Terimakasih Untuk Semua Nya

Terimakasih Untuk Semua Nya
kabar bahagia


__ADS_3

Sebulan sudah aku menikah dengan mas Wahyu.tapi aku belum juga ada tanda-tanda aku hamil,mas Wahyu si ga masalah kami baru nikah ini mungkin kamu di suruh pacaran lagi.


aku masih kerja, sebenarnya mas Wahyu meminta ku berhenti,


"Han,, berhenti saja ya kerjanya,?"katanya.


"loh kenapa mas,terus kalau aku berhenti siapa yang biayain adekku sekolah,?"jawabku


"aku yang biayain sekolah mereka,gimana?"


"aku bakalan bosan mas,gini aja deh nanti kalau aku hamil ,terus aku ga kuat kerja aku baru berhenti gimana"jawabku padanya.


mas Wahyu tampak berfikir "okelah kalau begitu,tapi janji ya kalau kamu hamil nanti dan kamu ga kuat kerja kamu berhenti"


"kenapa sih ko kamu tiba tiba nyuruh aku berhenti,ada apakah?"tanya ku ingin tahu.


"mas ga mau,istri mas yang cantik ini di lirik orang lain,"katanya sambil mecuil hidung ku.


"ya ampun ,cuma karena itu,"jawabku sambil menepuk jidat.


"abis kemarin pas jemput kamu mas lihat ada cowok liatin kamu aja, pandang nya itu loh, pengen rasanya mas pukul dia"katanya lagi.


"masa sih,,tapi awas aja kalau sampai kamu pukul pukul orang , kalau cuma melihat ga apa-apa mas,kan akunya ga nanggepin juga,"jawabku"lagian aku kan sudah jadi istri mas,masa masih ragu aja sih masih cemburu??"kataku.


"iyalah cemburu,aku laki laki Han,,aku tau mana yang Mandang kamu bener ,sama yang Mandang pengen menggoda"katanya lagi.


aku pun memeluk erat tubuhnya,"mas aku janji aku ga akan macem-macem, niatku kerja untuk adekku mas,percaya ya sama aku"


mas Wahyu langsung mencium kening ku.


"makan yuk laper nih"kata mas Wahyu.


kami masih tinggal di rumah mama,karena mama ngelarang aku buat ngontrak.


mas Wahyu juga ga keberatan kalau harus tinggal di rumah mama.tapi orangtuanya mas Wahyu selalu menyarankan kami ngontrak sendiri.dan ibu juga selalu bilang kenapa belum ada tanda-tanda kehamilan.akubyang selalu ditanya setiap main ke sana jadi tambah stres.tapi mas Wahyu selalu bilang"ga usah dipikirin nanti juga kalau sudah waktunya pasti di kasih,,"


sudah mau tiga bulan aku nikah,dan sudah sebulan aku belum datang bulan,aku juga selalu mual kalau makan nasi yang masih panas,juga sering pusing,mas Wahyu menyuruh ku berobat,tapi mama bilang coba ditespeck aja.akhirnya mas Wahyu membeli tespeck kehamilan.


"Han..ini besok pagi kamu cek ya,,kita bismillah aja"


"iya mas "


paginya aku langsung gunakan tespeck kehamilan itu,,sambil berdoa"bismillah ya Allah kabulkan lah"


seketika aku kaget melihat hasilnya,,dan hampir berteriak"Alhamdulillah akhirnya ya Allah"

__ADS_1


mas Wahyu yang dikamar langsung lari ke kamar mandi"tok tok tok,,hannnn kamu kenapa"sambil mengetuk pintu kamar mandi.


aku keluar kamar mandi, Langsung memeluk nya."mas lihat ini"


"ini apa terus artinya apa"tanya nya ga ngerti.


"iihhh mas gimana sih",sambil nunjuk keterangan yang ada di kertas tespack itu.di baca nya ,dan mas Wahyu langsung mencium kening ku dan bilang"ini beneran hann,, ya Allah terimakasih atas karunia mu ini,,hann terimakasih ya"


"iya mas,nanti kita cek ke bidan ya dah berapa Minggu"


"iya besok gajian kita cek ke bidan ya"


Mas Wahyu mengajakku main kerumah orangtuanya, untuk mengabarkan kabar kehamilan ku.ibu dan bapak mertua ku sangat senang apa yang ditunggu mereka akhirnya terwujud.


Kandungan ku sudah memasuki usia dua belas Minggu,aku masih juga bekerja.mas Wahyu mewanti-wanti ku untuk hati hati jangan terlalu cape.


aku jarang sekali ngidam,sekalinya ngidam aku kepingin makan daging burung dara yang di masak sendiri.dan jambu biji merah yang dipetik langsung dari pohon dan masih ada pucuk daun nya,aku membayangkan itu air liurku keluar ,,hihihi lucu banget.


usia kandungan ku sudah memasuki usia tujuh bulan,ibu mertua yang mau ngadain acara tujuh bulanan, hari ini acaranya, seperti biasa pengajian ibu-ibu kali ini yang diadakan.aku dan mas Wahyu menginap di rumah ibu.selesai acara aku kelelahan mungkin karena perutku terlihat besar jadi aku berasa cape banget.


ibu mertua kembali menyarankan pindah kontrakan, akhirnya aku dan mas Wahyu mengalah mengikuti kemauan orangtuanya.


