
"kamu fedric? ya kamu fedric.." sambil menunjuk ke arah fedric yang awalnya ragu semakin yakin.
"Kirana.. ini kamu?"
"iya ini aku.. sudah lama sekali ya tidak bertemu kamu"
"aku hampir tidak mengenalmu Kirana, kamu semakin cantik"
" masa sih kamu bisa aja " Kirana tersenyum malu terlihat manis hingga lesung pipinya nampak dan membuat fedric semakin terpana menatapnya.
"oh ya gimana mobil kamu, aku sudah membuat mobil kamu tergores, aku pasti tanggung jawab fedric" Kirana merasa cemas
"cuma goresan sedikit... santai aja, kamu nggak usah pikirkan itu kirana"
"aku pikir kamu marah fed, tadi aku perhatikan tadi sepertinya kamu emosi"
"nggak kok Kirana, aku pikir seseorang sengaja nyerempet mobil aku dan membuat Bella jadi kaget"
"bella.. pacar kamu fed?" Kirana penasaran.
"nggak kok, eee dia sepupu aku" fedric gugup
"oh, minta nomor kamu, nanti kalau ada kerusakan parah langsung hubungi aku"
fedric segera memberikan nomornya, dan ia pun meminta nomor Kirana, ia tak mungkin menyia-nyiakan kesempatan langka itu, ya Kirana gadis di masa lalunya, yang membuat nya selalu bersemangat ke sekolah di masa SMP, ia adalah tetangga nya di masa lalu dan sekaligus teman kecilnya mereka tumbuh bersama hingga remaja, keluarganya sangat akrab dengan keluarga Kirana, hingga saat memasuki masa SMA keluarga Kirana berpindah tempat tinggal di karenakan urusan bisnis ayahnya sejak saat itu mereka tidak pernah bertemu lagi , sampai hari ini mereka akhirnya di pertemukan kembali,
"oh ya aku harus pergi fedric, ada mata kuliah yang aku kejar"
"iya, kamu Hati-hati nyetirnya"
"iya, terima kasih fedric"
fedric kemudian melangkah menuju ke mobil dan masuk kembali dalam mobil
"gimana?"
__ADS_1
" seseorang yang aku kenal, teman lama"
"oh, ya udah"
"kamu nggak apa-apa kan? "
" nggak kok"
seperti biasa mereka mengikuti mata kuliah, saat menunggu dosen biasanya Bella duduk di taman kampus sambil mengerjakan tugas dari dosen, ifan teman fedric biasa memperhatikannya dari kejauhan, tapi ia belum ada nyali untuk mendekatinya.
di dalam club beberapa lelaki yang sedang duduk santai sambil minum
"fed, apa aku boleh mendekati Bella? "
"silahkan saja untuk apa kamu bertanya lagi"
"kan nggak ada salahnya aku bilang, iya nggak bro" sambil mencari dukungan kepada teman yang lain
"tidak ada salahnya asal kamu tidak mempermainkan wanita" menatap sinis
"di luar sana banyak cewek lain, kenapa harus Bella"
"sederhana, aku hanya bosan cewek agresif, sepertinya gadis lugu akan lebih menarik dan bikin penasaran, ia nggak bro" sambil cengengesan membuat fedric semakin meragukannya.
"betul sekali ayo Chers" anton mengangkat gelasnya dan bersulang dengan ifan
"awas saja kalian macam-macam"
fedric mengeluarkan hpnya dalam saku, dia teringat ingin mengirim pesan kepada kirana dia tidak sabar mengetik dalam hpnya
*hay lagi ngapain? "
*lagi mikirin kamu"
*masa sih? " fedric tersenyum bahagia
__ADS_1
*iya, ada apa?*
*boleh nggak aku ajak kamu jalan? *
*boleh, kapan? *
*malam minggu, bisa? *
*bisa*
*oke nanti aku kabari ya*
tiba-tiba adelia datang dengan 2 orang temannya cewek yang kebetulan sedang dekat dengan anton dan satunya dekat dengan riko teman fedric. ia duduk mendekati fedric
" sayang minuman kamu udah mau habis, tunggu aku pesankan lagi"
adelia menuju ke pelayan lalu memesan minuman, dengan gesit tanganny menaruh sesuatu dalam minuman semacam obat dan segera mengaduk-aduk,
"ini saya minumannya" adelia segera memberikan kepada fedric, tanpa rasa curiga fedric langsung mengambil dan meminumnya hingga sisa setengah gelas, tiba-tiba fedric kebelet ingin ke wc.
"guys aku ke wc dulu, kebelet"
"oke bro"
Cukup lama dalam WC ia keluar, ia merasa tiba-tiba kepalanya terasa pusing, frans sepupu fedric yang baru keluar melihat fedric
"kamu kenapa fedric? "
"nggak tau, tiba-tiba kepalaku terasa sakit"
"kamu seperti mabuk berat, mau aku antar pulang? "
"iya tolong frans sepertinya aku mabuk berat"
dalam hati fedric "sialan adelia pasti mencampurkan sesuatu dalam minuman ku"
__ADS_1
bersambung..