
Sejak kejadian waktu itu,aku di diam kan ibu mertua hanya bapak mertua ku saja yang mengajak ku bicara.aku sudah ga kuat,
akhirnya aku pulang ke mama aku untuk menenangkan diri,mama tidak menanyakan kenapa aku kembali kesini.mas Wahyu pulang ke rumah mama kalau dia libur ataw dia kangen dengan ku dan anaknya.aku ga memaksakan mas Wahyu untuk tinggal di sini lagi.karena aku ga mau mas Wahyu menjadi anak durhaka.
sampai suatu hari ibu mertua datang ke rumah mama di saat ada mas Wahyu,ibu mertua berkata"kalau masih mau jadi istrinya Wahyu,Gita harus pulang dan kalau masih mau di sini lebih baik kalian pisah aja"
spontan aku kaget, terutama mas Wahyu yang mendengar nya,aku melihat ke mas Wahyu,mas Wahyu melihat ku balik.
dan ibu mertua melanjutkan lagi"ataw Wahyu harus memilih antara Gita ataw ibu"
degh!
apa apaan ini maksudnya,kenapa jadi begini sih .ya Allah kalau memang sampai sini pernikahan ku,aku rela ya Allah aku ga mau mas Wahyu jadi durhaka sama ibunya.tapi tanpa di duga mas Wahyu bicara"ibu,,ibu ngomong apa sih,ibu sadar ga ibu udah nyakitin perasaan Wahyu dengan ibu bicara begini,"mas Wahyu menghela nafas panjang,"kalau ibu nyuruh Wahyu milih ibu apa Gita, ibu mau dengar apa yang akan Wahyu bilang,ibu itu sudah di hadirkan Allah untuk Wahyu karena ibu Wahyu ada, tapi Gita,dia pilihan hati Wahyu Bu,dia udah rela menikah dengan Wahyu yang ga punya apa-apa .ibu tahu Bu untuk dapetin Gita itu susah Bu ga gampang,jadi kalau ibu nyuruh Wahyu ninggalin Gita ga mungkin bu,Wahyu sayang Gita kami sudah punya anak Bu"katanya sambil mengusap air mata nya,aku yang sedari tadi hanya diam dan hanya bisa menangis , seketika kaget mendengar jawaban nya.
"jadi kamu lebih milih Gita dari pada ibu gitu,,"ibu mertua bicara sambil emosi.
"ga gitu Bu,Wahyu ga bisa milih antara ibu dan Gita , mendingan Wahyu mati aja Bu kalau harus kehilangan kedua nya"jawab mas Wahyu."ibu tega misahin Wahyu Sama Gita dan anak wahyu,gimana kalau posisi ibu ada di Gita ,ibu bisa ga ninggalin bapak dan anak-anak ibu"mas Wahyu malah balik bertanya.
ibu mertua diam sejenak dan air mata nya pun jatuh, dan langsung berdiri dan duduk di dekatku sambil berkata,"Gita maafin ibu ya nak,ibu salah selama ini,ibu salah menilai gita.maafkan ibu nak"
aku yang sedang diam tak bisa berkata apa-apa,ada apa dengan ibu,kenapa tadi meluap luap amarahnya sekarang ko tiba tiba nangis di depanku dan mas Wahyu.sandiwarakah ataw beneran yang di ungkapkan nya.
__ADS_1
"ibu Gita ga pernah marah sama ibu,Gita juga minta maaf sama ibu,Gita juga ga mau buat mas Wahyu jadi anak durhaka sama ibu.tapi Bu Gita mohon dengan sangat ibu mengerti kami sudah dewasa Bu sudah berumah tangga, biarkan kami urus sendiri rumah tangga kami,selama itu ga keluar dari norma norma agama Bu."jawabku,aku pun bersimpuh di depan ibu yang sedang duduk.sambil nangis mas Wahyu pun ikut bersimpuh juga di depan ibunya.
sejak saat itu hubungan ku dengan ibu mertua kembali membaik,mungkin lebih baik aku jauh dari mertua,bukan maksud aku ingin menang sendiri tapi ini demi kebaikan bersama,aku lebih memilih tinggal lagi bersama mama,mengurus mama yang sudah sakit sakitan.
barang barang kami masih ada di rumah ibu mertua, mungkin setelah gajian mas Wahyu akan kami ambil menggunakan mobil bak.
