
Putri sudah sampai di pinggir kota . sudah 1 jam putri menunggu Dev . namun Dev belom juga datang .
"kamu mana sih Dev??"lirih putri
"kamu lupa jemput aku? kenapa hp kamu gak aktiv sih Dev??" lirih putri lagi sambil menahan air matanya.
"Hay...?"
"Dev ??"" putri
"maaf, aku kira kamu org yang aku tunggu."
"kamu nunggu keluargamu atau pacarmu??" tanya orang itu .
"bukan urusanmu". ucap putri tegas .
"dihh jutek banget."" jawab cowok itu sambil tersenyum dan duduk di samping putri.
(gadis yang menarik)
"Putri??". maaf aku telat,, mobilku mogok dan hp ku mati." ucap Dev
"Dev..."putri yang sudah ketakutan pun langsung memeluk Dev .
"kami gakpapa kan ?" tanya Dev.
"iya aku gakpapa"jawab putri .
mereka sudah berada didalam taxi.
"Dev . kita akan kemana??". tanya putri.
"ke apartemen ku". jawab Dev
"kamu tinggal di apartemen??" tanya putri .
"iya, punya keluargaku sih . niatnya aku akan beli rumah d sini . tapi nanti setelah uangnya cukup". jawab Dev sambil tersenyum ke arah putri .
"kalok aku ikut kamu, gimana kalau orang tuamu tahu??". tanya putri .
"kamu tenang saja . mereka jarang berkunjung . dan kalau pun berkunjung, mereka pasti ngabarin aku dulu ". jelas Dev .
__ADS_1
Dev terus menggenggam tangan putri . seakan tak ingin berpisah lagi .
mereka sudah sampai di apartemen Dev .
"selamat datang put . maaf ya, apartemen nya gak sebesar yang ada di fikiranmu." ucap Dev.
"apasih Dev, sok tahu kamu apa yang aku pikirkan .". ucap putri tersenyum
"yahh pasti dalam pikiran mu apartemen ku sangatlah besar seperti cerita d novel novel". ucap Dev .
"enggaklah . yang penting tempatnya bersih dan nyaman". ucap putri tersenyum .
"kamu makin cantik". kata Dev memperhatikan putri.
"makasih pujian nya tuan devano". ucap putri sambil tertawa.
"istirahat lah . kamu pasti lelah. ayo aku antar ke kamar.". kata Dev.
Putri terpesona dengan kamar Dev yang begitu rapi dan bersih .
"Dev ini kamar kamu"?tanya putri.
"sukaa,, kamarnya nyaman ". ucap putri tersenyum .
"kita akan berbagi kamar". jawab Dev.
putri menatap Dev .
"maksud kamu?" tanya putri .
"disini hanya ada 1 kamar put . jadi kita akan berbagi kamar ." jawab Dev senang.
"ohhh... Enggakkk ... enggak Dev... aku akan mencari rumah yg sederhana setelah ini . jadi kita tidak perlu berbagi kamar ." jawab putri canggung .
"kenapa put? kenapa kamu harus beli rumah . kita masih bisa kok tinggal berdua disini ". ucap Dev.
" Dev kita belum menikah . mana boleh tinggal serumah. apalagi sekamar". ucap putri.
"kalau begitu ayo kita menikah". ucap Dev
"Dev kamu jangan ngelantur dong".. ucap putri lelah
__ADS_1
"aku gak ngelantur put . aku mau kamu nikah sama aku". tutur Dev.
" gimana dengan orang tua kamu". tanya putri.
"mereka gak perlu tahu". ucap Dev tegas .
"kamu nekad!!.". ucap putri .
"karna aku sayang sama kamu! aku cinta sama kamu! kamu ngerti gak sih put!!??? tanya Dev tegas.
"aku tahu... aku tahu Dev . tapi cara nya gak baik !! . ucap putri penuh tekanan .
"kalau nunggu orang tuaku setuju sampai kapan put??. tanya Dev.
"Dev..". lirih putri.
dev memeluk putri dari belakang .
"aku gak yakin kamu bakalan tetep tinggal sama aku. aku takut kamu ninggalin aku . selama ini aja kamu udah hampir goyah kan?? kamu gak hubungin aku sampai 3 tahun put . aku nungguin kamu...!!!". ucap Dev penuh tekanan.
Putri terdiam . putri juga sama . putri juga takut kehilangan Dev .
"aku mau menikah sama kamu dev". ucap putri.
deg.
"kamu serius????. tanya Dev meyakinkan .
putri mengangguk dan tersenyum...
lali Dev langsung memeluk putri erat... sampai terasa mereka saling menatap dan cup....
Dev menci** putri...
deg
deg
deg
jantung kedua nya serasa ingin melompat...
__ADS_1