
Erina sudah berumur satu tahun cepat sekali pertumbuhannya, Fitri juga sudah aku masukkan ke paud,anak itu sangat cerdas cepat menangkap pelajaran.
"mah Fiti tadi belajar di sekolah telus dapet nilai seratus mah."katanya bercerita."telus tadi teman Fiti nakal mah sama Fiti,Fiti bilang aja, kamu jangan nakal nanti Allah malah sama kamu,hihihi dia langsung kabul mah"ceritanya lagi sambil memperagakannya.fitri memang selalu cerita setiap pulang sekolah.
beda antara Fitri dan Erina tiga tahun, Fitri kelihatan sayang banget sama adeknya.yah aku dan mas Wahyu ga pernah membedakan antara Fitri dan Erina,
"dek Ina nanti kalau Ina sudah sebesar mba,Ina ga boleh nakal ya,kasian mama cape tau"katanya sedang ngobrol sama Erina,dan Erina hanya mengangguk saja"iya iya"jawabnya .hihihi lucu kadang melihat tingkah mereka.
Aku yang sedang duduk sambil mengawasi anak-anak ku, dikejutkan dengan kedatangan Ali dan temannya.
"eh ada om Ali,sama siapa om"tanya Fitri ingin tahu.
"adek kecil cantik siapa namanya,"tanya temen nya Ali.
"aku Fitli Tante dan ini Elina"jawab Fitri
"oo namanya Fitri dan Erina, kenalin Tante namanya Tante tari"jawab temannya Ali yang bernama tari.
"mba kenalin ini teman dekat Ali namanya tari"kata Ali mengenal kan temennya.
dan tari pun mencium tangan ku .
"mba ada yang mau saya bicarakan sama mba,"kata Ali sambil mengajakku ke dalam.aku pun kedalam mengikuti nya.fitri sama Erina masih bermain diteras.
"ada apa li,serius banget kayaknya"tanyaku.
"mba Ali pengen nikah sama tari mba,mba sama mas Wahyu bisa ga kerumah tari buat ngelamar tari, bilang ke orangtuanya"
"kapan.tuh waktu nya,"
"akhir bulan depan ya mba,bisa kan" katanya lagi.
"ya nanti di bilang dulu ke mas Wahyu,sama KIA ya"jawabku padanya.
__ADS_1
*tari bagaimana sudah siap belum di lamar Ali,dan maaf Ali bukan orang berada ya tari,,"kataku sama tari agar iya tidak berharap lebih dari Ali.
mas Wahyu pulang kerja pagi karena dia masuk malem,stelah istirahat ku beranikan bicara soal Ali padanya,"mas, kemarin Ali bicara sama saya,dia minta kita ngelamar pacarnya, akhir bulan depan mas,"cerita ku padanya.
"emang nya Ali sudah siap untuk semuanya" tanya nya padaku.
"iya aku lupa tanya soal ini padanya" kataku sambil menepuk jidat ku sendiri.setelah membicarakan soal Ali mas Wahyu mengajakku tidur,dia membelai ku,,aku tau kalau sudah begini dia pasti menginginkan sesuatu.
dia mulai mencium ku mulai dari bibir turun keleher dan terus kebawah gunung kembar,sampai di sana di berhenti yah dia tau aku sudah mulai menahan nafsuku.di bukanya semua kancing bajuku perlahan lanjut kancing bra ku dan"ahhh,,,mas,,kamu ,,"desahku sambil meremas rambut nya.yah mas Wahyu selalu bisa memuaskan ku.gantian aku pun tidak mau melepaskan nya ku cium pelan seluruh tubuhnya sampai di bawah ku mainkan junior nya,,dan gantian dia yang mendesah panjang,ahhhhh,,,hanyyy,,, nikmatnya,,,.aku pun tersenyum melihat tingkah nya, setelah puas melihat nya merasakan hal yang sama sepertiku mas Wahyu mulai melepas kan junior nya kedalam area sensitif ku,,,ahhhhhh,,,mass,,,akuuu,,sudaaahhh ga tahannnn,,,kataku sambil meremas punggung nya.setelah merasakan kenikmatan bersama kami merasakan lemas,,dan aku pun langsung ke kamar mandi.untuk membersihkan tubuhku., setelah nya disusul mas Wahyu juga.kami sama sama terlelap setelah membersihkan tubuh kami.
"Ali mba dan ngobrol sama mas ,soal kamu mau melamar pacarmu,mas mau tanya,kamu sudah punya simpanan berapa "mas Wahyu menanyakan perihal Ali mau melamar,, kebetulan Ali sedang nonton TV.
