
Kepergian ibu membuat bapak mertua banyak melamun.akhirnya kami memutuskan bapak tinggal bersama Retno karena dia sudah punya rumah sendiri,dan Joko tinggal di rumah sendiri.
Joko memperkenalkan calon nya sila kepada kami,kesan pertama melihat calon yah lumayanlah,ga jelek amat dan sejauh ini si masih positif ya tanggapan ku pada calonnya.
kesehatan bapak sejak ibu meninggal semakin menurun.mungkin benar yang di bilang orang belahan jiwa nya separu nya telah hilang makanya bapak semakin drop.
tapi bapak selalu terlihat ceria di depan anak dan cucunya.itulah bapak ga mau membuat anaknya khawatir padanya.padahal kami tau dia menahan sakit.
mas Wahyu membawa bapak untuk cek up kesehatan nya,darah tinggi bapak kembali naik,dan penyakit lamanya kambuh lagi.
sedih kalau liat bapak sakit.jadi inget papa dulu yang sakit tapi ga mau bilang sehingga akhirnya papa drop dan harus dirawat sampai akhir hayat nya.
kau di kumpul kan di rumah Retno,Joko mau melamar sila
",katanya sudah terlalu lama karena status sila yang seorang janda makanya tidak bisa lama lama pacaran dengan nya."
"mas sama mba mendukung apapun biru keputusan kamu , yang penting kamu sudah siap, ingat ini pernikahan ke dua mu jok"kata mas Wahyu.
akhirnya diputuskan acara perkenalan ke keluarga sila pas ultahnya sila Minggu besok.
acara perkenalan dengan keluarganya sila berjalan lancar, kelihatan keluarga sila termasuk keluarga berada.
"Tante sila ini kado dari Fitri dan Erina ,semoga berkenan ya Tante"kata Fitri.
"iya sayang terimakasih ya kadonya"jawab sila.
"perkenalan saya orangtua dari Joko dan ini mas dan mba nya,"kata bapak memperkenalkan keluarga nya.
"saya Wahyu kakak pertama nya Joko dan ini istri saya Gita dan anak anak saya Fitri ,Erina dan Ilham."mas Wahyu memperkenalkan keluarga nya.
"saya Retno kakak ke dua nya Joko dan itu suami saya Didi dan anak saya yudo,gama,asli"Retno juga memperkenalkan keluarga nya.
keluarga sila pun memperkenalkan diri.
"saya ibu nya sila kebetulan sila satu satunya anak saya"
"dan ini adek adek saya "ya kami keluarga kecil pak"jawab ibu nya sila.
"sama Bu kami juga keluarga kecil" jawab ibu di sambut tawa an semuanya .
setelah acara perkenalan itu.diputuskan langsung acara lamaran nanti bulan Desember akhir tahun.berarti tinggal dua bulan lagi, mudahan semuanya berjalan lancar.
dua bulan telah berlalu hari ini saat nya acara lamaran Joko kepada sila.yah kami hanya datang keluarga inti dengan pak ustadz tentu nya sebagai perwakilan.sila juga hanya keluarga dan adek ibu nya saja.
"assalamualaikum Bu maksud kedatangan ke dua kami kesini, kami bermaksud untuk melamar sila untuk Joko Bu, apakah keluarga sila berkenan"pak ustadz membuka pembicaraan.
"waalaikumsalam kami serahkan pada sila,tapi sebelumnya apakah Joko dan keluarga sudah tahu dengan status sila.sula janda anak satu ,kami tidak mau ada masalah di kemudian hari karena status sila"
"Alhamdulillah kami sudah tahu Bu,dan kami kira ga ada masalah dengan status nya sila.kami ga akan mempermasalahkan hal itu"jawab pak ustadz kembali.
"baiklah kalau begitu sekarang tergantung sila apakah menerima Joko "kata bapak bapak mungkin itu om nya sila.
"sila terima lamaran nya mas Joko."jawab sila.
"Alhamdulillah berarti tinggal menentukan hari dan tanggal nya kira kira kapan nih,"sambung pak ustadz.
