
Ali sudah bekerja sebagai satpam di selah satu perkantoran yah walaupun gajiannya kecil yang penting bisa untuk kehidupannya.dia pun tak pernah lupa selalu menjenguk Adi di dalam sana.
Adi masih setahun lagi di dalam.terasa lama sekali.
KIA juga sudah bekerja di mall.alhamdulillah adekku sudah kerja semua nya.
Ali pun sudah punya pacar,aku selalu berpesan padanya jangan pernah memainkan perasaan perempuan,"Ali kalau kamu serius sama si Tia ajak dia nikah,"kataku.
"belum siap mba, emang nya dikira nikah itu ga butuh uang,"jawabnya.
"kamu kumpulin dari gaji kamu dong,makanya jangan boros banget,"kataku,tapi Ali seperti ga mau mendengarkan , begitu lah Ali kalau aku nasehati soal nikah dia selalu menghindar.
kalau KIA aku ga mau dia nikah muda biarkan dia menikmati masa mudanya.
perutku seperti nya tidak bisa di ajak kompromi,,apa saja yang ku makan akan keluar lagi.aku pun telat datang bulan.
"mas seperti nya aku hamil lagi deh,"kataku sama mas Wahyu.
mas Wahyu yang mendengar itu langsung semangat"beneran nih ,Alhamdulillah,,, Fitri punya adek juga"
"coba mas belikan tespeck dulu"kataku pada mas Wahyu.
mas Wahyu pun langsung pergi mengajak Fitri naik motor.fitri tampak senang sekali karena papanya mengajak nya jalan.
yah mas Wahyu terlalu sibuk karena jadwal kerjanya yang tidak tentu.
"ini Han coba besok pagi kamu cek dulu pakai ini"sambil memberikan tespack.
sebenarnya senang aku hamil lagi tapi keadaan keuangan kami lagi tidak stabil,kami masih harus membayar hutang yang ntah sampai kapan selesainya.setelah di tes benar ternyata aku hamil.
aku periksakan lagi ke bidan tempat aku imunisasi Fitri,bidan nya sudah kenal dengan ku.masih muda dan ibunya seorang bidan.
"mba Gita mau periksa apa ,Fitri sakit kah?"tanya bidan dela.tapi aku memanggilnya mba dela.
"ga mba dela,saya mau periksa kehamilan"kataku.tentu mba dela kaget mendengar nya.
"mba Gita hamil,udah di tes belum" katanya . aku pun langsung memberikan alat tespeck yang sudah kugunakan tadi pagi.
"ayo mba saya periksa dulu naik ke atas tempat tidur ya mba"kata mba dela sambil mengambil alat untuk memeriksa perutku.
"ini kayanya udah empat Minggu ya mba Gita, terakhir haid kapan mba" tanya mba dela.
"bulan kemarin mba tanggal satu"jawabku.
"iya bener ini udah empat Minggu sekarang".
aku pun turun dari tempat tidur periksa,aku duduk dimeja dihadapan mba dela.
"ini saya berikan vitamin sama obat mual nya ya mba, kalau ada keluhan apa-apa Langsung ke sini ya mba,"kata mba dela Sambil memberikan obat dan vitamin.kami pulang diperjalanan mas Wahyu berkata"udah masuk empat Minggu,sudah sebulan dong kamu ga merasakan ada perubahan emang nya hann"
"ga hanya telat datang bulan aja"jawabku.
sudah masuk Minggu ke dua puluh usia kandungan ku,mas Wahyu menjaga sekali aku dan calon anaknya yang kedua ini.setia malam selalu dibuatnya susu ibu hamil buatku.padahal dia tau aku ga suka susu.tapi demi menghargai nya aku pun terpaksa meminumnya walaupun harus menutup hidung ku.hihihi lucu emang ,Fitri anakku selalu meledekku"ihh mama ga suka cucu ya ,Fiti aja cuka,enak tau mah"katanya."diminum mah bial Dede bayi nya ceat mah".aku hanya tersenyum mendengar nya.
__ADS_1
mendekati hari melahirkan aku pun gelisah dan sedih padahal ini anak ke dua,ga tau mungkin karena ga didampingi mama.
ibu mertua janji akan menemani ku.yah ibu mertuaku sudah berubah lebih baik lagi.entah karena apa.
mas Wahyu menyuruh ku USG agar ketahuan jenis kelaminnya.karena usia kandungan ku sudah masuk delapan bulan lewat.setelah di USG terlihat jenis kelamin nya laki laki kata dokter yang memeriksa.
saat mas Wahyu mau jalan kerja tiba tiba perutku kontraksi dengan amat sangat.akhirnya mas Wahyu meminta izin komandan nya dan teman sift nya untuk tidak masuk kerja.aku di bawa mas Wahyu ke bidan dela.alhamdulillah ternyata sudah masuk bukaan empat,ya aku langsung di arahkan naik ke tempat bersalin oleh asisten mba dela.tak lama mba dela masuk dengan menyiapkan alat-alat persalinan .
"kita periksa dulu ya mba sudah nambah lagi belum bukaannya."katanya.
"bismillah,"katanya lagi.tangan mba dela masuk ke bagian bawahku dan"Alhamdulillah mba Gita,sudah bukaan tujuh,"
"sebentar ya mba saya siapkan tempat bayinya dulu,"sambil berjalan keluar ruangan ceklek terdengar suara pintu dibuka.ternyata mas Wahyu "sudah bukaan berapa Han,"katanya
"Alhamdulillah mas sudah bukaan tujuh"jawabku
"Alhamdulillah sebentar lagi dong,aku temani apa ga nih,"ledek nya sambil mencium kening ku.