"git,lu kapan hpl nya" tanya Maya,dia merasa ngilu katanya liat aku yang kesusahan harus mondar-mandir melayani customer,


"terus habis lahiran lu kerja lagi kan,sayang git kalau lu berhenti,lu kan kesayangan orang kantor tau"


"ga tau mayy,mas Wahyu si nyuruh berhenti aja,ngurus anak aja katanya dirumah"jawabku lagi


"ya Allah git,,ga ngebayangin gimana rasanya lo,dirumah cuma ngurusin anak, hadehhh git"katanya lagi sambil menepuk jidatnya.


hihihi,,Maya Maya ada ada aja yang dipikirkannya,padahal nanti dia juga akan kaya gini kalo nikah.


selama aku hamil mas Wahyu selalu menjemput ku,dia ga mau istrinya harus naik turun angkot dan jalan dari depan gang sampai rumah.seneng sih, diperlakukan gini sama mas Wahyu tapi jadi ga bisa ngapa-ngapain mas Wahyu terlalu overprotektif kadang kesal.


Aku sudah mengajukan surat mengundurkan diri dari tempat kerja.dengan di antar mas Wahyu.yah awalnya orang kantor melarang ku berhenti katanya"kenapa harus berhenti git,kan bisa ambil cuti tiga bulan,"


"ya mau gimana lagi Bu,suami Gita melarang Gita kerja lagi,yah cuma bisa ngiikutin dia aja bu"jawabku


"ya sudah nanti kalau abis lahiran kamu mau masuk kerja lagi datang aja ke sini git,karena kamu karyawan terbaik kami, kami pasti akan kehilangan kamu" kata orang orang kantor.


setelah pamit dan menyerahkan seragam kerja ku,aku pamit sama semua, termaksud satpam yang ada di sana yah,,aku termaksud orang yang supel bergaul sama siapa aja.


ada perasaan sedih dan kehilangan di saat meninggalkan kantor tempat ku kerja dan pamit sama teman-teman yang lain di mall.apalagi pasti akan rindu dan kangen akan canda dan tawa mereka.


Hani mba Tika dan Maya termasuk Ela memeluk ku, mereka menagis.aku pun ikut sedih juga.

__ADS_1


Hari hari ku sekarang dirumah sambil menunggu waktu aku melahirkan, awalnya bosan dengan suasana nya.tapi mas Wahyu selalu menghiburku.


Malam ini perutku mulai merasa mules seperti nya aku mau melahirkan,aku membangun kan mas Wahyu yang sudah tidur pulas.


"mas bangun mas, perutku mulai merasa mules nih,"


mas Wahyu yang mendengar aku memanggilnya langsung bangun"kenapa Han,,sakit perut nya?


"iya mas,kita ke bidan yah"ajakku sama mas Wahyu.


untung semua perlengkapan melahirkan sudah aku masukkan tas semuanya tak lupa baju bayi nya juga.


"ini tas nya kan"katanya sambil menenteng tas besar.


"kita ke rumah ibu bapak dulu ya kita kabarin mereka"kata mas Wahyu lagi.


aku hanya bisa mengangguk karena menahan sakit yang teramat sakit.


yah kontrakan ku tak begitu jauh dari rumah mertua.


aku di tuntun naik ke atas motor sama mas Wahyu, tetangga sebelah ku melihat langsung membantu ku naik ke motor.


"tok tok tok assalamualaikum Bu pak"


belum ada yang menyahut ya karena jam sudah menunjukkan pukul satu malam, mungkin ibu bapak baru saja tidur ,tiba tiba ada yang membukakan pintu ceklek kulihat ibu "kenapa yuu,,"


"Gita mau melahirkan Bu sudah Mules perutnya dai tadi"kata mas Wahyu


ibu mertua yang melihat ku di atas motor langsung berkata"ya sudah bawa dulu ke bidan nanti ibu sama bapak nyusul ke sana"katanya lagi


mas Wahyu langsung menyalakan motor dan melajukan motornya dengan kecepatan tinggi takut karena melihat ku mulai keluar keringat dingin.


dalam hati ku berdoa semoga asma ku tidak kambuh ya Allah.


sampai rumah Bu bidan aku langsung di suruh masuk keruang bersalin ,yah sebelum nya mas Wahyu sudah menelepon bidan nya kalau aku mau melahirkan.semua alat sudah dipersiapkan Bu bidan.seelah diperiksa ternyata sudah bukaan delapan ,tidak menunggu waktu lama bayi ku sudah keluar.


"owe owe owe"terdengar suara tangisan bayi.bubidan memberitahu kalau bayiku jenis kelamin nya perempuan.


mas Wahyu langsung mengazankan anaknya.


tak lama ibu dan bapak mertua datang.


senang banget melihat mas Wahyu mengazankan anak kami.


terimakasih ya Allah kau telah menghadirkan putri kecil ini kepada kami.

__ADS_1


__ADS_2