"rencana Joko dan sila sih tahun depan ,bulan Juli untuk tanggal nya nanti di kabarin lagi ya semua nya"jawab Joko.
yah itulah Joko selalu mengambil keputusan sendiri sama seperti pernikahan nya yang pertama,makanya ibu selalu marah sama Joko,tapi biarlah Joko dah dewasa dah mengerti yang terbaik buat dia.
seperti dahulu semua nya sudah dilakukan oleh Joko kami orangtua dan kakak kakaknya tinggal menerima beres saja.
persiapan pernikahan Joko hampir sembilan puluh persen selesai.dari seserahan dan bawaan apa saja sudah siap maskawin pun sudah siap juga,Waw,,amazing banget mas kawinnya.,mas batangan 30 gram.dan seperangkat perhiasan emas 15 gram,sampai baju seragam untuk keluarga nya juga sudah siap.yah Joko memang beda dengan mas Wahyu yang cuek,Joko orangnya harus perfeksionis , Pokoknya keluarga nya harus kelihatan wah didepan orang,,beda jauh banget sama mas Wahyu yang sederhana dan apa adanya.
besok acara akad nikah nya Joko dan sila,kami menginap di rumah bapak di depok.karena acara akad nya pagi ,dan tidak memungkinkan kalau kami jalan dari rumah.
andai ibu ada mungkin ibu akan senang melihat anaknya Joko menikah lagi.kali ini sesuai pilihan ibu, istrinya Joko keturunan Jawa .
acara akad sebentar lagi akan dimulai,kami sudah berada di kediaman keluarga sila tinggal menunggu penghulu datang .
penghulu pun datang dan acara dimulai.
"saya terima nikahnya sila binti samudra dengan mas kawin tersebut di bayar tunai"
__ADS_1
sah
sah
sah
Alhamdulillah,,
suara orang orang yang hadir mengucapkan syukur Alhamdulillah,akhirnya acara akad berjalan lancar.
acara resepsi pernikahan di gelar hari ini juga ,tapi aku dan mas Wahyu izin sebentar karena akan menghadiri acara kantornya mas Wahyu,"bapak, Wahyu izin dulu sebentar ya ada acara kantor yang harus di hadiri, mungkin abis Zuhur sudah balik ke sini lagi."ucap mas Wahyu pada bapak minta izin.
"iya yu,,yang penting acara akad nya sudah selesai,Gita sama anak anak ikut juga"
"iya pak mereka ikut,ya sudah pak kami pergi sekarang ya" sambung mas Wahyu lagi.
*mas pakai aja itu mobil nya dulu biar ga repot,minta pak teguh suruh antarin mas" kata Joko pada mas Wahyu.
"ya sudah baiklah,biar balik nya juga ga lama nanti "
akhirnya kami naik mobil rental yang dipesan Joko di antar pak teguh,, maklumlah mas Wahyu belum mahir benar menyetir mobil.
ternyata acara kantor mas Wahyu sudah mulai sejam yang lalu,kami di sambut oleh atasan mas Wahyu yang sudah berdiri di depan pintu masuk."pak kenalkan ini istri dan anak saya semuanya"kata mas Wahyu pada atasannya.
"oh ini toh ibu Wahyu , cantik ya ,kamu bisa saja Wahyu memilih istri,anak anaknya juga cantik cantik dan ganteng lagi"
jawab atasan mas Wahyu memuji ku dan anakku.
"ahh bapak bisa aja,,susah tuh pak dapetin nya"ucap mas Wahyu lagi,,di sambut tertawa oleh atasannya."iyalah di mana mana yang cantik pasti susah di dapatkan nya",sambil persilah kami menyantap hidangan yang ada.
dua jam sudah kami berada di kantor mas Wahyu,kami pun pamit pada rekan rekan mas Wahyu dan atasannya yang tadi.kasian dengan pak teguh di mobil aja ga mau disuruh masuk tadi.
sampai rumah sila jam dua , Alhamdulillah masih bisa menghadiri dua acara sekaligus,cape sih tapi ga apa-apa.
Bapak,mas Wahyu ,Retno dan aku pun pamit tidak mengikuti acara sampai selesai karena kasian anak anak pada lelah sekali.
aku pulang ke rumah bapak di depok.bapak belum mau pulang ke Retno katanya kangen sama tetangga di sini.akhirnya Retno pulang sendiri.setelah selesai beres beres dan makan malam sama bapak kami pun pamit pada bapak .
bapak rencananya mau tiga hari disini.sambil menunggu Joko katanya mau mengambil baju dan barang barang nya,yah Joko akan tinggal dengan sila dirumahnya.
Saat aku sedang memasak kebetulan hari Minggu dan mas Wahyu libur,Retno menelepon kalau bapak kurang sehat dari semalem ngeluh sakit kepalanya sama dadanya.
"mba Gita ,ada mas Wahyu ga,"katanya
"iya ada ret kenapa "
"bapak mba,bapak sakit sejak pulang dari Depok,aku mau bawa berobat ga mau nih, mungkin di bujuk mas bapak mau dengar"katanya lagi.
