya mah"
setelah membuat kopi buat mas Wahyu ,aku masak air lagi untuk buat teh buat yang lain,
"sudah bangun aja yu,masih pagi tidur lagi sana "kata uwa udin
"iya wa,ga bisa tidur lagi,ngopi wa biar dibuatkan Gita"
"ini sudah dibuat juga sama Gita,"sambil mengangkat gelas kopinya juga.
iya uwa Udin suami dari adek Mama.
"Gita nanti kami pulang ya,kan acaranya sudah selesai,maaf kamu ga bisa mengantarkan kamu ke rumah Wahyu"kata bibiku
"yah kenapa buru buru bi,,besok saja pulangnya setelah mengantar Gita,nanti biar di antar pakai mobil sewaan"kataku
"kerjaan bibi dan uwa ga bisa di tinggal lama git, lain kali ya bibi main lagi, kalau ga Gita ajak Wahyu main ke rumah bibi"
"ya sudah Bu ga apa-apa,,"
"nanti biar Wahyu antar Bu,sampai naik angkot"mas Wahyu menawarkan diri.
"memang nya ga cape kamu,biar nanti yang mengantarkan aku saja"
"ga lah wa,,nanti kan bisa istirahat,,"
"ya sudah nanti bibi sama uwa pulang jam sembilan ya,"
"iya wa".
setelah sarapan bibi ku semua nya pamit,mas Wahyu sesuai janjinya mengantarkan uwa dan bibiku satu persatu sampai naik angkot.
__ADS_1
sepi lagi deh rumahku, perabotan tenda pelaminan juga sudah mulai diangkat yang punya.
setelah selesai membersihkan rumah,kami pun istirahat ,besok aku akan ke rumah mas Wahyu, menurut adat Jawa Munggah mantu.
mas Wahyu sudah tertidur,setelah sholat zuhur bersama,aku pun ikut merebahkan badanku di sebelahnya, ku pandangi wajah nya yang tertidur pulas,dalam hati aku berkata"ya Allah jadikanlah kami samawa sampai akhir hayat kami,bimbing lah kami,"wajah ini yang akan menemani ku seumur hidupku, seketika aku kaget tiba tiba mas Wahyu bangun dan mencium bibirku,aku membalas ciuman nya,tapi seketika aku berhenti dan berkata"husss masih siang mas,kamu ini"
tapi dia langsung menutup jendela kamar dan mengunci pintu kamar"tuh ga ada ada yang tau,lagian sudah sah ini,,abis kamu selalu bikin kangen,"mas wahyu mulai menjelajahi setiap tubuh ini,dan gantian aku pun membuat nya merasakan kenikmatan itu,aku sentuh setiap tubuhnya dan sampai di bawah mas Wahyu menarikku,aku langsung menuju ke arah sana,ku sentuh Wahyu junior nya,mas Wahyu langsung mendesah panjang.hihihi,,aku tertawa geli, tiba-tiba mas Wahyu menarik ku,,dia ganti menyentuh daerah pusatku aku pun mendesah panjang dan mas Wahyu langsung melakukan tugasnya kembali.kami pun sama sama mencapai puncak kenikmatan.mas Wahyu mencium kening ku dan mengucapkan terimakasih.aku yang kelelahan langsung tertidur mas Wahyu memakai kan selimut kepadaku.
Keluarga almarhum papa sudah datang kembali ke rumah ku, mereka akan mengantarkan aku kerumah mas Wahyu,
sampai rumah mas Wahyu kami disambut dengan hangat oleh keluarga mas Wahyu,ada bule dan adeknya mas Wahyu yang sudah punya anak cowok.
setelah acara selesai mama dan keluarga almarhum papa pamit pulang, tinggal aku yang sendiri di rumah mas Wahyu,
ibu dan bapak mertua langsung menyuruh ku istirahat,dikamar mas Wahyu.karena nanti malam akan ada pengajian buat menyambut kedatangan kami.dan syukuran .
mas Wahyu langsung masuk ke kamarnya membawa tas ku yang berisi baju,kata mas Wahyu ga usah banyak banyak bawa baju kita di sini cuma seminggu aja,dan akupun mengikuti nya.yah badanku rasanya lelah sekali mas Wahyu selalu menggempur ku tanpa henti hampir tiap hari.katanya"namanya juga pengantin baru, wajarlah"
"Han aku mau yahhh,",mintanya memohon,, aku menggeleng cepat dan berkata"ih ini di rumah kamu mas,ga enak sama ibu bapak ada adek kamu juga,ga bisa besok apa kataku sambil mencubit perutnya.
