
di sebuah cafe terlihat sangat ramai..
Putri dan Dev terlihat begitu sibuk melayani pelanggan di cafe mereka .
"sayang, wajah kamu pucat sekali... kamu istirahat aja ya, mas gak mau kamu kenapa kenapa put". ucap Dev khawatir.
"aku gakpapa mas, hanya pusing sedikit.. cafe lagi ramai mana mungkin aku hanya melihat kalian semua terbengkalai" ucap putri yakin.
"yaudah, tapi kalok kamu rasa udh gak kuat kamu langsung istirahat ya sayang..". ucap Dev.
"iya sayang,,," ucap putri tersenyum .
"kenapa kepalaku begitu sakit.. dan pandanganku mulai buramm", batin putri.
namun tiba tiba...
bughh....
putri terjatuh..
"Putri!!!" teriak Dev .
"sayang kamu kenapa put?? ucap putri sambil menggoyang badan putri.
namun tidak ada pergerakan . Dev langsung menggendong putri dan mencegat taxi . Dev membawa putri kerumah sakit . sepanjang perjalanan Dev begitu mengkhawatirkan putri , Dev taku terjadi apa apa pada putri ...
sesampainya dirumah sakit Putri langsung d periksa oleh dokter. namun dokter menyarankan untuk membawa ke dokter spesialis kandungan.
__ADS_1
"maaf pak, istri anda seperti nya hanya kelelahan saja pak. tidak ada yang serius . dan sepertinya istri bapak sedang mengandung. jadi kami akan membawa istri bapak ke spesialis kandungan agar lebih jelasnya". jelas sang dokter.
"baik dok"ucap Dev.
Dev yang mendengar itu kaget dan juga senang. hal yang mereka tunggu tunggu akhirnya tercapai .
"terimakasih ya Allah". ucap Dev terharu dan menetes kan air mata .
Saat putri akan di bawa untuk USG, tiba tiba putri sadar dan merasa mual.
"mas,, aku mual.."lirih putri.
"mas kita dimana, ??" putri baru sadar tempat mereka saat ini .
"kita dirumah sakit sayang, tadi kamu pingsan. jadi mas bawa kamu kesini .
"terus sekarang aku mau dibawa kemana mas??",ucap putri heran .
"kamu akan di periksa sayang,, sabar ya,," ucap Dev dan mengelus kepala putri dengan sayang.
Dokter pun mengoleskan gel d perut putri yang membuat putri terheran.
"maaf ya Bu,". ucap dokter
"iya dok, emang saya kenapa dok?" tanya putri .
"saya periksa dulu ya Bu" ucap dokter tersenyum.
__ADS_1
"pak bu, lihat ini . ini ada lah bayi kalian yang masih berupa janin. masih sangat kecil, usianya sekitar 3 Minggu", jelas dokter.
putri yang mendengar penjelasan dokter pun tecengang tak percaya, antara senang juga terharu.
"maksud dokter.. saya..??? tanya putri .
" iya Bu, ibu mengandung . dan usianya 3 Minggu, selamat ya Bu pak". jelas dokter lagi sambil tersenyum.
"mas,,, kitaa?? ucap putri tak percaya.
"iya sayang,, kita akan menjadi orang tua" . Dev memeluk putri sambil meneteskan air mata.
"pak bu, untuk sementara kurangi kegiatan yang begitu berat ya.. karna ini kehamilan pertama dan masih terlalu muda, jadi sangat rentan . saya akan resepkan vitamin." ucap dokter .
"iya dok, terimakasih." ucap Dev bahagia.
saat ini Dev dan putri sedang sangat bahagia . tapi sayang mereka tidak bisa membagikan nya kepada orang tua Dev . mereka tidak yakin kalau orang tua Dev akan menerima cucu mereka .karna untuk menerima putri saja rasanya sangat enggan . apa lagi cucunya .
di perjalanan Dev terus menggenggam tangan putri .
"sayang, kamu dengarkan kata dokter . kamu GK boleh terlalu lelah . jadi kamu gak usah ikut mas lagi ke cafe ya..",ucap Dev .
"tapi mas, kalok aku bosen gimana??".ucap putri .
"boleh sesekali ke cafe. tapi jangan melakukan apapun . cukup diam dan lihat mas, ok??" ucap Dev .
"iya iya aku ngerti" ucap putri.
__ADS_1