"iya ret nanti kami ke sana "jawab mas Wahyu.
yah bapak memang hanya dengan mas Wahyu dia nurut.
setelah selesai makan dan siap siap kami ke ciampea rumah Retno.
benar saja bapak kelihatan pucat sekali.akhirnya mas Wahyu membujuk bapak untuk berobat di antar mas Wahyu."ayo pak berobat Sama Wahyu,"
"bapak ga apa-apa kok.gabusah berobat"
"ga apa-apa gimana itu pucat banget pak dah berobat dulu*kataku .
Ilham pun menghampiri Mbah Kakung nya dan berkata"Mbah berobat ya nanti kalau Mbah sehat lagi kita main lagi Mbah"
setelah Ilham berkata begitu bapak akhirnya mau.Kami pulang malam hari,karena bapak tumbenan ga mau ditinggal oleh kami.
kami pun akhirnya berjanji akan baik lagi ke sini.
Baru juga sehari kami dirumah Retno pun telepon lagi.sambil nangis.
" mba Gita,,,bapak mba ,, bapak,,"
"iya bapak kenapa ret"
"bapak pas aku ke kamar sudah jatuh di bawah tempat tidur mba dan sekarang bapak pingsan mba"
__ADS_1
Degg,,,!
bagai di sambar petir mendengar nya, akhirnya aku pun menelepon mas Wahyu ke kantor nya
"mas bapak pingsan mas ,Retno tadi telepon ,mas bisa izin pulang ga "kataku.
"ya udah aku coba ya izin dulu "jawabnya.
sambil menunggu mas Wahyu menjemput ku aku siap siap,"ayo han cepetan".aku langsung naik ke motor,anak anak terpaksa ku tinggal hanya Ilham yang ku bawa.
Kami Langsung menuju rumah sakit,sampai sana ternyata bapak harus dirujuk ke rumah sakit polri,tapi bapak masih saja pingsan, kemungkinan bapak koma ,kata dokter.
degh!
Apa koma ,,bapak koma,,ko sama kaya ibu ya,,ya Allah ada apa dengan bapak..
bapak sama seperti ibu walau mata tertutup tapi bapak bisa mendengar dan terkadang air matanya keluar .
Seperti biasa aku dan mas Wahyu bagian jagain bapak, mungkin karena kami paling susah kali ya dari adek ipar yang lain.
tapi ga apa-apa semua nya kulakukan untuk bapak.agar bapak sembuh.untungnya anak anak sedang libur panjang.jadi mereka kubawa ikut ke rumah sakit menunggu di ruang tunggu.aku bagian jaga pagi sampai mas Wahyu pulang kerja,mas Wahyu bagian jaga malam.
Aku dan mas Wahyu selalu disuruh ini di suruh itu,sama adek iparku, kami bukan ga berani melawan tapi kami hanya malas ribut,sampai pada suatu hari sila istrinya Joko berani menyuruhku lewat telepon.
" mba gita nanti ada keluarga sila ya om nya sila mau jenguk bapak nanti mba Gita bantu antar ke kamar bapak"
"oh iya "hanya itu jawabku.
Seperti yang sila bilang kalau Om nya mau jenguk bapak ,dan aku menunggu mereka di pintu ruang tunggu,pas jam besuk tiba om nya sila datang berserta istrinya.yah mungkin orang berada kali ya jadi ga mau bersalaman denganku, biarlah aku tahan air mata ini,,aku antar mereka ke kamar bapak, karena bapak di taro di kamar khusus jadi nya ga bisa banyak yg masuk,jadi aku mempersilahkan mereka masuk satu satu dengan aku mendampingi.
mereka ga lama dirumah sakit.hihihi namanya juga rumah sakit ya ,ga mungkin lah mereka piknik di sini.aku seperti biasa menunggu mas Wahyu pulang untuk gantian jagain bapak.aku pun menceritakan kejadian tadi siang pada mas Wahyu,"sabar ya Han,,ga apa-apa semua nya demi bapak kita harus ikhlas"katanya sambil mengusap air mataku.
Hari ini hari Minggu adek ipar pada ke rumah sakit besuk bapak mereka sampai rumah sakit dari siang sampai malam.harusnya aku istirahat ya , karena sudah ada mereka,tapi karena yang tau semuanya aku jadi aku tetap datang jagain bapak.kasian sebenarnya sama anak anakku rumah sakit bukan tempat yang baik buat mereka,tapi mau gimana lagi,bagus nya mereka happy aja.
akhirnya mas Wahyu bilang"Fitri Erina kalian dirumah ya,nanti kalian sakit nak,biar mama sama Ilham aja yang ke rumah sakit"
"iya pah,tapi mama jangan malam malam ya pulang nya"jawab mereka.