"ihh sakit tau"katanya sambil menahan sakit,padahal aku mencubit nya pelan,ahh apa dia pura pura sakit ya,,
"udah ahh aku mau makan lapar tau,tadi ga sempet makan bareng yang lain.kamu makan ga,kamu juga belum makan kan sayang"tanyaku.
aku membuka pintu kamar ceklek kulihat tamu undangan pengajian satu per satu sudah datang,padahal pengajian masih lama,aku langsung ke belakang ku lihat ibu mertua lagi menyiapkan makanan untuk pengajian di sana sudah ada ibu ibu tetangga yang membantu ibu mertua,
"Bu Gita mau makan ya,laper Bu"kataku
"makan git yang kenyang ya.mas juga belum makan ajak mas makan"jawab ibu mertua,
mas Wahyu tahu tahu sudah ada di sampingku
"iya Bu ini juga mau makan, pengajian jam berapa Bu"
"nanti abis magrib,"
setelah makan aku membantu ibu mertua menyiapkan makanan dan kue di piring kecil,
"sudah mandi belum git,mandi dulu sana abis itu pakai gamis ya,"aku langsung menjawab
"iya Bu habis ini Gita mandi" setelah semua selesai aku langsung bergegas mandi.aku memakai gamis yang aku bawa ,padahal aku jarang memakai gamis,aku memakai nya kalau lebaran ataw ada pengajian aja.
__ADS_1
mas Wahyu yang melihat ku memakai gamis , langsung berkata"subhanallah cantik nya istriku ini,jadi pengen memeluk" aku langsung menghindar,,dan tertawa,,hahaha,,.
"tok tok tok,,mas Wahyu mba Gita, dipanggil bapak ibu"terdengar suara Joko adeknya mas Wahyu.
"iya sebentar lagi keluar,"jawab mas Wahyu.
aku membuka pintu kamar ceklek,,kulihat di depan rumah sudah banyak tamu yang datang ,,aku pun duduk di samping ibu dan adek ipar ku,juga ibu ibu yang tadi membantu ibu memasak,
"wahh mas Wahyu pintar ya nyari istri, cantik banget,"
"Gita ada keturunan Arab ya,"
masih banyak lagi pertanyaan dari ibu ibu yang lain.
"ahh ibu ibu bisa aja,ga Bu aku bukan keturunan Arab,aku Jawa tulen"Jawabku
"lah kirain ibu mah keturunan Arab,habis face mukanya kaya Arab dan hidungnya mancung banget"
"iya Bu memperbaiki keturunan"jawab adeknya mas Wahyu,
aku hanya tersenyum.
pengajian berjalan lancar,sampai selesai.
Ibu menyuruh ku istirahat dikamar karena melihat ku yang terlihat cape sekali.
"istirahat git,dah biar besok pagi aja beres beres nya"
"iya bu"aku langsung masuk kamar.
"Gita mana Bu"terdengar suara mas Wahyu.
"di kamar biar Gita istirahat dia kelihatan lelah banget,"jawab ibu mertua.mas Wahyu langsung masuk kamar ceklek,dia langsung mendekat ku dan duduk di samping ku "kamu cape Han,,"sambil mencium kening
"iya mas,"jawabku
"ya udah tidur ,udah sholat isya belum, sholat dulu sana"
aku kan keluar kamar dan ada ibu bapak sedang duduk mengobrol di depan TV.
"mau ke mana git"tanya bapak.
__ADS_1
"mau ambil wudhu pak ,Gita belum sholat"jawabku sambil berjalan ke arah dapur.
setelah selesai sholat segera ku rebahkan tubuhku yang sudah sangat lelah.