"iya dong temani,Fitri sama siapa mas "tanyaku
"Fitri sama ibu bapak,baru aja datang tuh mereka ada di depan teras rumah"
"Alhamdulillah kalau ada ibu bapak,,aduhh mas aduhhh perutku sudah mulai kontraksi lagi mas,tolong panggil mba dela mas"kataku sambil nahan sakit yang luar biasa.
mas Wahyu pun langsung. keluar.dan ga lama mba dela dan asistennya juga Bu Yeni ibunya mba dela yang juga bidan"kita mulai ya mba diperiksa lagi ya"
"mba Gita sudah di bawah nih sudah di jalan lahir,mba Gita denger ucapan saya ya mba"
aku hanya mengangguk karena menahan sakit."bismillah kataku.sambil memegang tangan mas Wahyu,aku mulai mengejan sambil sesekali mengambil nafas dan "owe owe owe" suara tangisan bayi terdengar."Alhamdulillah mba Gita anaknya perempuan."aku dan mas Wahyu saling pandang."loh berarti di USG kemarin ga akurat dong ya mba"kata mas Wahyu.
"laki laki Bu"jawab mas Wahyu.
"Oalah "jawab Bu Yeni kaget.
"iya mas memang USG ga menjamin"jawab mba dela.sambil mengeluarkan Ari Ari bayi ku dan motongnya.
"ga apa-apa mba yang penting sehat dan normal mba"kataku.
bayi ku di bawa ke depan untuk dibersihkan dulu.
aku pun juga di lihat lagi apakah sudah bersih ataw belum.
setelah di bersihkan aku disuruhnya istirahat dulu untuk pemulihan tenaga ku.aku pun tertidur.
setelah lama tertidur aku pun bangun dan ternyata sudah malam sudah jam sembilan, ya aku melahirkan tadi pas azan magrib.
"selamat ya Gita,anaknya perempuan lagi ,ga apa-apa yang penting sehat ya"ibu mertuaku masuk dan duduk di samping ku.sambil menggendong bayi ku.
"mau mandi dulu ga Han."tanya mas Wahyu.
""iya mas ,sudah lengket banget ini"jawabku.
mas Wahyu tahu aku ga akan betah kalau ga mandi.mas Wahyu membantu ku keluar kamar bersalin.
__ADS_1
"eh sudah bangun mba,mau mandi ya"tanya mba dela."iya mba lengket banget"jawabku.
"nanti kalau mau pindah dikamar sebelah ya mba sudah disiapkan biar adek bayinya di samping mba Gita".
akupun mengangguk kan kepalaku
setelah mandi aku dipindahkan ke kamar yang telah disiapkan untuk ku.bayi ku juga sudah ada di sana.ibu bapak mertua ku suruh pulang ke rumah aja menemani Fitri tidur dirumah
"ibu bapak tidur dirumah aja ya,sama Fitri biar di antar mas Wahyu."
"iya git.ini Fitri juga sudah tidur di sofa depan"jawab ibu.mas Wahyu langsung mengantarkan ibu yang sudah menggendong Fitri.selanjutnya gantian bapak mertua.
aku disuruh menyusui bayiku.ya Allah cantik sekali dia hatiku bicara.
"lihat mas cantik sekali anak kita,"kataku yang melihat mas Wahyu masuk ke kamar.
"iya cantik seperti kamu sayang, terimakasih ya sudah memberi ku anak anak yang cantik"katanya sambil mencium bibirku.aku membalas ciuman nya tapi sebentar saja.
"ihh aku habis melahirkan mas ,,tahan dulu dong,,puasa dulu ya hihihi"kataku Sambil tertawa kecil.mas Wahyu manyun kan bibirnya.ahh bibirnya itu loh yang buat ku selalu ga tahan.
"iya iya,,aku tahan,,demi istriku tercinta ini"jawab nya sambil mencium kening ku.
"anaknya mau dinamakan siapa"tanya mas Wahyu.
"ehmm.erina mas, Erina Adina "jawabku
"boleh nama yang bagus"katanya lagi.
aku sudah sehat dan sudah diperbolehkan pulang.
"mba Gita sudah boleh pulang ya,ini obat persalinan jangan lupa diminum,dan seminggu lagi balik cek up ya mba"kata mba dela.
Alhamdulillah akhirnya pulang juga kataku.aku menggendong Erina.
sampai dirumah Fitri terlihat senang sekali melihat ku pulang"asikk mama dan dedek bayi pulang"Sambil berlarian menuju ke arah ku.
"eh mba Fitri,iya mama pulang sama adek bayi nih"kataku sambil mencium pipinya.
"anak mama sudah wangi sudah mandi ya"tanyaku.sambil masuk ke dalam rumah.
"sudah mah sama Mbah utie,"jawabnya
"Fiti boleh cium adek ga mah"tanya sambil melihat ku.
"boleh nak Fitri kan sudah wangi".denga antusias Fitri langsung mencium adeknya yang sedang tidur.
"adek bayinya namanya siapa mah"tanya nya.
"kasih tau ga ya,mba Fitri nya dek"ledekku,Fitri langsung manyunkan bibirnya tanda dia marah"namanya Erina mba "jawabku sambil memeluk nya.
"mama kangen sama Fitri,Fitri nakal ga dirumah sama Mbah"
"ga dong mah Fiti kan anak pintar".
__ADS_1
setelah itu Fiti langsung keluar kamar karena di panggil papanya.
Terimakasih ya Allah kau anugerah kan kami dengan anak anak yang cantik semoga kelak mereka menjadi anak yang Sholehah.