"iya ga,mama usahakan pulang sebelum jam delapan ya"
Sudah hampir tiga Minggu bapak dirawat tapi bapak masih koma dan ga ada perubahan dokter yang menangani bapak akhirnya angkat bicara"mas sebaik nya bapak di bawa pulang saja,karena kondisi seperti bapak ini hanya keluarga obatnya,kita sudah lakukan semaksimal mungkin untuk bapak tapi bapak Belu ada perubahan,tapi bapak bisa merespon setiap yang kita bicarakan padanya dengan keluarnya air mata,makanya saya bilang hanya keluarga lah obat buat bapak,gimana mas saran saya ,bapak bisa di bawa pulang besok siang ya setelah saya periksa."
"baik dong jika itu saran dari dokter mungkin dengan bapak berada di dekat keluarga bapak bisa cepat pulih" kata mas Wahyu.
Akhirnya semua adek adek iparku di hubungi mas Wahyu, awalnya mereka menolak tapi karena dokter yang bicara mereka tidak bisa membantah.
Keesokan harinya kami semua nya mengurus kepulangan bapak, Alhamdulillah mas Eko ponakan bapak datang dan mas Eko yang menyewakan mobil ambulance untuk bawa bapak pulang.adek adek iparku mereka seperti biasa seper sibuk.seolah olah mereka yang menjaga bapak sehari-hari.tapi mas eko sudah tahu kalau aku dan mas Wahyu yang jagain bapak setiap hari.dan mas Eko pun berkata"sabar ya git,ga apa-apa mereka begitu ,kamu ikhlas ya,"katanya sambil mengusap punggung ku,tak teras air mataku meleleh dan mas Wahyu yang melihat itu langsung memeluk ku."ga apa-apa sabar ya"katanya.
Bapak di bawa pulang ke rumah Retno,setelah mengantar bapak aku mas Wahyu mas Eko pamit pulang karena sudah sore.
sudah seminggu sejak bapak pulang mas Wahyu Sabtu Minggu ke rumah Retno untuk lihat perkembangan bapak.ketika mas Wahyu sudah jalan kerja,tiba tiba Retno menelepon ku"mba gitaaa,,,,bapakkk mbaa,,bapakkk jatuh lagi aku mau bawa bapak ke rumah sakit mas Wahyu di telepon ga bisa,"
"ya sudah nanti biar mba yang telepon ya kamu bawa bapak dulu nanti kami ke sana"jawabku .
aku pun menelepon mas Wahyu,,"mas,tadi Retno telepon bapak jatuh lagi dan sekarang sudah di bawa ke rumah sakit"
"iya sayang ini aku sudah izin ke atasan ku mau pulang ,aku langsung ke sana ya,nanti kamu tunggu kabar ya "
jawabnya Langsung mematikan telepon.
aku menunggu dengan gelisah kabar tentang bapak. tiba tiba Retno menelepon lagi" mbaaaa,,bapak,,,sudah ,,ga ada mba,,,kata dokter mungkin di jalan tadi saat ke rumah sakit" katanya sambil menangis terisak-isak dari suara nya.
aku terkejut ga bisa menjawab telepon Retno aku tutup telepon nya dan menghubungi mas Wahyu"mas masih di jalan ya"
"iya kenapa Han"
"mas bapak sudah ga ada tadi Retno telepon"
"apa ,,ya udah aku ke sana ,kamu nyusul ya Han sama anak anak,"
"iya mas kamu hati hati ya jangan ngebut ya"kataku karena pasti mas Wahyu panik tahu bapak sudah ga ada.
ya Allah ingatanku kembali ketika aku baru menikah dengan mas Wahyu,bapak begitu baik dan perhatian,begitu juga ketika aku ribut dengan ibu bapak tidak pernah membedakan dan tidak berubah tetap baik dan perhatian padaku,apalagi ketika aku menemani bapak berobat,bapak sudah kuanggap bapakku Sendiri bukan mertuaku.
__ADS_1
Aku menangis ketika dihadapan jenazah bapak, seperti ada yang hilang lagi orangtuaku dan ibu sudah pergi , sekarang bapak ikut pergi juga,aku ikhlas mungkin ini jalan terbaik buat bapak agar ga menahan sakitnya dalam koma nya.bapak meninggal tepat setahun kepergian ibu , mungkin ini yang dinamakan sehidup semati.
Terimakasih bapak sudah menjadi bapak ke dua buat Gita ,sudah menganggap Gita anak sendiri.selamat jalan bapak semoga bapak bertemu ibu di sana.