"sudah mas tapi,, masih sedikit mas"jawabnya.
"kira kira cukup ga buat seserahan nya Li" mas Wahyu melanjutkan pembicaraan lagi.
*kurang tau deh mas,"
"berapa emang nya yang kamu li,ini kan masih ada beberapa bulan lagi,coba kamu kumpulin dari gaji kamu"kataku pada Ali.
sudah lewat sebulan dari pembicaraan kami waktu itu, sekarang kami sekeluarga akan kerumah tari untuk membicarakan maksud baiknya Ali.
"assalamualaikum,bapak ibu , perkenalkan saya KK iparnya Ali suami dari mba nya Ali"mas Wahyu membuka pembicaraan terlebih dahulu.
"begini pak Bu maksud kedatangan kami kesini,ingin menyampaikan maksud niat adek kami Ali untuk melamar tari,putri bapak dan ibu"sambung nya lagi.
"dan maaf pak Bu karena orangtua Ali sudah tidak ada saya mewakili mereka "lanjut nya lagi.
setelah selesai mas Wahyu bicara seorang bapak bapak berbicara mungkin ini bapak nya tari pikir ku.
"waalaikumsalam,, terimakasih untuk keluarga Ali,saya bapak nya tari dan ini ibunya(sambil menunjuk sebelahnya) dan itu Abang nya tari (menunjuk pria di depan ku)dan sebelahnya nenek nya tari(ibu tua di sebelah pria tadi),saya terima niat baiknya Ali untuk melamar tari,tapi semuanya saya serahkan kepada tari gimana di bersedia ataw tidak"bapaknya tari menjelaskan.
tari yang ditunjuk bapaknya angkat bicara"saya menerima mas Ali untuk menjadi suami saya pak"kata tari kepada bapaknya dan kita semua.
__ADS_1
"Alhamdulillah kalau tari menerima nya, Sekarang tinggal menentukan tanggal berapanya nih, kalau bisa jangan dadakan ya mas dan mba"lanjut bapaknya tari.
"Ali sudah berbicara dengan sama dan mba nya abis lebaran tahun depan pak,jadi gimana pak apakah bapak sekeluarga bersedia,dan maaf pak sekali lagi maaf ,kami bukan datang dari keluarga berada jadi maaf kalau nanti Ali memberikan yang tidak sesuai yang diharapkan keluarga tari" kata mas Wahyu.
"siap mas kami bersedia, insyaallah kami pun bukan keluarga berada mas jadi ya kami terima berapapun yang di bawakan Ali nantinya"sambung bapaknya tari.
setelah menerima dan menentukan tanggal berapanya kami pun pamit .
lebaran tahun depan tinggal enam bulan lagi bukan waktu yang sebentar untuk Ali menabung.tapi Alhamdulillah nya dia masih punya tabungan setidaknya masih bisa di andalkan.
sudah berganti tahun tinggal tiga bulan lagi menuju pernikahan ali.ali sudah mulai mencicil membeli kebutuhan seserahan nya.
mas Wahyu dan aku berunding kami yang akan membeli kan mas kawin nya untuk Ali,biarlah tabungan nya bisa buat seserahan uang yang akan diberikan akhir bulan ini.
untuk menyerahkan uang seserahan hanya aku dan mas Wahyu yang ke rumah tari . Alhamdulillah KIA mau nambahin uang seserahan mas nya ,jadi kami membawakan uang seserahan sepuluh juta rupiah.
tinggal menghitung hari menuju hari pernikahan ali.semuanya sudah siap ,aku tidak mengundang banyak orang ,karena keluarga besar ku saja sudah banyak.
"saya terima nikahnya tari Suseno binti Sukimin dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan perhiasan emas seberat 15 gram dibayar tunai"
sah
sah
sah
Alhamdulillah ,,
semuanya mengucapkan Alhamdulillah karena Ali sudah sah menjadi suami dari tari.
setelah acara resepsi aku dan keluargaku pamit pulang kami tidak menunggu sampai acara selesai ,karena Erina sudah rewel dan Fitri juga sudah mengantuk.
Alhamdulillah aku sudah memenuhi janjiku sama mam untuk menjaga adek adekku.
__ADS_1
Ali sudah menikah ,sudah berkurang kewajiban ku , Tinggal memikirkan KIA dan Adi yang masih ada di dalam.
Ali untuk sementara waktu tinggal di rumah mertuanya,,karena di sana orangtuanya tinggal sendiri .