mas Wahyu sekarang sudah pindah kerja.sudah ga di bank lagi.sekarang dia kerja jadi satpam di supermarket besar.sama juga si autsorsing,tapi gajinya lumayan lah,
aku pernah minta izin sama mas Wahyu untuk kerja lagi tapi mas Wahyu ga mengizinkan.pas malem mas Wahyu pulang ,tiba tiba mas Wahyu bilang "kamu mau kerja ga di supermarket nanti,aku di tawarin sama supervisor nya di suruh nyari orang nah dia tau kalau kamu pernah jadi SPG dia nawarin aku.gimana kamu mau,, kalau mau nanti aku anterin ya"
"iya aku mau mas,apa aja yang penting aku kerja lagi,jenuh mas dirumah,biar bisa bantu kamu juga."jawabku antusias.
yah sejak anak kami lahir ujian kami banyak sekali,dari orangtua,sampai keuangan,gajian mas Wahyu habis buat bayar utang saja, istilah kata gali lobang tutup lobang.kadang lelah sama ini semua nya,karena saat anak kami dirawat,ternyata mas Wahyu meminjam uang berbunga.ya Allah aku kaget tapi mau gimana lagi jalan kami sudah buntu.waktu itu.
mungkin karena aku biasa kerja jadi SPG kemeja yang nyantai, sekarang aku jadi SPG supermarket yang dimana aku harus mengangkat barang barang berat.ga masalah yang penting aku kerja.
aku kerja sebagai SPG event.yah lumayan gajinya.diatas UMR.aku selalu berpindah-pindah tempat tidak menetap.karena sebagai SPG event itu aku harus siap jika sedang ada event apapun itu.aku terikat kontrak kerja selama satu tahun.jika dihitung hitung lumayan lah buat bantu mas Wahyu bayar hutang dan biaya adekku sekolah.
adekku yang sekolah tinggal Adi dan kia.ali sudah lulus tapi di belum bekerja.
seperti biasa mas Wahyu selalu menjemput ku pulang kerja seperti dulu waktu masih pacaran.mama aku suruh berhenti bekerja karena kondisinya yang sudah sering sakit.jadi mama dirumah menjaga anakku selama aku kerja.
__ADS_1
Alhamdulillah Fitri tidak rewel aku tinggal kerja.
aku dan mas Wahyu masih bisa bermain dengan anakku walaupun aku sibuk kerja, selalu kuluangkan waktu untuk nya,dan mulai sekarang panggilan untuk mas Wahyu berubah,biasa aku memanggilnya dengan sebutan mas , sekarang aku memanggilnya papa jika didepan anakku,karena anak kami Fitri sudah mulai bisa bicara.tapi mas Wahyu tetap memanggilku Hany,kalau didepanku dan didepan anaknya Fitri dia memanggilku mamah.
kontrak kerja ku sudah hampir selesai,mas Wahyu bilang"Han,,dirumah aja ya ga usah kerja lagi,kasian mama harus jaga Fitri yang lagi aktif nya"
"iya mas ,nanti sebulan lagi kontrak kerja saya habis,tapi beneran kamu ga apa-apa "jawabku.
"iya ga apa-apa, bismillah kita bisa nyelesaikan hutang kita,yang penting doa kamu sayang"katanya lagi sambil mencium kening ku.
hari ini terakhir ku kerja, sebenarnya kontrak kerja ku mau diperpanjang lagi,tapi aku tidak mau aku bilang ,"bukan nolak rezeki mba,tapi kasian mama dirumah sedang sakit,anak Gita tidak ada yang jagain mba via
"oo gitu,ya sudah nanti kalau kamu mau kerja event lagi hubungi kami aja,"katanya sambil menunjuk mba mba supervisor ku,"iya git, telepon aja ya kalau mau kerja,lagi,sayang banget git,, orang seperti kamu harus dirumah aja"jawab mba via.
"iya mba siap aku akan hubungi kalau aku mau kerja lagi"kataku."
"mba via,mba kina,mba jua, terimakasih ya atas bimbingan nya selama Gita kerja disini,maaf kalau Gita ngeyel orangnya,maaf juga kalau Gita ada salah ya selama kerja disini"kataku lagi,sambil pamit sama mereka.
"iya Gita,,hati hati ya,, salam ya buat Wahyu dan anak kamu"jawab mba via yang memang kenal dengan mas Wahyu.
akhirnya aku pulang bersama mas Wahyu,kami mampir sebentar ke supermarket untuk membeli cemilan buat Fitri anak kami,tak lupa juga beli buat mama dan adekku.
__ADS_1
Alhamdulillah gaji terakhir ku bisa membantu orang-orang yang aku sayangi.